terasjabar.id
Sabtu, 6 Juni 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Sabtu, 6 Juni 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Bela Khamenei

Herman by Herman
5 Mar 2026 13:22
in Berita Utama, Opini
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Bela Khamenei


Oleh: Dahlan Iskan

Kamis 05-03-2026

Perlukah Presiden Indonesia mengucapkan duka cita atas meninggalnya pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Khamenei? Itulah yang sedang viral di medsos.

Utamanya setelah Megawati Soekarnoputri memublikasikan ucapan duka cita itu ke publik.

Bela sungkawa Mega begitu spesial: dua halaman. Isinya pun cukup emosional: menunjukkan solidaritas sebagai sesama anggota Nonblok, sesama negara Islam, dan sesama berjiwa nasionalistis.

Anda bisa membaca sendiri isinya: sampai menguraikan riwayat masa muda Ayatollah Khamenei yang ternyata mengagumi Bung Karno.

RELATED POSTS

AS dan Iran Saling Serang Lagi, Gencatan Senjata Terancam Buyar

Donald Trump Sebut Kemampuan Rudal dan Drone Iran Menyusut Drastis

Iran Hantam Kuwait, Korban Jiwa Jatuh di Tengah Upaya Gencatan Senjata

Iran Evaluasi Proposal Perdamaian di Tengah Kebuntuan Konflik

Marco Rubio: Iran Harus Buka Selat Hormuz Sebelum Pembicaraan Dimulai

Mega juga menceritakan pengalamannyi saat sebagai Presiden RI ke-5: berkunjung ke kediaman Ayatullah Khamenei di Teheran. Terkesan dengan hangatnya penyambutan.

Lalu Mega mengundangnya ke Indonesia. Baik untuk menghadiri musyawarah besar alim ulama sedunia maupun ulang tahun KTT Asia Afrika.

(Surat ucapan duka cita dua halaman yang dikirim Megawati untuk Iran)

Lalu ada yang bertanya di medsos: “apakah presiden Indonesia sudah mengucapkan duka cita?”

Saya juga belum pernah membaca ada ucapan duka cita itu. Mungkin karena saya tidak tahu –sedang di Shanghai. Yang sudah saya baca adalah dari perdana menteri Pakistan, Bangladesh, Irak, dan tetangga di utara Iran. Termasuk Presiden Turkiye Thayib Erdogan. Lalu Presiden Rusia Vladimir Putin.

Negara-negara barat juga belum ada yang mengucapkan duka cita. Bukan belum, mungkin memang tidak mau.

Malaysia juga tidak. Pun Mesir. Apalagi negara-negara Arab sekitarnya yang kini ikut jadi sasaran kemarahan Iran –karena ada pangkalan militer Amerika di negara-negara itu.

Saya bukan lulusan hubungan internasional. Saya tidak tahu seperti apa tata krama internasional dalam menghadapi kejadian seperti itu.

Mungkin negara-negara Barat menganggap Ayatollah Khamenei adalah penjahat sehingga untuk apa memberi simpati kepadanya.

Megawati menganggap Ayatollah Khamenei sebagai teladan konsistensi seorang kepala negara dalam membela kedaulatan. Tapi Megawati bukan lagi kepala negara.

Di ucapan duka cita itu dia mewakili pribadi, presiden Indonesia ke-5, keluarga PDI-Perjuangan, dan keluarga besar Bung Karno.

Mega tidak perlu merasa takut akan konsekuensi ucapan duka cita itu. Beda dengan posisi kepala negara yang masih menjabat. Apalagi kepala negara itu baru saja menandatangani perjanjian dagang dengan Amerika –yang salah satu pasalnya mengatur sikap apa yang boleh dilakukan terhadap negara lain yang sedang dimusuhi Amerika.

Itu bisa menjadi isu sensitif di dalam negeri. Maka para jagoan diplomasi harus bisa menemukan kalimat khusus yang bisa ditafsirkan simpati oleh Iran tapi tidak bisa ditafsirkan membela Iran oleh Amerika. Diplomat mestinya ahli dalam menemukan rumusan kalimat “penyelamat” yang diperlulan.

Ini baik juga untuk latihan bagi mahasiswa jurusan hubungan internasional: cobalah temukan kalimat itu lalu kirim ke dosen Anda. Siapa tahu Anda bisa langsung diwisuda jadi sarjana.

Presiden Donald Trump terbukti menyusahkan dunia. Termasuk menyusahkan Indonesia: pasar modal Indonesia kembali hancur. Kemarin. Lebih hancur dari situasi genting bulan lalu.

ADVERTISEMENT

Indek Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia jatuh ke level di bawah kejatuhan yang lalu: kemarin sore ditutup dengan angka tinggal 7.548. Anjlok habis.

Saham-saham energi berguguran. GoTo kembali ke gocap. ELPI yang di krisis bulan lalu justru paling moncer kali ini tersungkur. Saham perusahaan logistik perkapalan offshore itu jadi “juara” jatuh yang terdalam. Padahal perusahaan itu baru saja dapat kredit dari Bank Mandiri Rp 395 miliar.

Semua bursa saham di Asia memang rontok. Bahkan di seluruh dunia. Serangan IsAm ke Iran telah begitu buruk akibatnya –tidak hanya bagi Iran. Rupiah pun ikut tersungkur. Kelihatannya orang berduit ramai-ramai cari selamat. Mereka lari ke emas dan dolar. Rupiah sudah melemah ke posisi Rp 16.872/dolar. Sedih.

