TERASJABAR ID – Komedian Komeng yang kapasitasnya sebagai Anggota DPD RI, hadir menjelang digelarnya tradisi Seren Taun di Bale Paseban Tri Panca Tunggal Cigugur, Kuningan, Jawa Barat, Rabu (3/6/2026) pukul 11.00 WIB.
Kehadirannya disambut keluarga almarhum Pangeran Jatikusumah sekaligus menyerap aspirasi dan menyimak keberadaan tradisi Seren Taun.
Komeng berpesan, warisan leluhur yang menjadi tradisi tahunan ini hendaknya tetap terjaga dan dilestarikan. Hal ini sesuai tema “Menjaga Warisan Peradaban Budaya Untuk Masa Depan Bangsa:, ucapnya.
Sementara itu, Rabu malam (3/6/2026) pukul 19 30 WIB berlangsung prosesi budaya “Damar Sewu” sebagai penanda dimulainya rangkaian ritual Seren Taun di kawasan Paseban Tri Panca Tunggal, Cigugur.
Dasar sewu yang sarat makna budaya tersebut berlangsung khidmat dihadiri Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar didampingi camat Cigugur, masyarakat, tokoh adat, budayawan, serta berbagai elemen masyarakat yang turut menjaga kelestarian tradisi warisan leluhur.
Dalam sambutannya, Bupati Dian menjelaskan, Damar Sewu memiliki makna filosofis yang mendalam. Damar Sewu yang berarti seribu lentera atau seribu cahaya menjadi simbol penerangan dan harapan, sekaligus menandai dibukanya rangkaian kegiatan ritual Seren Taun yang rutin diselenggarakan setiap tahun.
Dikatakan, prosesi Damar Sewu dan Seren Taun ini bukan sekadar agenda seremonial atau tradisi tahunan semata. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata upaya merawat budaya, menjaga identitas daerah, serta mempertahankan nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh para leluhur kepada generasi penerus.
Kegiatan Seren Taun berlangsung selama sepekan dengan serangkaian agenda budaya.













