TERASJABAR.ID – Legenda sepak bola Brasil, Romario, mengungkapkan bahwa Franco Baresi merupakan lawan paling tangguh yang pernah dihadapi sepanjang kariernya.
Mantan penyerang Selecao itu juga mengenang final Piala Dunia 1994 yang berakhir manis bagi Brasil setelah Roberto Baggio gagal menuntaskan tendangan penalti yang menentukan.
Dalam wawancara dengan Gazzetta dello Sport, Romario turut memberikan penilaian terhadap performa Brasil pada laga pembuka Piala Dunia 2026 saat bermain imbang 1-1 melawan Maroko.
Menurutnya, tim Samba tidak tampil sesuai harapan dan beruntung bisa mengamankan satu poin dari pertandingan tersebut.
Romario menilai Maroko tampil lebih dominan, khususnya pada babak pertama.
Ia bahkan menyebut Brasil beruntung tidak kebobolan lebih banyak gol sebelum akhirnya mampu memperbaiki permainan dan menyamakan kedudukan.
Mantan striker berusia 60 tahun itu juga mengungkapkan kabar terbaru mengenai Neymar.
Romario mengaku sempat berbincang dengan para pemain sebelum pertandingan dan mendapat informasi bahwa proses pemulihan cedera berjalan positif.
Ia yakin Neymar tetap bisa memberikan dampak besar bagi tim meski belum berada dalam kondisi terbaiknya.
Meski berharap Brasil mampu melangkah jauh, Romario tidak menempatkan negaranya sebagai juara favorit.
Menurutnya, Prancis, Spanyol, Portugal, dan Argentina memiliki peluang lebih besar untuk mengangkat trofi Piala Dunia 2026.
Mengenang final Piala Dunia 1994, Romario mengakui Brasil mendapat keuntungan dari kegagalan penalti Baggio.
Namun, ia memahami betapa menyakitkannya momen tersebut bagi legenda Italia itu.
Romario juga menyampaikan doa bagi Franco Baresi yang tengah menjalani perawatan kesehatan.
Sementara ketika diminta memilih pesepak bola terbaik sepanjang masa, ia tanpa ragu menunjuk Pelé sebagai sosok nomor satu dalam sejarah sepak bola.-***
















