TERASJABAR.ID – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menandatangani nota kesepahaman terkait penguatan ekosistem olahraga berbasis pendidikan tinggi.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menekankan, bahwa kolaborasi ini merupakan langkah konkret dalam mengintegrasikan pengembangan olahraga dengan pendidikan tinggi, sekaligus menjawab kebutuhan peningkatan kualitas talenta muda di kedua sektor tersebut.
Dengan demikian, atlet dibina agar memiliki fondasi pendidikan yang kuat untuk keberlanjutan karier di masa depan.
“Kami sangat berharap nantinya kita bisa tindak lanjut bersama, sehingga betul-betul meningkatkan kualitas baik di Kemdiktisaintek maupun di Kemenpora, sehingga yang kita cita-citakan bersama dapat tercapai, yakni munculnya atlet-atlet yang berkualitas dan semakin tingginya kapasitas atlet kita,” ujarnya.
Nota kesepahaman ini mencakup berbagai ruang lingkup kerja sama, antara lain pengembangan talenta atlet melalui akses pendidikan tinggi, penguatan budaya olahraga di lingkungan perguruan tinggi, serta kolaborasi riset dan pengembangan di bidang ilmu olahraga dan manajemen olahraga.
Kerja sama ini juga diarahkan untuk mengoptimalkan pemanfaatan sarana dan prasarana olahraga melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah, sehingga fasilitas yang tersedia dapat digunakan secara lebih efektif dan berkelanjutan.
Kerja sama ini juga mendorong penguatan riset terapan yang dapat memberikan kontribusi langsung terhadap peningkatan performa atlet dan pengembangan industri olahraga nasional.
Perguruan tinggi didorong untuk mengembangkan penelitian di bidang ilmu olahraga, termasuk aspek fisiologi, teknologi olahraga, hingga manajemen performa, serta manajemen olahraga yang berperan dalam tata kelola industri olahraga yang lebih profesional dan berdaya saing.

















