TERASJABAR.ID – Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman, meminta pemerintah memberikan perlakuan khusus terhadap kendaraan distribusi pupuk subsidi di wilayah terdampak bencana di Sumatra.
Menurutnya, truk pengangkut pupuk subsidi seharusnya mendapat prioritas serupa dengan kendaraan pengangkut BBM karena sama-sama terdampak pembatasan akses akibat kerusakan Jalan Lembah Anai pascabanjir pada November 2025.
“Angkutan distribusi pupuk subsidi layak diperlakukan setara dengan truk tangki Pertamina yang membawa BBM saat melintas di jalan raya terdampak bencana, seiring maraknya antrean di SPBU dalam beberapa waktu terakhir,” ujar, sebagaimana ditulis Parlementaria pada Selasa, 12 Mei 2026.
Alex menilai kelancaran distribusi pupuk subsidi sangat penting untuk menjaga kebutuhan petani tetap terpenuhi tepat waktu.
Ia menyoroti kondisi lalu lintas di kawasan Lembah Anai yang hingga kini masih dibatasi karena proses perbaikan jalan nasional belum selesai sepenuhnya.
Ruas jalan tersebut diketahui menjadi jalur utama penghubung Kota Padang dengan sejumlah wilayah di Sumatera Barat, sekaligus akses menuju Provinsi Riau dan Sumatera Utara.
Karena itu, gangguan distribusi dinilai dapat berdampak besar terhadap penyaluran pupuk subsidi ke berbagai daerah.
Menurut Alex, pemerintah perlu memastikan distribusi pupuk tidak terganggu, terutama setelah terbitnya Peraturan Menteri Pertanian Nomor 15 Tahun 2025 yang memangkas rantai distribusi pupuk subsidi langsung dari gudang distributor menuju kios resmi di tingkat Lini 4.
Ia juga mengingatkan bahwa keterlambatan distribusi pupuk dapat mengganggu jadwal pemupukan tanaman dan berdampak pada produktivitas panen petani. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menghambat target swasembada pangan nasional.
Selain itu, Alex mengingatkan konflik geopolitik global, termasuk perang di Timur Tengah, juga dapat mempengaruhi rantai pasok bahan baku pupuk sehingga pemerintah diminta terus mengantisipasi ketersediaan pupuk subsidi di berbagai daerah.-***

















