terasjabar.id
Selasa, 19 Mei 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Selasa, 19 Mei 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

“SAAT AYAH PULANG KEPADA MAKNA “

Herman by Herman
13 Mar 2026 04:38
in Berita Utama, Opini
Reading Time: 3 mins read
A A
0
“SAAT AYAH PULANG KEPADA MAKNA “

Oleh : Subchan Daragana / Seorang Ayah

Setiap perjalanan memiliki titik pulang.
Dan bagi seorang ayah, titik itu bukanlah tempat, melainkan kesadaran bahwa semua yang ia pimpin, semua yang ia jaga, pada akhirnya bukan miliknya.

Anak-anak yang ia banggakan, istri yang ia cintai, rumah yang ia perjuangkan siang dan malam , semuanya hanyalah titipan. Maka ayah yang qawwam bukanlah yang memiliki segalanya, tapi yang mampu mengembalikan segalanya kepada Allah dengan tenang.

Setelah semua bab kehidupan dijalani, ayah belajar bahwa cinta tidak selalu tentang memiliki, tapi tentang menjaga. Menjaga agar anak-anak tetap di jalan Allah, menjaga agar hati istri tetap tenang, menjaga agar dirinya tidak lelah mencintai meski dunia terus berubah. Dan di tengah perjalanan itu, ayah akhirnya sadar: kepemimpinan sejati bukanlah tentang mengendalikan, tetapi tentang menuntun dengan kasih dan ketundukan.

ADVERTISEMENT

Ada masa di mana ayah berdiri tegak di depan keluarga, tampak kuat, padahal hatinya rapuh. Ada masa di mana ia tersenyum, padahal pundaknya berat oleh beban yang tak pernah ia ceritakan. Tapi di sanalah qawammah menampakkan kemuliaannya , bukan karena tanpa lemah, melainkan karena tetap berjalan meski lelah. Ia tahu, setiap langkah kecilnya adalah ibadah, setiap air matanya adalah doa.

Ketika anak-anak mulai tumbuh dan perlahan menjauh, ayah belajar arti melepaskan.
Ketika istri menua bersama waktu, ayah belajar arti kesetiaan.
Dan ketika dirinya tak lagi sekuat dulu, ayah belajar arti ketundukan.

Qawammah tidak berhenti ketika tangan tak lagi mampu bekerja, justru di saat itulah ia menemukan makna sejatinya , menjadi pemimpin yang tetap bersujud ketika tak lagi bisa berbuat banyak.

Di malam-malam hening, ayah yang qawwam sering berbicara dalam diam.
Ia tidak lagi memohon agar hidupnya mudah, tapi agar hatinya lapang.
Ia tidak lagi meminta keluarga yang sempurna, tapi keluarga yang dirahmati.
Ia tidak lagi mengejar pengakuan, tapi keridhaan.

Dan perlahan, ia mengerti bahwa setiap cinta yang tulus akan menemukan jalannya kembali kepada Allah. Bahwa qawammah, pada akhirnya, bukan hanya tentang kepemimpinan, tapi tentang perjalanan ruhani seorang hamba yang sedang mendidik dirinya sendiri untuk ikhlas.

Ayah yang qawwam akan dikenang bukan karena kekuatannya, tapi karena kelembutannya.
Bukan karena banyaknya kata yang ia ucapkan, tapi karena doa-doa yang ia panjatkan diam-diam.
Bukan karena ia sempurna, tapi karena ia terus belajar , bahkan di usia senja.

Dan ketika suatu hari ia menatap keluarganya dari kejauhan, melihat mereka tumbuh, tertawa, dan melanjutkan hidup, mungkin air matanya jatuh. Tapi kali ini bukan karena lelah, melainkan karena syukur: Allah telah mengizinkannya menjadi penjaga cinta, walau tak lama.

RELATED POSTS

PERSIB SABUBUKNA

The Bureaucratic Labyrinth

AETHIC OF RESPONSIBILITY

BANDUNG UNTUK SIAPA ?

Miris, Pemuda di Tuban Tega Aniaya Ayahnya hanya Karena Uang Rp20 Ribu

Maka ketika ayah pulang kepada makna, ia tak membawa apa-apa kecuali doa.
Ia pulang dalam ketenangan, membawa harapan sederhana:
bahwa rumah yang ia bangun dengan cinta akan menjadi taman kecil menuju surga.

Ia tahu, qawammah bukanlah mahkota di kepala, tapi cahaya di dada.
Ia tahu, cinta bukanlah kekuasaan, tapi pengorbanan yang berulang.
Dan ia tahu, bahwa segala kepemimpinan sejati bermuara pada satu kalimat yang sama .

“La ilaha illallah.”

