TERASJABAR.ID – Upaya memperkuat sinergi strategis dalam pembangunan riset nasional yang terarah, terintegrasi dan berdampak, terus menjadi prioritas Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).
Salah satunya melalui pertemuan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto dengan Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Arif Satria.
Agenda ini menjadi momentum penting dalam menyelaraskan arah kebijakan riset nasional, sebagai penggerak utama solusi atas tantangan pembangunan nasional.
Mendiktisaintek menegaskan pentingnya integrasi dan kolaborasi lintas sektor dalam pelaksanaan riset nasional.
“Ke depan, akan disusun secara bersama melalui pembentukan tim kolaboratif, termasuk dalam penyusunan proposal riset sesuai dengan arahan Presiden,” ujar Menteri Brian.
Senada dengan Mendiktisaintek, Kepala BRIN menekankan bahwa penyelarasan agenda riset menjadi kunci efektivitas pembangunan nasional berbasis inovasi.
“Komunikasi harus berjalan dengan baik, jangan sampai terjadi perbedaan tahapan riset antar lembaga, di mana satu pihak sudah mendekati tahap akhir sementara pihak lain baru memulai, atau sebaliknya, ” ungkap Kepala BRIN.
Agenda Riset Nasional
Sebagai langkah konkret, Kemdiktisaintek dan BRIN juga tengah menyiapkan peluncuran bersama agenda riset nasional dalam waktu dekat sebagai mekanisme kolaboratif yang tengah dikembangkan dalam penyusunan dan pendanaan riset strategis nasional.

















