terasjabar.id
Sabtu, 27 Juni 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Sabtu, 27 Juni 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

The Bureaucratic Labyrinth

Herman by Herman
13 Mei 2026 07:49
in Berita Utama, Opini
Reading Time: 4 mins read
A A
0
The Bureaucratic Labyrinth

(Mendorong Regulasi Reklame yang Modern, Sederhana, dan Visioner)

Oleh: Subchan Daragana / Ketua Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia ( P3 I ) Jawa Barat / Akademisi Komunikasi UBakrei

Bandung sedang berada pada fase penting dalam penataan kotanya. Pemerintah mulai membangun sistem pengendalian reklame yang lebih formal, digital, dan terstruktur. Proses perizinan kini melibatkan berbagai instrumen seperti OSS RBA, KKPR, SIMBG, hingga aplikasi Hayu Gampil. Dari sisi tata kelola, ini menunjukkan adanya keinginan pemerintah untuk menghadirkan keteraturan, pengawasan, dan standardisasi dalam pengelolaan media luar ruang.

Namun pertanyaan yang lebih besar sesungguhnya bukan lagi sekadar bagaimana reklame diatur, melainkan: ke mana arah penataan visual Kota Bandung sedang dibawa?
Karena pada akhirnya, regulasi yang baik tidak hanya dinilai dari seberapa ketat ia mengontrol, tetapi juga dari seberapa mampu ia menciptakan keseimbangan antara estetika kota, kepastian usaha, dan keberlanjutan ekonomi masyarakat.

Dalam perspektif urban governance, penataan reklame tidak dapat dipisahkan dari desain besar pembangunan kota. Reklame bukan hanya papan iklan. Ia adalah bagian dari ekonomi visual kota (urban visual economy) yang di banyak kota besar dunia justru diintegrasikan dengan identitas kawasan, aktivitas ekonomi, dan city branding.
Kita bisa belajar dari banyak kota global.

Di Singapura, media luar ruang diatur sangat ketat, tetapi terintegrasi
dengan masterplan visual kota yang jelas. Di Tokyo, kawasan komersial justru diberi ruang ekspresi visual yang dinamis melalui reklame digital dan pencahayaan urban. Sementara di New York, Times Square bahkan menjadikan media luar ruang sebagai identitas ekonomi dan daya tarik wisata kota.
Artinya, persoalan utamanya bukan pada ada atau tidaknya reklame, tetapi pada bagaimana kota mendesain ekosistem visualnya secara cerdas.

Dalam konteks Bandung, tantangan yang muncul hari ini bukan hanya soal penertiban, melainkan kompleksitas birokrasi dan belum terlihatnya arah visual kota secara utuh. Dari alur perizinan yang beredar, terlihat bahwa pengurusan reklame harus melewati banyak tahapan dan melibatkan berbagai OPD secara berlapis. Di satu sisi, ini menunjukkan adanya kehati-hatian pemerintah. Namun di sisi lain, model birokrasi yang terlalu panjang berpotensi menimbulkan:

*ketidakpastian usaha,
*biaya transaksi tinggi,
*multitafsir kebijakan,
*dan ketergantungan antar-instansi.

RELATED POSTS

Bandung Tidak Dibangun oleh Satu Narasi

Sports Diplomacy

“Memakmurkan Masjid, Menjaga Peradaban”

The Future of SalesIs Problem Solving

OH… MBG, Viral Lagunya, Viral Beritanya

ADVERTISEMENT

Dalam teori tata kelola modern, regulasi yang baik seharusnya bergerak menuju prinsip: simplify, integrate, and provide certainty.

Karena dunia usaha hidup bukan hanya dari izin, tetapi dari kepastian.
Di titik inilah pemerintah kota perlu mulai melihat bahwa masa depan tata kelola reklame tidak cukup hanya dibangun melalui pendekatan administratif. Kota membutuhkan pendekatan ekosistem. Penataan reklame harus menjadi bagian dari desain besar kota:

*kawasan mana yang menjadi koridor heritage,
*mana yang menjadi zona digital,
*mana kawasan premium visual,
*mana ruang kreatif urban,
*dan bagaimana semua itu terintegrasi dengan identitas Bandung sebagai kota kreatif.

Tanpa arah tersebut, regulasi akan terasa parsial dan reaktif. Kota terlihat sibuk mengatur prosedur, tetapi masyarakat belum benar-benar memahami visi akhirnya.

