TERASJABAR.ID – Kepanikan pecah di kawasan Jalan Petir, Kel. Kahuripan, Kec. Tawang, Kota Tasikmalaya, Rabu (27/5/2026), ketika seekor sapi berbobot sekitar 400 kilogram terjebak di aliran sungai. Hewan kurban itu melompat ke sungai diduga karena panik, dan nyaris hanyut terbawa arus jika tidak segera ditangani.
Dalam waktu satu jam, Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tasikmalaya berhasil mengevakuasi sapi tersebut dalam operasi yang menegangkan namun berjalan sesuai prosedur.
Laporan darurat masuk ke Pos Damkar Kota Tasikmalaya sekitar pukul 09.00 WIB. Pelapor menyampaikan bahwa sapi milik warga tercebur ke sungai, karena posisi kandang yang langsung berbatasan dengan aliran air.
Diduga kaget oleh suara atau pergerakan di sekitar, sapi langsung melompat dan terperosok ke sungai. Kondisi tersebut berpotensi membahayakan hewan maupun warga yang mencoba menolong secara manual.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Regu 3 Unit Rescue bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Tim dipimpin oleh Fikri bersama jajaran petugas rescue lainnya tiba di lokasi pukul 09.10 WIB. Begitu sampai, suasana di tepi sungai sudah ramai oleh warga yang penasaran sekaligus cemas melihat kondisi sapi yang meronta ronta di tengah air.
Proses evakuasi dimulai segera setelah asesmen awal dilakukan. Petugas memastikan keselamatan personel, mengamankan area, dan menyiapkan peralatan khusus untuk penanganan hewan besar di medan sulit.
Sapi dengan bobot hampir setengah ton itu berada dalam posisi terjepit di antara bebatuan dan arus sungai yang cukup deras. Upaya menaikkan secara paksa berisiko melukai hewan maupun petugas, sehingga tim memilih strategi evakuasi bertahap.
Dengan koordinasi yang rapi, petugas membagi tugas. Sebagian tim masuk ke sungai untuk menstabilkan posisi sapi agar tidak terbawa arus, sementara tim lain menyiapkan tali pengikat dan alat bantu angkat.
“Komunikasi intens dilakukan agar setiap gerakan selaras dan tidak menimbulkan kepanikan berlebih pada hewan. Warga yang berkumpul di tepi sungai diminta menjaga jarak demi keamanan bersama, ” ucap dia.
Selama hampir satu jam, adu tenaga dan kesabaran terjadi antara tim penyelamat dan situasi lapangan. Arus sungai yang tidak bersahabat serta bobot sapi yang besar menjadi tantangan utama. Namun berkat ketelitian, kekompakan, dan pengalaman, sapi akhirnya berhasil ditarik ke tepian dengan selamat. Tidak ada luka serius yang dialami hewan maupun petugas selama proses evakuasi.
Evakuasi dinyatakan selesai pada pukul 10.10 WIB. Setelah berhasil dinaikkan, sapi diperiksa kondisinya oleh pemilik dan warga sekitar. Hewan tersebut tampak kelelahan namun dalam keadaan stabil. Pemilik sapi menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Tim Damkar Kota Tasikmalaya atas respon cepat dan penanganan profesional.
“Alhamdulillah sapi kami selamat. Kalau tidak ada Damkar, mungkin sudah hanyut atau terluka parah. Terima kasih kepada Pak Fikri dan seluruh tim yang sigap datang dan menolong,” ujar pemilik sapi dengan wajah lega.*
















