terasjabar.id
Senin, 25 Mei 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Senin, 25 Mei 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Iran: “Kekuatan” di Tengah Pengepungan dan Tekanan.

Herman by Herman
7 Apr 2026 22:20
in Berita Utama, Opini
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Iran: “Kekuatan” di Tengah Pengepungan dan Tekanan.

Oleh:Aguk Irawan MN

Iran hari ini mungkin sebuah bangsa antitesis. Bayangkan, tanpa kartu kredit internasional, tanpa bank kelas dunia, tanpa supermarket waralaba global, dan nyaris tanpa produk impor, mereka bertransformasi menjadi bangsa yang “mandiri”. Empat puluh tujuh tahun sudah dunia mencoba mengurungnya dalam jeruji embargo, namun Iran adalah anomali yang indah—sebuah negeri yang memilih untuk “menjadi” di saat dunia memaksanya untuk “tiada”.

Restoran-restoran internasional ala Barat perlahan surut, digantikan oleh kedai-kedai lokal yang menyajikan Kebab Koobideh dengan aroma safron yang menggiurkan. Pemimpin datang dan pergi, bahkan dirongrong dari dalam, namun dari puing-puing tekanan itu, tumbuh generasi baru—generasi militan yang terdidik dari universitas dalam negeri, bukan dari Eropa.

ADVERTISEMENT

Mereka sadar, kemandirian adalah harga mati. “Sejarah” pengepungan di tepian sungai Zayanderud yang melintasi Isfahan “ditenun” dengan benang-benang sutra dan wol terbaik. Ketika awan gelap embargo Barat menggantung lebih dari empat dekade, uang Rial Iran rontok tak berharga, negeri ini tidak tumbang. Ia justru menenun takdirnya sendiri.

Di pasar-pasar tradisional, Karpet Tabriz dan Isfahan—yang terkenal dengan simpul ganda, corak kerawang dan benang sutra murni—dijual dengan harga “murah” bagi pengunjung luar. Kerajinan tembaga dari Zanjan berkilau seperti menantang cahaya, membuktikan bahwa tangan-tangan lokal lebih tajam daripada mesin-mesin Barat. Semua itu seperti memberi “isyarah” bahwa warisan Persia tidak bisa dibekukan oleh sanksi.

Sementara itu, ketika Iran “hening” oleh isolasi, lahir karya sastra adiluhung yang diakui dunia.
Sastra Iran terus berkembang lewat puisi-puisi yang mengalir dari nafas Rumi dan Hafez yang diperbarui, menyusul jejak Shirin Ebadi (Peraih Nobel Perdamaian 2003) dan menarasikan perlawanan yang damai, namun tajam seperti Narges Mohammadi (Peraih Nobel Perdamaian 2023).

Di layar perak, film-film mereka menyihir juri Oscar, seperti A Separation karya Asghar Farhadi yang menyabet Piala Oscar Film Berbahasa Asing Terbaik. Itu adalah bukti bahwa seni Iran tumbuh melampaui batas sensor. Sihir berikutnya, ada di balik dinding perindustrian mereka. Drone-drone canggih yang ditakuti Barat diproduksi sendiri dengan biaya rendah namun berdampak strategis tinggi. Kerajinan tembaga yang ditempa tangan menjadi simbol bahwa teknologi tinggi dan seni tradisional bisa berjalan berdampingan.

Iran, dengan cerdik, menghukum siapa pun yang menjalin hubungan ekonomi dengan musuh mereka. Namun, hukuman itu adalah “pelukan” bagi Rusia, Cina, dan Korea Utara. Mereka membangun koalisi permanen, senasib sepenanggungan, menciptakan kekuatan tandingan yang membuat NATO berpikir dua kali untuk bertindak gegabah.

Inilah perpaduan sinergis yang dirawat telaten: Agama, Ilmu, dan Amal. Islam di Iran tidak hanya ada di masjid, madrasah dan majelis ta’lim, tapi juga ada dalam buku-buku sastra dan akademiknya, ada dalam sistem kaderisasi militer dan sainsnya. Ketika intelektual-intelektual Iran yang sempat belajar di Barat ditarik kembali ke “kandang” pada era 80-an, mereka membawa kunci teknologi barat—khususnya militer—dan menyedotnya ke dalam rahim industri domestik.

RELATED POSTS

Iran Tegaskan Tak Akan Tunduk pada Tekanan Amerika Serikat

Resolusi Kekuasaan Perang Iran Lolos Tahap Penting di Senat AS

Donald Trump Instruksikan Militer AS Tetap Siap Serang Iran

Negosiasi Berlanjut, Iran Kirim Rencana 14 Poin ke Amerika Serikat Lewat Pakistan

Iran Bentuk Otoritas Baru untuk Awasi Selat Hormuz

Dan, kini ketika perang terjadi satu bulan satu minggu lebih, narasi Iran tak hanya soal bertahan, tapi justru mendikte lawan-lawannya. Jadi, Iran telah mengajarkan kita, bahwa saat dunia mencoba memadamkan cahayanya, ia jadi “pelita” bagi kegelapan dan mampu memancarkan cahayanya sendiri. Iran adalah bukti bahwa sebuah bangsa tidak ditentukan oleh berapa banyak produk impor yang mereka konsumsi, melainkan oleh seberapa kuat akar mereka tertanam di tanah sendiri.