Dari perspektif stakeholder kota, persoalan reklame juga tidak bisa dilihat secara hitam-putih antara pemerintah dan pengusaha. Di dalam ekosistem reklame terdapat:

*tenaga kerja,
*UMKM percetakan,
*industri kreatif,
*vendor konstruksi,
*sektor pajak daerah,

hingga pelaku ekonomi kecil yang hidup dari rantai industri tersebut.
Karena itu, pendekatan kebijakan yang terlalu administratif tanpa roadmap transisi berpotensi melahirkan kegelisahan sosial-ekonomi di lapangan.

Page 1 of 2
12Next
Tags: OpiniSubchan Daragana
ShareTweetSend

Related Posts

Bandung Tidak Dibangun oleh Satu Narasi
Opini

Bandung Tidak Dibangun oleh Satu Narasi

27 Jun 2026 16:07
Sports Diplomacy
Opini

Sports Diplomacy

20 Jun 2026 09:05
“Memakmurkan Masjid, Menjaga Peradaban”
Opini

“Memakmurkan Masjid, Menjaga Peradaban”

13 Jun 2026 16:46
The Future of SalesIs Problem Solving
Berita Utama

The Future of SalesIs Problem Solving

8 Jun 2026 09:19
OH… MBG, Viral Lagunya, Viral Beritanya
Opini

OH… MBG, Viral Lagunya, Viral Beritanya

4 Jun 2026 07:57
KURIKULUM BAHASA PERANCIS ATAU PESAN DIPLOMATIK )
Berita Utama

KURIKULUM BAHASA PERANCIS ATAU PESAN DIPLOMATIK )

3 Jun 2026 07:25
Next Post
Temukan Paket Sabu dan Tembakau Sintetis, Petugas Lapas Banceuy Gagalkan Upaya Penyelundupan Narkotika

Temukan Paket Sabu dan Tembakau Sintetis, Petugas Lapas Banceuy Gagalkan Upaya Penyelundupan Narkotika

Wagub Jabar Dorong Mahasiswa Patenkan Inovasi ke Kemenkum

Wagub Jabar Dorong Mahasiswa Patenkan Inovasi ke Kemenkum

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Buat Lulusan SMA SMK! Sour Sally Bandung Buka Loker Crew Outlet

Buat Lulusan SMA SMK! Sour Sally Bandung Buka Loker Crew Outlet

25 Jun 2026 14:52
TERBARU! Indomaret Bandung dan Cimahi Buka Loker Posisi Store Crew Buat Lulusan SMA SMK

TERBARU! Indomaret Bandung dan Cimahi Buka Loker Posisi Store Crew Buat Lulusan SMA SMK

23 Jun 2026 17:16
Gaji Rp5,5 Juta! PT Daese Garmin Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

Gaji Rp5,5 Juta! PT Daese Garmin Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

26 Jun 2026 16:02
Info Loker Gudang! PT Cipta Makmur Adipratama Adakan Lowongan Terbaru

Info Loker Gudang! PT Cipta Makmur Adipratama Adakan Lowongan Terbaru

24 Jun 2026 13:56
Menteri UMKM: Suku Bunga Pinjaman PNM Mekar Turun Jadi 8 Persen

Menteri UMKM: Suku Bunga Pinjaman PNM Mekar Turun Jadi 8 Persen

0
Pemerintah Awasi dan Kawal Ketat Pasokan Batubara untuk Kelistrikan

Pemerintah Awasi dan Kawal Ketat Pasokan Batubara untuk Kelistrikan

0
Sepuluh Asosiasi Desa Dukung Program MBG dan KDMP

Sepuluh Asosiasi Desa Dukung Program MBG dan KDMP

0
Kemenhub Dorong Stimulus Transportasi dan Perkuat Mobilitas Masyarakat

Kemenhub Dorong Stimulus Transportasi dan Perkuat Mobilitas Masyarakat

0
Menteri UMKM: Suku Bunga Pinjaman PNM Mekar Turun Jadi 8 Persen

Menteri UMKM: Suku Bunga Pinjaman PNM Mekar Turun Jadi 8 Persen

27 Jun 2026 21:43
Pemerintah Awasi dan Kawal Ketat Pasokan Batubara untuk Kelistrikan

Pemerintah Awasi dan Kawal Ketat Pasokan Batubara untuk Kelistrikan

27 Jun 2026 21:28
Sepuluh Asosiasi Desa Dukung Program MBG dan KDMP

Sepuluh Asosiasi Desa Dukung Program MBG dan KDMP

27 Jun 2026 21:14
Cara Meredakan DOMS Setelah Berolahraga agar Cepat Pulih, Gampang!

Cara Meredakan DOMS Setelah Berolahraga agar Cepat Pulih, Gampang!

27 Jun 2026 21:00

Teras Arsip

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.