TERASJABAR.ID – Terharu ratusan warga Priangan Timur memadati acara “A Tribute Nicky Astria”, persembahan Keluarga Besar Capulet Band. Malam itu, gema lagu lady rocker era 80 sampai 90an kembali hidup, menghidupkan ingatan akan masa ketika suara Nicky Astria menjadi penanda generasi.
Capulet Band membuka konser dengan aransemen yang setia pada karakter asli lagu Nicky Astria, namun diberi sentuhan energi panggung yang segar. Dari “Jangan Ada Dusta Di Antara Kita” hingga “Mengapa”, setiap bait dilantunkan bersama penonton.
Sorak, tepuk tangan, dan nyanyian kompak menggema dari baris depan hingga tribun belakang. Bagi banyak warga, ini bukan sekadar hiburan. Ini adalah pertemuan kembali dengan soundtrack masa muda yang lama dirindukan.
Antusiasme serupa sebelumnya sudah terbukti dalam konser musik lady rock yang menampilkan sembilan artis. Kegiatan itu diinisiasi Cut Irna melalui Media Production dan juga digelar di Aula Hall Center Kota Tasikmalaya. Dua hajatan besar berturut turut ini menegaskan satu hal, selera musik lawas di Priangan Timur masih sangat kuat dan lapar akan panggung yang layak.

Apresiasi tinggi datang langsung dari Wakil Walikota Tasikmalaya, Raden Diky Candranegara. Ia menilai kegiatan ini berhasil mengobati kerinduan publik terhadap lagu Nicky Astria, sekaligus memberi dampak nyata bagi perekonomian di lokasi acara.
Menurutnya, konser semacam ini mampu memperpanjang durasi kunjungan penonton dan meningkatkan frekuensi pemesanan makanan dan minuman. Penonton yang merasa terhibur cenderung menghabiskan lebih banyak uangnya di tempat, sehingga omzet pelaku usaha di sekitar venue ikut terdongkrak secara signifikan.
“Para penyanyinya keren dan penontonnya luar biasa. Sehingga, selain bisa mengobati kerinduan terhadap lagu Teh Nicky, tentu juga ada sektor ekonomi yang turut terbantu. Mudah mudahan saja, kegiatan ini bisa terus berlanjut,”katanya, Rabu malam(17/6/2026).
Capulet Band tampil penuh semangat membawakan lagu yang dulu mengisi kaset, radio, dan panggung panggung besar di seluruh Indonesia. Penonton dari berbagai usia larut dalam suasana, sebagian merekam momen dengan ponsel, sebagian lain larut bernyanyi tanpa henti. Tidak ada jarak antara panggung dan penonton, karena lagu itu sudah lama menjadi bagian dari memori kolektif warga Priangan Timur.
Bagi panitia dan Media Production, sukses acara ini menjadi bukti bahwa musik lawas memiliki daya tarik yang tidak lekang oleh waktu. Ia hanya butuh ruang dan pengelola yang berani menghidupkannya kembali dengan konsep yang tepat. Hall Center Tasikmalaya, melalui rangkaian konser lady rock dan kini tribute Nicky Astria, telah membuktikan dirinya sebagai rumah yang mampu menampung kerinduan ribuan pencinta musik era 80 sampai 90an.
Malam itu ditutup dengan gemuruh tepuk tangan panjang. Ratusan warga pulang membawa senyum dan kenangan baru, sekaligus harapan agar panggung nostalgia seperti ini terus hadir di Kota Tasikmalaya.(*)
















