terasjabar.id
Selasa, 2 Juni 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Selasa, 2 Juni 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Krisis Bahlil

Herman by Herman
4 Mar 2026 04:12
in Berita Utama, Opini
Reading Time: 4 mins read
A A
0
Krisis Bahlil

Krisis Bahlil

ADVERTISEMENT

Oleh: Dahlan Iskan

(Ilustrasi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan potensi krisis listrik dampak dari perang Israel vs Iran)

Perangnya di Iran krisisnya bisa di Indonesia: krisis batu bara –berakibat krisis listrik.

Penyebabnya dua: produksi batu bara berkurang dan harga ekspor naik.

Produksi berkurang bisa dilihat dari dua sudut: yang menyenangkan dan tidak menyenangkan.

Yang menyenangkan: pemerintah kelihatannya sengaja membatasi produksi batu bara. Agar tidak dikuras seperti delapan tahun terakhir. Alam hancur. Cadangan menipis.

Yang kurang menyenangkan: itu akibat persetujuan pemerintah yang lambat atas rencana kerja tahunan perusahaan-perusahaan tambang.

RELATED POSTS

Cinta Alwi

Seruan Bahlil soal Kader Berkualitas Harus Dijawab lewat Penguatan Doktrin Karya-Kekaryaan

Tuntutan Tinggi

Panda Dimsum

Tidak Harus Menjilat untuk Menjadi Terhormat

Banyak perusahaan tambang yang empot-empotan akhir tahun 2025: sampai Desember tahun itu rencana kerja mereka untuk tahun 2026 belum disetujui. Padahal biasanya sebulan sebelumnya persetujuan sudah di tangan.

Perang Iran kelihatannya akan lebih panjang dari mimpi bersama Presiden Donald Trump dan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Krisis batu bara juga bisa berakibat panjang –sampai seperti listrik di Indonesia ikut kena rudal.

Ada yang sampai minggu keempat Desember lalu rencana kerja itu belum disetujui. Padahal seharusnya seminggu kemudian mulai menambang. Yang harus menyetujui: menteri ESDM.

Mungkin Bahlil Lahadalia masih merenung. Atau cari petunjuk: apakah ada perusahaan yang rencana tahunannya perlu ditolak. Atau jumlah produksinya tidak boleh lagi gila-gilaan seperti selama ini –sampai ada satu perusahaan yang labanya Rp 2 triliun sebulan.

Anda sudah tahu: biar pun Anda punya tambang tidak begitu saja langsung bisa mengeduk batu baranya. Tiap menjelang akhir tahun Anda harus mengajukan rencana kerja untuk tahun berikutnya: Anda ingin berproduksi berapa puluh ribu ton.

Rencana Anda itu akan dievaluasi: apakah Anda benar-benar mampu berproduksi sebanyak yang Anda usulkan. Akan dilihat dulu berapa produksi Anda di tahun sebelumnya. Dilihat juga kinerja Anda. Termasuk ketaatan Anda pada aturan pemerintah. Termasuk di soal lingkungan hidup.

Tanpa persetujuan itu tidak boleh ada penambangan. Maka ada perusahaan yang begitu selesai merayakan malam tahun baru 2026 tambangnya berhenti. Tanpa tahu sampai kapan. Alat-alat berat nganggur –sewanya harus terus dibayar. Orang-orangnya nganggur –harus tetap sarapan dan minum kopi.

Di bulan Januari mulailah beberapa rencana kerja disetujui. Banyak yang tidak cocok dengan yang diusulkan. Banyak yang jumlah produksinya dikhitan.

Begitu Is-Am menyerang Iran –dan Iran membalas– harga ekspor batu bara naik dua dolar. Harga ekspor batu bara biasanya memang mengikuti harga minyak dunia. Batu bara ikut naik.

Belum semua minyak naik harga. Beberapa justru turun: Minas dan Duri termasuk yang turun. Itu minyak produksi dari lapangan minyak di Riau. Harga minyak Kansas, pedalaman Amerika, juga turun sedikit. Selebihnya –ada lebih 200 jenis minyak di dunia ini– naik. Turunnya Minas dan Duri agak aneh. Padahal jenis minyak dari dua lapangan itu termasuk terbaik di dunia –mudah diolah jadi BBM.

Tidak akan ada rudal Israel dan Iran yang jatuh di Indonesia. Tapi kalau perang sampai menutup selat Hormuz harga minyak bisa di atas USD100 per barel. Itu berarti dana pemerintah Indonesia akan terkuras ke subsidi BBM. Program Makan Bergizi Gratis akan terancam kekurangan gizi.

Pun pengusaha batu bara akan pilih ekspor daripada mencukupi kebutuhan dalam negeri. Ini ancaman serius. Bahlil bisa kehilangan jabatan kalau sampai terjadi krisis listrik –meskipun ada yang menunggu-nunggu pemecatan itu.

Tanda-tandanya sudah mulai ada –tanda krisis batu bara, bukan tanda pemecatan. Banyak pembangkit listrik PLN dan IPP yang kekurangan batu bara. Stok batu bara mereka ada yang tinggal untuk lima hari. Bahkan ada yang tinggal dua hari.

