TERASJABAR.ID – Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Syaiful Huda, menyampaikan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, yang berdiri di atas lahan sekitar 5,4 hektare, telah mencapai progres sekitar 83 persen.
Ia optimistis proyek tersebut dapat diselesaikan sebelum tahun ajaran baru 2026/2027 dimulai.
Meski progres pembangunan sudah cukup tinggi, ia menekankan bahwa aspek kualitas tidak boleh dikorbankan demi mengejar waktu.
Ia meminta pihak pelaksana, yakni PT Brantas Abipraya bersama Direktorat Jenderal Prasarana Strategis, untuk terus memperkuat pengawasan dan memastikan pekerjaan berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya perencanaan tata ruang sekolah yang terintegrasi.
Karena konsep yang digunakan adalah sistem asrama atau boarding school, maka pengaturan ruang kelas, asrama, dan fasilitas penunjang harus dibuat rapi dan saling terhubung.
Ia juga menyinggung bahwa akan ada siswa usia sekolah dasar yang mulai tinggal di asrama sejak usia sekitar tujuh tahun, sehingga desain lingkungan belajar perlu benar-benar matang.
Sekolah Rakyat ini, lanjutnya, ditujukan khusus bagi masyarakat dari keluarga kurang mampu, terutama yang masuk kategori desil 1 dan desil 2, atau kelompok miskin dan miskin ekstrem, dengan pembiayaan penuh gratis dari tingkat SD, SMP, hingga SMA.
Dalam kunjungannya, ia bersama rombongan juga meninjau sejumlah fasilitas seperti ruang kelas, asrama putra-putri, rumah susun guru, dan dapur.
Dari hasil peninjauan, masih ditemukan beberapa perbaikan kecil yang perlu segera diselesaikan sebelum proses serah terima, terutama pada gedung utama, asrama, dan fasilitas pendukung lainnya.-***
















