TERASJABAR.ID – Bau ketiak sering menjadi masalah yang cukup mengganggu, terutama saat beraktivitas di luar rumah atau bertemu banyak orang.
Kondisi ini bisa membuat seseorang merasa kurang percaya diri dan tidak nyaman. Pada dasarnya, keringat tidak memiliki bau.
Bau tidak sedap muncul ketika keringat bercampur dengan bakteri yang ada di permukaan kulit.
Selain itu, ada beberapa faktor lain yang juga bisa memicu bau ketiak menjadi lebih kuat.
Baca Juga: FRESH GRADUATE BISA LAMAR! PT Richeese Bandung Gelar Loker Buat Lulusan SMA SMK
Jarang Menjaga Kebersihan Ketiak
Ketiak yang tidak sering dibersihkan bisa menjadi tempat berkembang biaknya bakteri, kotoran, dan sisa keringat.
Jika dibiarkan tanpa perawatan, bakteri akan memecah keringat dan menimbulkan aroma yang tidak sedap.
Oleh karena itu, sangat penting untuk mandi secara teratur, terutama setelah melakukan aktivitas yang menguras tenaga.
Makanan yang Dikonsumsi
Beberapa kategori makanan mampu memengaruhi bau tubuh, termasuk bau ketiak.
Makanan seperti bawang putih, bawang merah, makanan pedas, dan makanan berlemak tinggi sering kali dihubungkan dengan peningkatan bau badan.
Di samping itu, konsumsi minuman berkafein dan alkohol juga dapat merangsang produksi keringat yang berlebihan.
Baca Juga: 5 Posisi! PT Kaldu Sari Nabati Buka Loker Gede-Gedean, Tertarik?
Penggunaan Pakaian yang Tidak Menyerap Keringat
Pakaian yang ketat atau terbuat dari bahan sintetis dapat menyebabkan keringat terperangkap di area ketiak.
Hal ini membuat kulit lebih lembap dan memungkinkan bakteri berkembang lebih cepat.
Sebaliknya, pakaian yang terbuat dari katun cenderung lebih baik karena dapat menyerap keringat dengan lebih efisien.
Memilih pakaian yang nyaman juga dapat membantu menurunkan kemungkinan munculnya bau ketiak.***