Mereka mungkin seperti pohon zaitun yang meski dihimpit batu besar, akarnya tetap menembus bumi dan buahnya tetap memberi “gizi” bagi mereka yang berani melawan arus. Ia kini tetap eksis, menawan, dan kini terbukti mandiri dan perkasa, ia tumbuh bukan karena bantuan asing, melainkan karena ia memilih untuk menjiwai nasibnya sendiri. Indonesia, ayo kita belajar, Anda pasti bisa, tidak perlu terlalu takut dengan tekanan! Wallahu’alm. (Aguk Irawan MN)

Tags: AmeriksIdraelIran
ShareTweetSend

Related Posts

Iran Tegaskan Tak Akan Tunduk pada Tekanan Amerika Serikat
News

Iran Tegaskan Tak Akan Tunduk pada Tekanan Amerika Serikat

21 Mei 2026 01:41
Resolusi Kekuasaan Perang Iran Lolos Tahap Penting di Senat AS
News

Resolusi Kekuasaan Perang Iran Lolos Tahap Penting di Senat AS

21 Mei 2026 01:27
Donald Trump Instruksikan Militer AS Tetap Siap Serang Iran
News

Donald Trump Instruksikan Militer AS Tetap Siap Serang Iran

20 Mei 2026 00:23
Negosiasi Berlanjut, Iran Kirim Rencana 14 Poin ke Amerika Serikat Lewat Pakistan
News

Negosiasi Berlanjut, Iran Kirim Rencana 14 Poin ke Amerika Serikat Lewat Pakistan

19 Mei 2026 00:23
Iran Bentuk Otoritas Baru untuk Awasi Selat Hormuz
News

Iran Bentuk Otoritas Baru untuk Awasi Selat Hormuz

19 Mei 2026 00:06
Drone Hantam Area Dekat Fasilitas Nuklir Barakah, UEA Tuduh Iran Dalangi Serangan
News

Drone Hantam Area Dekat Fasilitas Nuklir Barakah, UEA Tuduh Iran Dalangi Serangan

18 Mei 2026 14:45
Next Post
DPRD Soroti Proyek BRT Bandung, Uung Minta Kualitas “Bintang Lima” dan Antisipasi Dampak Sosial

DPRD Soroti Proyek BRT Bandung, Uung Minta Kualitas “Bintang Lima” dan Antisipasi Dampak Sosial

Waduh, Jalan Sepanjang 80 Meter di Tol Cisumdawu KM 207 Retak, Ini Penjelasan PT CKJT

Waduh, Jalan Sepanjang 80 Meter di Tol Cisumdawu KM 207 Retak, Ini Penjelasan PT CKJT

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gaji 6 Juta! Lino and Sons Bandung Buka Loker Posisi Staff Produksi

Gaji 6 Juta! Lino and Sons Bandung Buka Loker Posisi Staff Produksi

21 Mei 2026 16:13
Ada 5 Posisi, PT Medion Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

Ada 5 Posisi, PT Medion Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

28 Apr 2026 15:29
Gaji 4 Juta! PT Moiz Bandung Adakan Loker Buat Lulusan SMA SMK

Gaji 4 Juta! PT Moiz Bandung Adakan Loker Buat Lulusan SMA SMK

22 Mei 2026 15:30
Buat Lulusan SMA SMK! PT Cahaya Benteng Mas Bandung Buka Loker 2 Posisi

Buat Lulusan SMA SMK! PT Cahaya Benteng Mas Bandung Buka Loker 2 Posisi

19 Mei 2026 15:26
Kejar-kejaran di Tol Cisumdawu, Polisi Akhirnya Amankan MF Pelaku Pembuang Jasad Wanita di Bogor

Kejar-kejaran di Tol Cisumdawu, Polisi Akhirnya Amankan MF Pelaku Pembuang Jasad Wanita di Bogor

0
Persib Pecahkan Rekor, Pertama Dalam Sejarah

Persib Pecahkan Rekor, Pertama Dalam Sejarah

0
Seluruh Jemaah Haji Indonesia Sudah Berkumpul di Kota Makkah

Seluruh Jemaah Haji Indonesia Sudah Berkumpul di Kota Makkah

0
Gagal Gaya, Konvoi Motor Malah Jadi Bara Api, Samsudin Damkar: Kebocoran Pengapian Bikin Motor Pian Septian Meledak Terbakar

Gagal Gaya, Konvoi Motor Malah Jadi Bara Api, Samsudin Damkar: Kebocoran Pengapian Bikin Motor Pian Septian Meledak Terbakar

0
Kejar-kejaran di Tol Cisumdawu, Polisi Akhirnya Amankan MF Pelaku Pembuang Jasad Wanita di Bogor

Kejar-kejaran di Tol Cisumdawu, Polisi Akhirnya Amankan MF Pelaku Pembuang Jasad Wanita di Bogor

25 Mei 2026 12:25
Persib Pecahkan Rekor, Pertama Dalam Sejarah

Persib Pecahkan Rekor, Pertama Dalam Sejarah

25 Mei 2026 11:21
Seluruh Jemaah Haji Indonesia Sudah Berkumpul di Kota Makkah

Seluruh Jemaah Haji Indonesia Sudah Berkumpul di Kota Makkah

25 Mei 2026 09:10
Gagal Gaya, Konvoi Motor Malah Jadi Bara Api, Samsudin Damkar: Kebocoran Pengapian Bikin Motor Pian Septian Meledak Terbakar

Gagal Gaya, Konvoi Motor Malah Jadi Bara Api, Samsudin Damkar: Kebocoran Pengapian Bikin Motor Pian Septian Meledak Terbakar

25 Mei 2026 08:59

Teras Arsip

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.