terasjabar.id
Sabtu, 6 Juni 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Sabtu, 6 Juni 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Opini

Bandung Darurat Sampah !!!Masalah Lingkungan atau Krisis Komunikasi?

Herman by Herman
2 Jun 2026 15:28
in Opini, Berita Utama
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Bandung Darurat Sampah !!!Masalah Lingkungan atau Krisis Komunikasi?

Oleh: Subchan Daragana
Warga Bandung , Akademisi Ilmu Komunikasi Universitas Bakrie

ADVERTISEMENT

Bandung kembali menghadapi persoalan yang tidak pernah benar-benar selesai: sampah. Tumpukan sampah yang terlihat di sejumlah titik kota bukan hanya mengganggu estetika lingkungan, tetapi juga memunculkan pertanyaan yang lebih mendasar tentang bagaimana kota ini mengelola persoalan publik yang menyangkut jutaan warganya.

Selama ini, sampah sering dipandang sebagai persoalan teknis. Ketika sampah menumpuk, solusi yang muncul biasanya berkisar pada penambahan armada pengangkut, perluasan kapasitas tempat pembuangan akhir, atau peningkatan frekuensi pengangkutan.
Pendekatan ini memang penting, tetapi belum cukup. Sebab persoalan sampah yang berulang menunjukkan bahwa akar masalahnya jauh lebih kompleks daripada sekadar urusan pengangkutan dan pembuangan.

Di satu sisi, Bandung menghadapi tantangan kapasitas pengelolaan sampah yang semakin terbatas. Pertumbuhan penduduk, perubahan pola konsumsi, dan meningkatnya volume sampah rumah tangga membuat beban sistem persampahan terus bertambah. Ketergantungan terhadap tempat pembuangan akhir juga memperlihatkan bahwa pendekatan hilir masih mendominasi dibanding upaya pengurangan sampah dari sumbernya.

Namun di sisi lain, persoalan ini juga memperlihatkan adanya masalah komunikasi yang tidak kalah penting. Dalam banyak kasus, masyarakat sering kali tidak mengetahui secara utuh bagaimana kondisi pengelolaan sampah di kota mereka. Informasi mengenai kapasitas tempat pembuangan, tantangan operasional, target pengurangan sampah, maupun peran yang dapat dilakukan warga belum selalu tersampaikan secara efektif.

Akibatnya, ketika terjadi penumpukan sampah, ruang publik segera dipenuhi berbagai persepsi. Sebagian menyalahkan pemerintah. Sebagian menyalahkan masyarakat. Sebagian lagi menyebarkan foto dan video yang memperkuat kesan bahwa kota sedang berada dalam kondisi krisis. Dalam era media sosial, persepsi publik berkembang jauh lebih cepat dibanding penjelasan resmi yang disampaikan pemerintah.
Di sinilah persoalan sampah berubah menjadi persoalan komunikasi publik.

RELATED POSTS

Gaji 5,5 Juta! PT Lotus Lingga Pratama Bandung Buka Loker Staff Produksi

Buat Lulusan SMA SMK! Janna Bandung Buka Loker Staff Gudang

Terbaru! Depot Air Minum Biru Bandung Buka Loker Operator

Buat Lulusan SMA SMK! Kopi 2 Kaum Bandung Buka Loker Barista

Ketika Pasar Sehat Cileunyi Kembali “Sakit”, Ratusan Ton Sampah Dibiarkan Menggunung

Dalam teori komunikasi krisis, kecepatan dan keterbukaan informasi menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat. Ketika publik merasa tidak memperoleh informasi yang cukup, mereka akan mengisi kekosongan tersebut dengan asumsi dan interpretasi masing-masing. Pada akhirnya, yang berkembang bukan hanya krisis lingkungan, tetapi juga krisis kepercayaan.

Media sosial semakin memperkuat fenomena tersebut. Sebuah foto tumpukan sampah dapat menyebar ke ribuan orang hanya dalam hitungan menit. Gambar yang berulang kali muncul di linimasa kemudian membentuk persepsi kolektif bahwa persoalan sampah telah menjadi simbol kegagalan tata kelola kota. Dalam konteks komunikasi, simbol sering kali lebih kuat dibanding data.

Padahal, penyelesaian persoalan sampah tidak mungkin hanya dibebankan kepada pemerintah. Pengelolaan sampah merupakan tanggung jawab bersama yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, komunitas, lembaga pendidikan, dan masyarakat. Sayangnya, kesadaran ini belum sepenuhnya menjadi budaya kolektif. Kebiasaan memilah sampah dari rumah, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, maupun mendukung program pengelolaan sampah berbasis komunitas masih belum menjadi perilaku dominan.

Karena itu, Bandung membutuhkan pendekatan yang lebih komprehensif. Selain memperkuat infrastruktur dan sistem pengelolaan sampah, pemerintah juga perlu membangun strategi komunikasi publik yang lebih partisipatif. Warga perlu mengetahui bukan hanya apa yang sedang terjadi, tetapi juga mengapa hal itu terjadi dan apa yang bisa mereka lakukan untuk menjadi bagian dari solusi.

