TERASJABAR.ID – Skinny fat adalah kondisi ketika seseorang terlihat kurus atau memiliki berat badan normal, tetapi persentase lemak tubuhnya cukup tinggi dan massa ototnya rendah.
Biasanya, kondisi ini terlihat dari tubuh yang tampak kecil, tetapi perut masih buncit, lengan kurang berisi, dan bentuk badan kurang kencang.
Skinny fat bisa terjadi karena pola makan, aktivitas fisik, dan kebiasaan hidup yang kurang tepat.
Berikut sudah dirangkum beberapa penyebab skinny fat yang perlu diketahui.
Baca Juga: TERBARU! Ayam Crisbar Sukapura Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK
Kurangnya Latihan Beban
Salah satu faktor yang menyebabkan kondisi skinny fat adalah minimnya latihan beban.
Banyak orang cenderung hanya fokus pada penurunan berat badan tanpa memperhatikan pengembangan massa otot.
Sementara itu, otot memiliki peranan vital dalam menciptakan tampilan tubuh yang lebih berisi, kencang, dan seimbang.
Jika tubuh tidak sering terlibat dalam latihan beban, sulit bagi massa otot untuk berkembang dengan baik.
Terlalu Banyak Kardio
Kardio memang bermanfaat bagi kesehatan jantung dan berperan dalam pembakaran kalori.
Namun, jika dilaksanakan secara berlebihan tanpa disertai latihan kekuatan dan asupan protein yang mencukupi, kardio dapat menyebabkan tubuh menjadi semakin kurus namun tidak berotot.
Hal ini sering kali menjadi alasan seseorang tampak skinny fat.
Kardio sebaiknya dilakukan secara moderat dan seimbang dengan latihan kekuatan.
Baca Juga: Buat Lulusan SMA SMK! Elita Bandung Buka Loker Pramuniaga
Asupan Protein yang Tidak Cukup
Protein merupakan nutrisi yang krusial untuk membangun dan memperbaiki jaringan otot.
Jika jumlah asupan protein harian tidak mencukupi, maka akan sulit bagi tubuh untuk membentuk massa otot walaupun telah berolahraga.
Akibatnya, tubuh tetap tampak kecil, namun tidak kencang.***
