Mereka pun mulai ada yang sengaja menurunkan saturasi –agar pasien bisa menghemat isi tabung oksigen. Pemakaian batu baranya dikurangi 40 persen. Produksi listriknya berkurang. Tentu itu sangat merugikan PLN dan IPP. Tapi rugi besar lebih baik dari pada rugi sangat besar.

Tentu sambil menurunkan saturasi mereka berharap ada tongkang pengangkut batu bara yang segera datang ke pelabuhan khusus mereka. Mereka harus lebih keras berdoa: agar gelombang laut bulan Februari tidak sebesar Februari-Februari lalu.

Doa itu mungkin sulit dikabulkan biar pun yang berdoa lebih lama berdiri di dermaga sampai lupa kalau matahari sudah tenggelam –waktunya berbuka. Februari tahun ini tetap saja banyak badai –meski petirnya sudah pindah ke Agrinas Pangan Nusantara.

Lebih baik berdoa sambil berpuasa: semoga pemerintah tidak hanya tegas di BoP tapi juga tegas melarang ekspor batu bara sebelum kepentingan dalam negeri terpenuhi.

Israel dan Amerika seharusnya tidak menyerang Iran. Kalau pun Israel-Amerika benci Iran setidaknya harus ingat: betapa besar kebaikan Indonesia pada mereka belakangan ini.(Dahlan Iskan)

Tags: BahlilDahlan iskanKekuasaan
ShareTweetSend

Related Posts

Panda Dimsum
Berita Utama

Cinta Alwi

23 Mei 2026 06:56
Seruan Bahlil soal Kader Berkualitas Harus Dijawab lewat Penguatan Doktrin Karya-Kekaryaan
Berita Utama

Seruan Bahlil soal Kader Berkualitas Harus Dijawab lewat Penguatan Doktrin Karya-Kekaryaan

18 Mei 2026 16:22
Tuntutan Tinggi
Berita Utama

Tuntutan Tinggi

15 Mei 2026 06:10
Panda Dimsum
Berita Utama

Panda Dimsum

7 Mei 2026 07:02
Tidak Harus Menjilat untuk Menjadi Terhormat
Berita Utama

Tidak Harus Menjilat untuk Menjadi Terhormat

22 Apr 2026 08:56
Bertahan Menyerang
Berita Utama

Bertahan Menyerang

15 Apr 2026 06:40
Next Post
Mengapa Kekuasaan Selalu Tergoda Menyimpang

Mengapa Kekuasaan Selalu Tergoda Menyimpang

Pansus 13 DPRD Kota Bandung Kebut Raperda Ketertiban Umum

Pansus 13 DPRD Kota Bandung Kebut Raperda Ketertiban Umum

  • Trending
  • Comments
  • Latest
PT Ceres Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK, Ini Link Daftarnya

PT Ceres Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK, Ini Link Daftarnya

29 Mei 2026 16:59
Terbaru! PT Saku Mas Jaya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA dan SMK

Terbaru! PT Saku Mas Jaya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA dan SMK

28 Mei 2026 17:11
Ada 2 Posisi! Dunia Buah Bandung Buka Loker Crew dan Kasir, Tertarik?

Ada 2 Posisi! Dunia Buah Bandung Buka Loker Crew dan Kasir, Tertarik?

27 Mei 2026 16:49
Gaji 6 Juta! Lino and Sons Bandung Buka Loker Posisi Staff Produksi

Gaji 6 Juta! Lino and Sons Bandung Buka Loker Posisi Staff Produksi

21 Mei 2026 16:13
BGN Perkuat Validasi Data Penerima MBG, Libatkan Sekolah hingga Pemerintah Daerah

BGN Perkuat Validasi Data Penerima MBG, Libatkan Sekolah hingga Pemerintah Daerah

0
OJK Wujudkan Industri BPR dan BPRS yang Berintegritas, Tangguh dan Kontributif

OJK Wujudkan Industri BPR dan BPRS yang Berintegritas, Tangguh dan Kontributif

0
Kemenperin Pacu Diversifikasi Tenun, IKM Fesyen Bidik Pasar Global

Kemenperin Pacu Diversifikasi Tenun, IKM Fesyen Bidik Pasar Global

0
Industri TPT Tetap Terkendali, Pemerintah Percepat Antisipasi Dinamika Global

PMI Manufaktur Masih Solid, Industri Jaga Stok Bahan Baku untuk Keberlanjutan Produksi

0
Gampang Banget! Gini Cara Mengatasi Hidung Tersumbat dengan Efektif

Gampang Banget! Gini Cara Mengatasi Hidung Tersumbat dengan Efektif

2 Jun 2026 19:00
BGN Perkuat Validasi Data Penerima MBG, Libatkan Sekolah hingga Pemerintah Daerah

BGN Perkuat Validasi Data Penerima MBG, Libatkan Sekolah hingga Pemerintah Daerah

2 Jun 2026 18:52
OJK Wujudkan Industri BPR dan BPRS yang Berintegritas, Tangguh dan Kontributif

OJK Wujudkan Industri BPR dan BPRS yang Berintegritas, Tangguh dan Kontributif

2 Jun 2026 18:34
Kemenperin Pacu Diversifikasi Tenun, IKM Fesyen Bidik Pasar Global

Kemenperin Pacu Diversifikasi Tenun, IKM Fesyen Bidik Pasar Global

2 Jun 2026 18:12

Teras Arsip

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.