Page 1 of 2
12Next
Tags: BandungDaruratsampah
ShareTweetSend

Related Posts

Gaji 5,5 Juta! PT Lotus Lingga Pratama Bandung Buka Loker Staff Produksi
Ragam

Gaji 5,5 Juta! PT Lotus Lingga Pratama Bandung Buka Loker Staff Produksi

5 Jun 2026 16:11
Buat Lulusan SMA SMK! Janna Bandung Buka Loker Staff Gudang
Ragam

Buat Lulusan SMA SMK! Janna Bandung Buka Loker Staff Gudang

5 Jun 2026 15:54
Terbaru! Depot Air Minum Biru Bandung Buka Loker Operator
Ragam

Terbaru! Depot Air Minum Biru Bandung Buka Loker Operator

5 Jun 2026 14:30
Buat Lulusan SMA SMK! Kopi 2 Kaum Bandung Buka Loker Barista
Ragam

Buat Lulusan SMA SMK! Kopi 2 Kaum Bandung Buka Loker Barista

5 Jun 2026 13:42
Ketika Pasar Sehat Cileunyi Kembali “Sakit”, Ratusan Ton Sampah Dibiarkan Menggunung
Bandung Raya

Ketika Pasar Sehat Cileunyi Kembali “Sakit”, Ratusan Ton Sampah Dibiarkan Menggunung

3 Jun 2026 16:39
Darurat Sampah Ditolak, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri dan Percepat Pengolahan dari Sumber
Berita Utama

Darurat Sampah Ditolak, Pemkot Bandung Siapkan Solusi Mandiri dan Percepat Pengolahan dari Sumber

3 Jun 2026 14:57
Next Post
KDS Pastikan Penanganan Banjir Tegalluar Berjalan, Infrastruktur dan Normalisasi Sungai Dipercepat

KDS Pastikan Penanganan Banjir Tegalluar Berjalan, Infrastruktur dan Normalisasi Sungai Dipercepat

CCTV Ungkap Aksi Pembobolan Toko Naura, Polisi Bekuk RPK di Sukaraja

CCTV Ungkap Aksi Pembobolan Toko Naura, Polisi Bekuk RPK di Sukaraja

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gaji 3,5 Juta! PT Jaya Utama Perkasa Bandung Buka Loker Admin Produksi

Gaji 3,5 Juta! PT Jaya Utama Perkasa Bandung Buka Loker Admin Produksi

30 Mei 2026 16:19
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejaksaan Pukul 4 Subuh dari Rumahnya

Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejaksaan Pukul 4 Subuh dari Rumahnya

3 Jun 2026 11:30
Gaji 5,5 Juta! PT Lotus Lingga Pratama Bandung Buka Loker Staff Produksi

Gaji 5,5 Juta! PT Lotus Lingga Pratama Bandung Buka Loker Staff Produksi

5 Jun 2026 16:11
TERBARU! PT Colorindo Tera Internasional Bandung Buka Loker Staff Logistik

TERBARU! PT Colorindo Tera Internasional Bandung Buka Loker Staff Logistik

2 Jun 2026 16:54
Bapanas Dorong Perluasan Pos Pantau PAS AMAN untuk Perkuat Pengawasan Keamanan Pangan di Pasar Rakyat

Bapanas Dorong Perluasan Pos Pantau PAS AMAN untuk Perkuat Pengawasan Keamanan Pangan di Pasar Rakyat

0
48 Tim Siap Bertarung, Atmosfer Piala Dunia 2026 Mulai Terasa

Setelah Setengah Abad, Haiti Kembali Meramaikan Panggung Piala Dunia

0
Sinergi Pemerintah dan BI Diperkuat untuk Hadapi Tantangan Ekonomi Global

Sinergi Pemerintah dan BI Diperkuat untuk Hadapi Tantangan Ekonomi Global

0
Menaker Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja Lewat Jaminan Sosial

Menaker Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja Lewat Jaminan Sosial

0
Bapanas Dorong Perluasan Pos Pantau PAS AMAN untuk Perkuat Pengawasan Keamanan Pangan di Pasar Rakyat

Bapanas Dorong Perluasan Pos Pantau PAS AMAN untuk Perkuat Pengawasan Keamanan Pangan di Pasar Rakyat

6 Jun 2026 13:06
48 Tim Siap Bertarung, Atmosfer Piala Dunia 2026 Mulai Terasa

Setelah Setengah Abad, Haiti Kembali Meramaikan Panggung Piala Dunia

6 Jun 2026 12:33
Sinergi Pemerintah dan BI Diperkuat untuk Hadapi Tantangan Ekonomi Global

Sinergi Pemerintah dan BI Diperkuat untuk Hadapi Tantangan Ekonomi Global

6 Jun 2026 12:14
Menaker Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja Lewat Jaminan Sosial

Menaker Tegaskan Negara Hadir Lindungi Pekerja Lewat Jaminan Sosial

6 Jun 2026 11:39

Teras Arsip

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.