Ia menegaskan Pemerintah Kota Bogor terus mendorong pengelolaan sampah dari sumbernya melalui pemilahan serta pengolahan sampah yang masih memiliki nilai manfaat.
“TPS3R akan kita kuatkan, bank-bank sampah akan kita perkuat, dan kelompok-kelompok pecinta lingkungan akan menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Bogor,” tegasnya.
Selain itu, residu hasil pemilahan sampah di wilayah nantinya akan diolah menjadi energi listrik agar jumlah sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dapat terus ditekan.
“Pada 2028, Bogor memiliki peluang untuk mengolah sampah paling tidak 1.000 ton per hari,” jelasnya.
Sementara itu, perwakilan PT Mitra Natura Raya Abi Irawan mengatakan pihaknya juga melibatkan generasi muda dalam kegiatan tersebut agar semakin peduli terhadap kondisi lingkungan.
“Generasi muda harus dilibatkan, karena ke depan merekalah yang akan meneruskan perjuangan menjaga lingkungan,” ujarnya.***
Sumber: Diskominfo Kota Bogor

