Duka cita rupanya tidak hanya untuk Ayatollah Khamenei. Tapi juga untuk harga saham dan kurs mata uang di Indonesia. Untung tadi pagi matahari masih tetap terbit. Masih dari timur. Pun di langit Shanghai ini.(Dahlan Iskan)

Tags: Dahlan iskanIran
ShareTweetSend

Related Posts

AS dan Iran Saling Serang Lagi, Gencatan Senjata Terancam Buyar
News

AS dan Iran Saling Serang Lagi, Gencatan Senjata Terancam Buyar

6 Jun 2026 11:30
Donald Trump Instruksikan Militer AS Tetap Siap Serang Iran
News

Donald Trump Sebut Kemampuan Rudal dan Drone Iran Menyusut Drastis

6 Jun 2026 11:13
Iran Hantam Kuwait, Korban Jiwa Jatuh di Tengah Upaya Gencatan Senjata
News

Iran Hantam Kuwait, Korban Jiwa Jatuh di Tengah Upaya Gencatan Senjata

4 Jun 2026 02:30
Iran Evaluasi Proposal Perdamaian di Tengah Kebuntuan Konflik
News

Iran Evaluasi Proposal Perdamaian di Tengah Kebuntuan Konflik

3 Jun 2026 00:41
Marco Rubio: Iran Harus Buka Selat Hormuz Sebelum Pembicaraan Dimulai
News

Marco Rubio: Iran Harus Buka Selat Hormuz Sebelum Pembicaraan Dimulai

3 Jun 2026 00:22
Iran Tegaskan Belum Ada MoU dengan Amerika Serikat
News

Iran Tegaskan Belum Ada MoU dengan Amerika Serikat

30 Mei 2026 03:13
Next Post
Perusahaan Aplikasi Diminta Transparan dalam Pemberian Bonus Hari Raya, Ini Kata Menaker

Perusahaan Aplikasi Diminta Transparan dalam Pemberian Bonus Hari Raya, Ini Kata Menaker

Bazaar Ramadan dan OPM 2026 Jadi Strategi Pemkab Bandung Jaga Daya Beli Masyarakat

Bazaar Ramadan dan OPM 2026 Jadi Strategi Pemkab Bandung Jaga Daya Beli Masyarakat

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gaji 3,5 Juta! PT Jaya Utama Perkasa Bandung Buka Loker Admin Produksi

Gaji 3,5 Juta! PT Jaya Utama Perkasa Bandung Buka Loker Admin Produksi

30 Mei 2026 16:19
Gaji 5,5 Juta! PT Lotus Lingga Pratama Bandung Buka Loker Staff Produksi

Gaji 5,5 Juta! PT Lotus Lingga Pratama Bandung Buka Loker Staff Produksi

5 Jun 2026 16:11
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejaksaan Pukul 4 Subuh dari Rumahnya

Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejaksaan Pukul 4 Subuh dari Rumahnya

3 Jun 2026 11:30
TERBARU! PT Colorindo Tera Internasional Bandung Buka Loker Staff Logistik

TERBARU! PT Colorindo Tera Internasional Bandung Buka Loker Staff Logistik

2 Jun 2026 16:54
Permintaan Produk Industri Meningkat Jelang Lebaran, Menperin Pastikan Pasokan Dalam Negeri Aman

Kemenperin Bimbing IKM Lokal Naik Kelas melalui Penguatan Layanan Standardisasi

0
Sekjen Kemnaker Apresiasi Prestasi Mahasiswa Polteknaker di Ajang Nasional

Sekjen Kemnaker Apresiasi Prestasi Mahasiswa Polteknaker di Ajang Nasional

0
Dilantik Jadi Ketua MPP KAC, Cucun Ajak Alumni Cipasung Perkuat Kebersamaan

Dilantik Jadi Ketua MPP KAC, Cucun Ajak Alumni Cipasung Perkuat Kebersamaan

0
ICP Mei Turun ke 106,56 Dolar AS per Barel Seiring Redanya Ketegangan Geopolitik Global

ICP Mei Turun ke 106,56 Dolar AS per Barel Seiring Redanya Ketegangan Geopolitik Global

0
Sekjen Kemnaker Apresiasi Prestasi Mahasiswa Polteknaker di Ajang Nasional

Sekjen Kemnaker Apresiasi Prestasi Mahasiswa Polteknaker di Ajang Nasional

6 Jun 2026 22:33
Permintaan Produk Industri Meningkat Jelang Lebaran, Menperin Pastikan Pasokan Dalam Negeri Aman

Kemenperin Bimbing IKM Lokal Naik Kelas melalui Penguatan Layanan Standardisasi

6 Jun 2026 22:26
Dilantik Jadi Ketua MPP KAC, Cucun Ajak Alumni Cipasung Perkuat Kebersamaan

Dilantik Jadi Ketua MPP KAC, Cucun Ajak Alumni Cipasung Perkuat Kebersamaan

6 Jun 2026 22:12
Ini Gejala Campak pada Anak, Para Orang Tua Wajib Tahu!

Ini Gejala Campak pada Anak, Para Orang Tua Wajib Tahu!

6 Jun 2026 21:00

Teras Arsip

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.