Kabupaten Tegal memiliki modal sosial kuat dan basis data yang besar untuk menjadi contoh penguatan perlindungan sosial berbasis desa. Berdasarkan DTSEN, wilayah ini mencatat 579.539 keluarga dengan total 1.757.867 jiwa.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 96.328 keluarga penerima manfaat (KPM) menerima bantuan sosial, terdiri dari 43.910 KPM penerima PKH dan Sembako serta 52.418 KPM penerima Sembako.
Sementara 509.354 jiwa tercatat sebagai peserta PBI Jaminan Kesehatan. Pada 2026, bertambah dengan 4.550 KPM baru.
Keaktifan daerah juga terlihat dari tingginya partisipasi dalam pembaruan data. Usulan bansos mencapai 46.663, sedangkan usulan pembaruan data sebanyak 56.641.
Angka ini menunjukkan desa-desa di Kabupaten Tegal mulai berperan aktif sebagai bagian penting dalam ekosistem perlindungan sosial.***
Sumber: Kemensos

















