terasjabar.id
Senin, 18 Mei 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Senin, 18 Mei 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

PERSIB SABUBUKNA

Herman by Herman
18 Mei 2026 13:25
in Berita Utama, Opini
Reading Time: 4 mins read
A A
0
PERSIB SABUBUKNA

“Ketika Klub Menjadi IDENTITAS Sosial”

Oleh : Subchan Daragana / Bobotoh / Akademisi ilmu Komunikasi UBakrie

Di banyak kota, klub sepak bola mungkin hanya sebatas tim yang bermain sembilan puluh menit di lapangan. Menang dirayakan, kalah dilupakan. Namun di Jawa Barat, terutama bagi urang Bandung, Persib Bandung bukan sekadar klub bola. Persib adalah identitas, emosi, kenangan, bahkan bagian dari perjalanan hidup banyak orang.

Ada sesuatu yang sulit dijelaskan secara logika ketika berbicara tentang Persib. Ia tidak hanya hidup di stadion, tetapi juga di obrolan warung kopi, di gang-gang kecil kampung, di layar televisi keluarga, di media sosial, hingga di hati orang-orang yang mungkin sudah lama meninggalkan tanah Pasundan.
Persib bukan hanya tentang sepak bola. Persib adalah tentang rasa memiliki.

ADVERTISEMENT

Saya masih mengingat satu momen puluhan tahun lalu. Saat itu usia saya sekitar 14 tahun. Bersama ayah saya, saya menyaksikan pertandingan Persib melawan Perseman Manokwari di Stadion Utama Senayan, yang sekarang dikenal sebagai Gelora Bung Karno. Di tengah lautan manusia berbaju biru, saya belum benar-benar memahami taktik permainan atau strategi sepak bola. Namun saya merasakan sesuatu yang lebih besar: kebanggaan.

Ada getaran yang berbeda ketika ribuan orang bersorak menyebut nama Persib. Saya melihat bagaimana sebuah klub mampu menyatukan orang-orang dari berbagai usia, berbagai latar belakang, dan berbagai kelas sosial dalam satu rasa yang sama.

Hari ini, sekitar 41 tahun berselang, saya berdiri pada fase kehidupan yang berbeda. Kini saya datang bersama anak-anak saya. Bersama mereka, saya bersiap menyaksikan langsung kemungkinan Persib juara untuk ketiga kalinya secara berturut-turut.

Di titik itu saya sadar, Persib bukan sekadar klub yang berpindah dari satu generasi ke generasi berikutnya. Persib adalah warisan emosional.

Dulu saya datang bersama ayah saya. Hari ini saya datang bersama anak-anak saya. Dan mungkin suatu hari nanti, anak-anak saya akan membawa anak-anak mereka untuk meneriakkan nama yang sama: Persib.

Itulah mengapa Persib sulit dijelaskan hanya dengan statistik pertandingan atau posisi klasemen. Karena hubungan masyarakat Jawa Barat dengan Persib bukan hubungan rasional antara penonton dan klub olahraga. Hubungan itu bersifat emosional dan kultural.

Persib telah menjadi simbol kolektif masyarakat Jawa Barat.
Tidak semua warga Jawa Barat lahir di Bandung. Tidak semua tinggal di Bandung. Bahkan banyak yang hidup di luar Jawa Barat, di luar pulau, bahkan di luar negeri. Namun ketika Persib bermain, ada rasa yang tetap sama: rasa pulang.

Di perantauan, jersey Persib sering menjadi penanda identitas. Ketika dua orang asing bertemu di kota lain dan sama-sama memakai atribut Persib, percakapan terasa lebih mudah dimulai. Ada rasa persaudaraan yang muncul tanpa perlu dijelaskan panjang.

Karena bagi banyak orang, mendukung Persib bukan hanya soal sepak bola. Itu adalah cara untuk tetap terhubung dengan akar budaya dan identitas daerahnya.

Menariknya lagi, Persib mampu menembus hampir seluruh segmen masyarakat. Anak kecil mengenal Persib dari ayahnya. Orang tua tetap mengikuti Persib hingga usia senja. Buruh, mahasiswa, pedagang, pejabat, hingga pekerja kantoran dapat berdiri berdampingan mengenakan warna biru yang sama.

Di titik inilah Persib berubah dari sekadar klub menjadi identitas sosial.

Dalam perspektif perilaku konsumen modern, sesuatu yang dicintai secara emosional akan menjadi bagian dari diri seseorang. Orang tidak lagi hanya “mendukung” Persib, tetapi merasa menjadi bagian dari Persib itu sendiri.

Ketika Persib menang, banyak orang merasa harga dirinya ikut terangkat. Ketika Persib kalah, ada kesedihan yang terasa personal. Bahkan tidak sedikit yang rela menempuh perjalanan jauh, menghabiskan waktu, tenaga, dan biaya hanya untuk menyaksikan Persib bermain secara langsung.

Secara logika mungkin itu sulit dipahami. Namun begitulah identitas bekerja. Ia tidak dibangun oleh rasionalitas semata, tetapi oleh kenangan, pengalaman, dan rasa memiliki.
Di era media sosial hari ini, identitas itu justru semakin kuat.

Persib tidak hanya hidup di stadion, tetapi juga di TikTok, Instagram, YouTube, dan ruang digital lainnya. Bobotoh generasi baru mungkin tidak mengalami masa Perserikatan, tetapi mereka tetap memiliki kebanggaan yang sama ketika mengenakan jersey biru atau menyanyikan chant Persib.

Persib akhirnya menjadi bahasa bersama yang melampaui usia dan generasi.

Mungkin itu sebabnya Persib tidak pernah benar-benar sekadar sepak bola.

