TERASJABAR.ID – Kepala yang terasa berputar merupakan gejala paling umum dari vertigo.
Kondisi ini membuat penderita merasa pusing, seolah dirinya atau lingkungan di sekitarnya bergerak atau berputar.
Keluhan ini dapat mengganggu keseimbangan sehingga aktivitas sehari-hari menjadi sulit dilakukan.
Vertigo tidak muncul tanpa sebab. Beberapa kondisi yang dapat memicunya antara lain tekanan darah rendah, gangguan pada telinga bagian dalam, hingga masalah serius seperti stroke.
Penyebab Kepala Terasa Berputar
Sebelum menentukan penanganan, penting untuk memahami penyebabnya. Vertigo bisa disebabkan oleh beberapa kondisi berikut:
- Benign Paroxysmal Positional Vertigo (BPPV)
Ini merupakan penyebab paling umum vertigo. BPPV terjadi ketika perubahan posisi kepala secara tiba-tiba mengganggu keseimbangan di telinga bagian dalam, seperti saat bangun mendadak atau berguling di tempat tidur. - Tekanan darah rendah (hipotensi ortostatik)
Perubahan posisi tubuh yang cepat, misalnya dari duduk ke berdiri, dapat menyebabkan aliran darah ke otak berkurang sehingga memicu pusing berputar. - Migrain vestibular
Migrain tidak hanya menyebabkan sakit kepala, tetapi juga dapat menimbulkan vertigo sebelum, saat, atau setelah serangan migrain, biasanya disertai mual dan muntah. - Penyakit Meniere
Gangguan pada telinga bagian dalam ini diduga berkaitan dengan penumpukan cairan, yang dapat menyebabkan gangguan keseimbangan, gangguan pendengaran, serta telinga berdenging. - Labirinitis
Peradangan pada labirin telinga bagian dalam dapat mengganggu fungsi keseimbangan dan pendengaran, sehingga memicu vertigo. - Stroke
Stroke yang menyerang area otak kecil atau batang otak dapat mengganggu keseimbangan tubuh dan menimbulkan pusing berputar yang berat. - Hipoglikemia
Kadar gula darah yang terlalu rendah dapat mengganggu fungsi otak karena kekurangan energi, sehingga menyebabkan pusing, lemas, dan keringat dingin.
Cara Mengatasi Kepala Terasa Berputar
Pada kasus ringan, vertigo biasanya dapat mereda dengan istirahat. Beberapa langkah awal yang bisa dilakukan antara lain menghentikan aktivitas, menghindari gerakan tiba-tiba, duduk atau berbaring dengan tenang, serta menjaga asupan cairan.
Jika disebabkan oleh BPPV, kondisi ini dapat ditangani dengan manuver Epley, yaitu rangkaian gerakan khusus untuk membantu mengembalikan keseimbangan di telinga bagian dalam.
Penanganan medis juga disesuaikan dengan penyebabnya, seperti obat tekanan darah untuk hipotensi, obat pereda nyeri untuk migrain, atau antibiotik dan antihistamin untuk gangguan telinga.
Jika gejala tidak membaik atau disertai keluhan lain seperti demam, lemah, atau sakit kepala berat, pemeriksaan medis segera sangat disarankan untuk mendapatkan penanganan yang tepat.-***