Sebab ayah sejati tidak pernah benar-benar berhenti memimpin, bahkan setelah tak lagi hadir di dunia. Doanya tetap menjaga, teladannya tetap hidup, dan cintanya tetap menuntun langkah-langkah kecil menuju Allah.

Dan mungkin, di situlah arti pulang yang sesungguhnya ,
bukan ke rumah yang dibangun dengan tangan,
tapi ke makna yang dibangun dengan cinta dan ketundukan. ***

Tags: ayahPulangSubchan Daragana
ShareTweetSend

Related Posts

PERSIB SABUBUKNA
Berita Utama

PERSIB SABUBUKNA

18 Mei 2026 13:25
The Bureaucratic Labyrinth
Berita Utama

The Bureaucratic Labyrinth

13 Mei 2026 07:49
AETHIC OF RESPONSIBILITY
Opini

AETHIC OF RESPONSIBILITY

2 Mei 2026 14:52
BANDUNG UNTUK SIAPA ?
Opini

BANDUNG UNTUK SIAPA ?

1 Mei 2026 20:21
Miris, Pemuda di Tuban Tega Aniaya Ayahnya hanya Karena Uang Rp20 Ribu
News

Miris, Pemuda di Tuban Tega Aniaya Ayahnya hanya Karena Uang Rp20 Ribu

26 Mar 2026 10:08
“Paradoks Akhir Ramadhan” Tradisi Yang Mengeser Esensi
Berita Utama

“Paradoks Akhir Ramadhan” Tradisi Yang Mengeser Esensi

15 Mar 2026 21:02
Next Post
Negara Tanpa Moral Akan Runtuh

Negara Tanpa Moral Akan Runtuh

Yuddy Renaldi Menanti Asa dari Yang Maha Kuasa

Yuddy Renaldi Menanti Asa dari Yang Maha Kuasa

  • Trending
  • Comments
  • Latest
7 POSISI! PT Ceres Bandung Buka Loker Terbaru, Ini Link Daftarnya

7 POSISI! PT Ceres Bandung Buka Loker Terbaru, Ini Link Daftarnya

16 Mei 2026 16:28
Info Loker BUMN: KAI Properti Buka Lowongan buat Lulusan SMA SMK

Info Loker BUMN: KAI Properti Buka Lowongan buat Lulusan SMA SMK

13 Mei 2026 17:32
Gaji 4,5 Juta! PT Emas Murni Abadi Bandung Buka Loker Staff Gudang

Gaji 4,5 Juta! PT Emas Murni Abadi Bandung Buka Loker Staff Gudang

14 Mei 2026 16:33
Buat Lulusan SMA SMK! Indomaret Bandung Buka Loker Teranyar

Buat Lulusan SMA SMK! Indomaret Bandung Buka Loker Teranyar

13 Mei 2026 17:18
Info Loker BUMN: KAI Properti Buka Lowongan buat Lulusan SMA SMK

Info Loker BUMN: KAI Properti Buka Lowongan buat Lulusan SMA SMK

2
Buat Lulusan SMA SMK! Indomaret Bandung Buka Loker Teranyar

Buat Lulusan SMA SMK! Indomaret Bandung Buka Loker Teranyar

2
Kemenhaj Majalengka Lepas Kloter Terakhir Haji 2026, Ingatkan Jemaah Antisipasi Serangan Panas

Kemenhaj Majalengka Lepas Kloter Terakhir Haji 2026, Ingatkan Jemaah Antisipasi Serangan Panas

0
Sambut HUT ke-66, SOKSI Gelar Baksos, H Untung: Ini Bentuk Kepedilian Sosial

Sambut HUT ke-66, SOKSI Gelar Baksos, H Untung: Ini Bentuk Kepedilian Sosial

0
Kemenhaj Majalengka Lepas Kloter Terakhir Haji 2026, Ingatkan Jemaah Antisipasi Serangan Panas

Kemenhaj Majalengka Lepas Kloter Terakhir Haji 2026, Ingatkan Jemaah Antisipasi Serangan Panas

19 Mei 2026 08:33
Negosiasi Berlanjut, Iran Kirim Rencana 14 Poin ke Amerika Serikat Lewat Pakistan

Negosiasi Berlanjut, Iran Kirim Rencana 14 Poin ke Amerika Serikat Lewat Pakistan

19 Mei 2026 00:23
Iran Bentuk Otoritas Baru untuk Awasi Selat Hormuz

Iran Bentuk Otoritas Baru untuk Awasi Selat Hormuz

19 Mei 2026 00:06
West Ham Terancam Turun Kasta, Sejumlah Bintang Diprediksi Hengkang

West Ham Terancam Turun Kasta, Sejumlah Bintang Diprediksi Hengkang

18 Mei 2026 23:33

Teras Arsip

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.