TERASJABAR.ID – Asam urat adalah kondisi ketika kadar asam urat dalam darah meningkat dan membentuk kristal di persendian.
Kondisi ini dapat menimbulkan nyeri, bengkak, kemerahan, dan rasa panas pada sendi, terutama di area jempol kaki, pergelangan kaki, lutut, atau tangan.
Salah satu faktor yang dapat memicu asam urat adalah pola makan tinggi purin.
Purin adalah zat alami yang akan diolah tubuh menjadi asam urat.
Karena itu, penting untuk mengetahui makanan penyebab asam urat agar gejalanya tidak mudah kambuh.
Baca Juga: Buat Lulusan SMA SMK! PT Hua Yii Bandung Buka Loker Operator Produksi, Minat?
Jeroan
Jeroan merupakan jenis makanan yang tinggi purin dan sebaiknya dihindari oleh mereka yang mengalami asam urat.
Contoh jeroan meliputi hati, usus, babat, paru-paru, ampela, dan otak.
Makanan ini memang memiliki cita rasa yang digemari banyak orang, tetapi kandungan purinnya yang tinggi dapat berkontribusi pada peningkatan kadar asam urat dalam tubuh.
Makanan Laut Tertentu
Berbagai jenis makanan laut juga bisa menyebabkan peningkatan asam urat.
Beberapa contohnya adalah sarden, teri, kerang, udang, kepiting, dan cumi.
Makanan laut ini memiliki kadar purin yang tinggi, sehingga perlu diambil dengan cermat.
Daging Merah
Daging merah seperti daging sapi, kambing, dan domba dapat meningkatkan potensi asam urat jika dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan.
Daging merah mengandung purin dengan tingkat sedang hingga tinggi, tergantung pada jenis dan ukurannya. Jika dikonsumsi dalam porsi banyak, kadar asam urat bisa mudah meningkat.***

















