terasjabar.id
Senin, 8 Desember 2025
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Senin, 8 Desember 2025
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Opini

Rakyat Bukan Pejabat, Pejabat Bukan Rakyat”(Dialektika Komunikasi Publik dan Politik Kekuasaan)

Herman by Herman
22 Sep 2025 15:28
in Opini, Berita Utama
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Rakyat Bukan Pejabat, Pejabat Bukan Rakyat”(Dialektika Komunikasi Publik dan Politik Kekuasaan)

Oleh : Subchan Daragana
Pemerhati Sosial / Magister Komunikasi UBakrie

Ada sebuah ironi yang makin terasa di republik ini: pejabat sering merasa dirinya mewakili rakyat, tetapi dalam praktik sehari-hari ia kerap hidup dalam dunia yang berbeda dari rakyat yang diwakilinya. Sebaliknya, rakyat sering dipaksa untuk tunduk pada pejabat, seakan-akan pejabat adalah entitas yang lebih tinggi, bukan pelayan yang semestinya bekerja untuk mereka. Inilah jurang yang semakin lebar—jurang antara rakyat dan pejabat.

ADVERTISEMENT

Filsuf Hannah Arendt pernah mengingatkan bahwa politik sejatinya adalah ruang bersama (the public realm), tempat setiap orang hadir dengan kesetaraan untuk membicarakan kebaikan bersama. Namun, realitas komunikasi politik kita justru menyingkapkan paradoks: pejabat berbicara atas nama rakyat, tetapi dengan bahasa yang asing dari keseharian rakyat. Yang muncul bukan dialog, melainkan monolog kekuasaan.

Fenomena ini bukan sekadar soal gaya komunikasi, melainkan menyangkut mentalitas. Komunikasi politik modern menekankan two-way communication, mendengar sekaligus merespons, bukan hanya berbicara. Namun dalam praktiknya, pejabat sering berhenti pada tahap simbolik: hadir di tengah rakyat untuk pencitraan, mendengar aspirasi, lalu mengarsipkannya tanpa menjadi kebijakan nyata. Rakyat pun belajar bahwa suara mereka sering berakhir sebagai formalitas belaka.

Socrates dalam diskursusnya menekankan pentingnya parrhesia—keberanian berkata benar di hadapan kekuasaan. Tetapi di negeri ini, rakyat yang menyuarakan kebenaran sering dicap mengganggu stabilitas. Sementara pejabat yang seharusnya mendengar, justru sibuk dengan narasi keberhasilan dan retorika pembangunan. Inilah yang membuat relasi rakyat–pejabat terbalik: rakyat bukan pejabat, pejabat bukan rakyat.

Jurgen Habermas lewat konsep public sphere menegaskan bahwa demokrasi hidup jika ada ruang diskusi rasional antara pemerintah dan masyarakat. Tapi bagaimana ruang itu bisa hidup, jika komunikasi yang dijalankan hanya satu arah? Kita lebih sering menyaksikan konferensi pers daripada percakapan publik. Lebih banyak monumen pencitraan ketimbang forum partisipasi.

RELATED POSTS

Berapa Harta Kekayaan Kepala Kejaksaan Kota Bandung yang Baru? Ini Jawabanya

MEDIA SOSIAL (Alat Kemajuan atau Mesin Perusak)

Budaya Instan, Mental Rapuh, dan Dromologi Emosi

Asiyah” Pun Menangis di Era Digital

BONDING

Kondisi ini semakin tajam di era digital. Media sosial membuka ruang ekspresi rakyat, tetapi sekaligus memperlihatkan bagaimana pejabat menggunakan ruang itu untuk menegaskan kekuasaan. Alih-alih berdialog, pejabat membangun buzzer, framing, dan pencitraan digital. Dalam istilah filsafat komunikasi Jean Baudrillard, yang hadir bukan realitas, melainkan simulacra—representasi tanpa substansi. Pejabat terlihat dekat dengan rakyat di layar, padahal dalam kenyataan makin jauh.

Page 1 of 2
12Next
Tags: pejabatRakyatSubchan Daragana
ShareTweetSend

Related Posts

Berapa Harta Kekayaan Kepala Kejaksaan Kota Bandung yang Baru? Ini Jawabanya
Berita Utama

Berapa Harta Kekayaan Kepala Kejaksaan Kota Bandung yang Baru? Ini Jawabanya

30 Nov 2025 05:28
MEDIA SOSIAL (Alat Kemajuan atau Mesin Perusak)
Berita Utama

MEDIA SOSIAL (Alat Kemajuan atau Mesin Perusak)

