TERASJABAR.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Majalengka resmi menjalin kerja sama dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Dharma Wangsa Nusantara. Langkah strategis ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berfokus pada penyelenggaraan pendidikan kesetaraan bagi narapidana dan anak binaan, yang dilaksanakan pada Kamis, 4 Juni 2026.
Acara penandatanganan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Majalengka Rian Firmansyah, didampingi Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik beserta jajaran Registrasi Lapas. Turut hadir perwakilan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka, Dr. Joko Setiyono, M.Kom., serta Ketua Yayasan PKBM Dharma Wangsa Nusantara, Iwan Gunawan, S.Pd.I.
Kalapas Rian Firmansyah mengatakan, bahwa kerja sama ini, bukan sekadar seremonial belaka, melainkan wujud komitmen nyata dalam menjamin hak pendidikan bagi warga binaan. “Kolaborasi ini sekaligus menjadi dukungan penuh terhadap Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, yang bertujuan mewujudkan sistem pembinaan yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan di lingkungan pemasyarakatan”, jelas Rian.
Dalam perjanjiqn kerja sama ini, menurut Rian terdapat sejumlah poin penting yang disepakati, diantaranya pengaturan jadwal dan mekanisme proses belajar mengajar di dalam lingkungan Lapas, penyesuaian kurikulum pendidikan agar sesuai dengan kondisi dan situasi pemasyarakatan, serta penyediaan fasilitas dan tenaga pengajar yang kompeten dari kedua belah pihak. “Semua upaya ini ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para warga binaan”, ujarnya.
“Dengan berjalannya kerja sama ini, diharapkan narapidana dan anak binaan di Lapas Majalengka tetap dapat mengembangkan potensi diri dan melanjutkan pendidikan, meskipun sedang menjalani masa hukuman. Bekal ilmu yang diperoleh diharapkan dapat menjadi modal berharga bagi mereka saat kembali ke masyarakat kelak”, pungkas Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Majalengka Rian Firmansyah. (*)