Ia adalah cerita tentang ayah dan anak.

Tentang kota dan kenangan.

RELATED POSTS

Persib Selangkah Lagi Raih Hattrick Juara, Bandung Bersiap Sambut Sejarah

The Bureaucratic Labyrinth

Ketum Yuki: BOBOKO Jaga Kondusifitas Atas Kemenangan Persib

Usai Persib Tumbangkan Persija, Ribuan Bobotoh Sulap Bandung Jadi Lautan Biru

Andrew Jung: Persib Harus Menang di Semua Pertandingan Sisa

Tentang kebanggaan menjadi bagian dari Jawa Barat.
Dan tentang sebuah nama yang terus hidup dari generasi ke
generasi:

PERSIB Sabubukna !!!

Tags: PersibSubchan Daragana
ShareTweetSend

Related Posts

Persib Selangkah Lagi Raih Hattrick Juara, Bandung Bersiap Sambut Sejarah
Berita Utama

Persib Selangkah Lagi Raih Hattrick Juara, Bandung Bersiap Sambut Sejarah

18 Mei 2026 12:24
The Bureaucratic Labyrinth
Berita Utama

The Bureaucratic Labyrinth

13 Mei 2026 07:49
Ketum Yuki: BOBOKO Jaga Kondusifitas Atas Kemenangan Persib
Daerah

Ketum Yuki: BOBOKO Jaga Kondusifitas Atas Kemenangan Persib

11 Mei 2026 19:08
Usai Persib Tumbangkan Persija, Ribuan Bobotoh Sulap Bandung Jadi Lautan Biru
Bandung Raya

Usai Persib Tumbangkan Persija, Ribuan Bobotoh Sulap Bandung Jadi Lautan Biru

10 Mei 2026 22:16
Andrew Jung: Persib Harus Menang di Semua Pertandingan Sisa
Persib

Andrew Jung: Persib Harus Menang di Semua Pertandingan Sisa

7 Mei 2026 16:32
Semangat Bobotoh Membara, Persib Matangkan Persiapan Lawan Persija
Persib

Semangat Bobotoh Membara, Persib Matangkan Persiapan Lawan Persija

7 Mei 2026 16:20
Next Post
Didominasi Perempuan dan Lansia, 500 Jemaah Haji Kabupaten Bandung dapat “Kadeudeuh” dari KDS

Didominasi Perempuan dan Lansia, 500 Jemaah Haji Kabupaten Bandung dapat “Kadeudeuh” dari KDS

Kemnaker Siapkan Pelatihan Berbasis AI bagi 3.100 Pemuda di Padang dan Sekitarnya

Kemnaker Siapkan Pelatihan Berbasis AI bagi 3.100 Pemuda di Padang dan Sekitarnya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
7 POSISI! PT Ceres Bandung Buka Loker Terbaru, Ini Link Daftarnya

7 POSISI! PT Ceres Bandung Buka Loker Terbaru, Ini Link Daftarnya

16 Mei 2026 16:28
Info Loker BUMN: KAI Properti Buka Lowongan buat Lulusan SMA SMK

Info Loker BUMN: KAI Properti Buka Lowongan buat Lulusan SMA SMK

13 Mei 2026 17:32
Gaji 4,5 Juta! PT Emas Murni Abadi Bandung Buka Loker Staff Gudang

Gaji 4,5 Juta! PT Emas Murni Abadi Bandung Buka Loker Staff Gudang

14 Mei 2026 16:33
Buat Lulusan SMA SMK! Indomaret Bandung Buka Loker Teranyar

Buat Lulusan SMA SMK! Indomaret Bandung Buka Loker Teranyar

13 Mei 2026 17:18
Info Loker BUMN: KAI Properti Buka Lowongan buat Lulusan SMA SMK

Info Loker BUMN: KAI Properti Buka Lowongan buat Lulusan SMA SMK

2
Buat Lulusan SMA SMK! Indomaret Bandung Buka Loker Teranyar

Buat Lulusan SMA SMK! Indomaret Bandung Buka Loker Teranyar

2
Rieke Diah Pitaloka: Pengawasan Visa Haji Harus Diperkuat Lintas Lembaga

Rieke Diah Pitaloka: Pengawasan Visa Haji Harus Diperkuat Lintas Lembaga

0
Buat Lulusan SMA SMK! Haswara Anjaya Akeh Bandung Buka Loker Kasir

Buat Lulusan SMA SMK! Haswara Anjaya Akeh Bandung Buka Loker Kasir

0
Rieke Diah Pitaloka: Pengawasan Visa Haji Harus Diperkuat Lintas Lembaga

Rieke Diah Pitaloka: Pengawasan Visa Haji Harus Diperkuat Lintas Lembaga

18 Mei 2026 14:24
Buat Lulusan SMA SMK! Haswara Anjaya Akeh Bandung Buka Loker Kasir

Buat Lulusan SMA SMK! Haswara Anjaya Akeh Bandung Buka Loker Kasir

18 Mei 2026 13:53
Gubernur Jabar Dukung Kajian Akademik Prasasti Batutulis dan Mahkota Binokasih, Ini Alasannya

Gubernur Jabar Dukung Kajian Akademik Prasasti Batutulis dan Mahkota Binokasih, Ini Alasannya

18 Mei 2026 13:48
Kemnaker Siapkan Pelatihan Berbasis AI bagi 3.100 Pemuda di Padang dan Sekitarnya

Kemnaker Siapkan Pelatihan Berbasis AI bagi 3.100 Pemuda di Padang dan Sekitarnya

18 Mei 2026 13:37

Teras Arsip

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.