28 Nov 2025 10:33
Budaya Instan, Mental Rapuh, dan Dromologi Emosi
Berita Utama

Budaya Instan, Mental Rapuh, dan Dromologi Emosi

20 Nov 2025 13:45
Asiyah” Pun Menangis di Era Digital
Berita Utama

Asiyah” Pun Menangis di Era Digital

14 Nov 2025 10:57
BONDING
Berita Utama

BONDING

8 Nov 2025 13:55
“Saat Ayah Pulang kepada Makna”
Berita Utama

“Saat Ayah Pulang kepada Makna”

7 Nov 2025 07:17
Next Post
Niko Kovač Puji Performa Dortmund Usai Menang Tipis Atas Wolfsburg

Niko Kovač Puji Performa Dortmund Usai Menang Tipis Atas Wolfsburg

Enam Bulan Absen, Nico Schlotterbeck Langsung Jadi Pembeda di Lini Belakang Dortmund

Enam Bulan Absen, Nico Schlotterbeck Langsung Jadi Pembeda di Lini Belakang Dortmund

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Kajati Jabar Tunjuk Jaksa untuk Dalami Kasus PJU yang Seret Orang Dekat Gubernur Jabar

Kajati Jabar Tunjuk Jaksa untuk Dalami Kasus PJU yang Seret Orang Dekat Gubernur Jabar

3 Des 2025 20:32
Gila Tenan, Tiang PJU Rp13 Juta Dijual ke Negara Rp32 Juta, APAK Ungkap Sosok AFR dan US

Gila Tenan, Tiang PJU Rp13 Juta Dijual ke Negara Rp32 Juta, APAK Ungkap Sosok AFR dan US

4 Des 2025 07:16
“Partai Kadin” yang Tak Boleh Dibiarkan

“Partai Kadin” yang Tak Boleh Dibiarkan

2 Des 2025 05:52
Ageung Sumaryana Terpilih Jadi Forum Purna Bhakti Disdik Kota Cirebon

Ageung Sumaryana Terpilih Jadi Forum Purna Bhakti Disdik Kota Cirebon

3 Des 2025 16:10
Pasutri Asal Kuningan Terdampar Jadi Korban TPPO di Kamboja

Pasutri Asal Kuningan Terdampar Jadi Korban TPPO di Kamboja

0
Sungai di Ciwidey Meluap, Puluhan Rumah Terendam

Sungai di Ciwidey Meluap, Puluhan Rumah Terendam

0
Kemensos Gelar Fun Walk HDI 2025,  5.000 Penyandang Disabilitas Penuhi Bundaran HI

Kemensos Gelar Fun Walk HDI 2025, 5.000 Penyandang Disabilitas Penuhi Bundaran HI

0
Kemenkes Percepat Pemulihan Layanan RSUD Terdampak Bencana di Aceh, Sumut dan Sumbar

Kemenkes Percepat Pemulihan Layanan RSUD Terdampak Bencana di Aceh, Sumut dan Sumbar

0
Pasutri Asal Kuningan Terdampar Jadi Korban TPPO di Kamboja

Pasutri Asal Kuningan Terdampar Jadi Korban TPPO di Kamboja

8 Des 2025 08:19
Sungai di Ciwidey Meluap, Puluhan Rumah Terendam

Sungai di Ciwidey Meluap, Puluhan Rumah Terendam

8 Des 2025 07:31
Kemensos Gelar Fun Walk HDI 2025,  5.000 Penyandang Disabilitas Penuhi Bundaran HI

Kemensos Gelar Fun Walk HDI 2025, 5.000 Penyandang Disabilitas Penuhi Bundaran HI

7 Des 2025 22:40
Kemenkes Percepat Pemulihan Layanan RSUD Terdampak Bencana di Aceh, Sumut dan Sumbar

Kemenkes Percepat Pemulihan Layanan RSUD Terdampak Bencana di Aceh, Sumut dan Sumbar

7 Des 2025 22:16

Recent News

Pasutri Asal Kuningan Terdampar Jadi Korban TPPO di Kamboja

Pasutri Asal Kuningan Terdampar Jadi Korban TPPO di Kamboja

8 Des 2025 08:19
Sungai di Ciwidey Meluap, Puluhan Rumah Terendam

Sungai di Ciwidey Meluap, Puluhan Rumah Terendam

8 Des 2025 07:31
Kemensos Gelar Fun Walk HDI 2025,  5.000 Penyandang Disabilitas Penuhi Bundaran HI

Kemensos Gelar Fun Walk HDI 2025, 5.000 Penyandang Disabilitas Penuhi Bundaran HI

7 Des 2025 22:40
Kemenkes Percepat Pemulihan Layanan RSUD Terdampak Bencana di Aceh, Sumut dan Sumbar

Kemenkes Percepat Pemulihan Layanan RSUD Terdampak Bencana di Aceh, Sumut dan Sumbar

7 Des 2025 22:16
  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.