TERASJABAR.ID – Viral di media sosial, seorang pria yang diduga mabuk, mengamuk dan menyerang lapak pedagang di Jalan Letjen Ibrahim Adjie, Kab. Garut.
Selain itu, pria tersebut yang diduga merupakan anggota Polri, merusak rumah anggota DPR RI, Ade Ginanjar.
Insiden ini terjadi di Jalan Letjen Ibrahim Adjie, Kecamatan Tarogong Kaler, Kab. Garut, Selasa, (19/5/2026) sore. Peristiwa ini menjadi perbincangan publik setelah direkam oleh sejumlah warga dan di posting melalui media sosial. Berdasarkan video yang dilihat Rabu (20/5/2026) pagi berdurasi lebih dari 2 menit, terekam aksi seorang pria berkaus abu-abu tengah membawa samurai.
Pria tersebut terlihat sempoyongan sambil mencak-mencak, sembari mengeluarkan kata-kata kasar dan menodongkan samurai. Sejumlah warga yang berada di lokasi berhasil melumpuhkannya. Pria itu jadi sasaran amukan massa, sebelum akhirnya diamankan oleh sejumlah anggota Polsek Tarogong Kaler yang datang ke lokasi.
Sejumlah pedagang yang menyaksikan kejadian tersebut mengatakan, peristiwa terjadi sekitar jam 17.00 WIB.”Tidak tahu apa masalahnya, tiba-tiba datang dan mengamuk,” ujar seorang pedagang.
Suasana mencekam terlihat ketika pria tersebut turun dari mobil sambil mencabut samurai dan mengacungkannya kepada warga sekitar. Pria tersebut sempat merusak tenda pedagang dan pintu sebuah warung. Bahkan ada seorang pedagang nyaris kena bacok.
Pria tersebut datang membawa senjata tajam dan pistol. Hal ini diperkuat dengan rekaman video amatir lainnya, yang merekam kejadian tersebut. Dalam video tersebut, setelah pria tersebut tumbang dihajar massa, seseorang mencabut pistol yang masih terbungkus dalam sarungnya dari pinggang pria tersebut.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Hendra Rochmawan dan Kapolres Garut AKBP Yugi Bayu Hendarto membenarkan kejadian tersebut. Menurut Yugi, pria tersebut kini sedang diobati karena terluka dan belum dilakukan pemeriksaan.
Ngamuk di rumah anggota DPR RI
Sementara itu, kediaman anggota DPR RI Fraksi Golkar, Ade Ginanjar di kawasan tersebut tak luput jadi sasaran aksi perusakan oleh pria tersebut.
Berdasarkan rekaman video yang beredar, peristiwa bermula ketika seorang pria yang diduga dalam kondisi mabuk merangsek masuk ke area halaman rumah politikus Golkar tersebut.
Sambil berteriak-teriak menyebut nama Ade Ginanjar, pria tersebut mengayunkan senjata tajam jenis golok panjang dan merusak fasilitas di ruang tunggu, termasuk melempar sejumlah kursi ke dalam kolam di halaman.
Tak berhenti di situ, pelaku kemudian berjalan ke arah luar menuju jalan raya sambil tetap menghunuskan senjatanya. Situasi sempat mencekam ketika pelaku turut merusak sebuah warung milik pedagang yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian, membuat warga sekitar memilih menjauh demi keselamatan diri.
Mendapat laporan mengenai situasi yang genting, aparat kepolisian dari Polres Garut segera bergerak cepat ke lokasi kejadian. Ketegangan sempat memuncak saat petugas terpaksa mengambil tindakan tegas dan terukur demi menghentikan ancaman pelaku.
Petugas di lapangan menabrakkan mobil patroli ke arah pelaku hingga ia tersungkur ke aspal. Meski telah terjatuh, pria yang diliputi amarah tersebut masih nekat mengayunkan goloknya secara liar ke udara.
Di tengah momen tersebut, sebuah aksi spontan dilakukan oleh seorang warga misterius yang mengenakan helm. Pria berhelm tersebut berlari dari arah belakang pelaku, menyergap, dan mengunci tubuhnya hingga pelaku tidak berkutik dan berhasil dilumpuhkan oleh petugas.
Saat dikonfirmasi mengenai kejadian tersebut, Ade Ginanjar menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak mengenal maupun memiliki hubungan dengan pelaku perusakan itu. “Saya tidak tahu, ketemu saja tidak pernah sama orang itu,” kata Ade saat dihubungi wartawan melalui pesan singkat.
Ade menambahkan, berdasarkan informasi dari seorang warga setempat bernama Dede, pelaku diketahui berinisial L. Ade mengakui bahwa pria tersebut sebelumnya memang beberapa kali berupaya menemuinya, namun ia selalu menolak.
”Saya tidak pernah mau menemuinya, tidak ada urusan dengan saya juga,” ujar Ade menegaskan.
Melihat kejanggalan dari aksi nekat ini, Ade menduga ada motif lain yang melatarbelakangi penyerangan rumah aspirasinya. Ia meyakini pria berinisial L tersebut hanyalah orang suruhan yang digerakkan oleh pihak tertentu.
”Justru yang harus diketahui itu siapa orang di belakangnya. Ya, dalangnya harus ketemu, orang itu hanya suruhan,” ungkap Ade.
Pelaku yang oknum Polri dan mengalami luka ini telah berhasil diamankan di Mapolres Garut untuk menjalani pemeriksaan. Pihak kepolisian masih mendalami motif di balik aksi penyerangan rumah anggota DPR RI oleh pelaku tersebut.(*)



















