TERASJABAR.ID – Gatal pada penderita diabetes dapat menjadi tanda bahwa kadar gula darah sedang tinggi.
Kondisi ini sering disertai kulit kering, iritasi, hingga ruam yang menimbulkan rasa tidak nyaman.
Saat gula darah meningkat, kemampuan tubuh menjaga kelembapan kulit menurun, sehingga kulit menjadi mudah kering dan sensitif.
Rasa gatal bisa muncul di berbagai bagian tubuh, terutama kaki, tangan, punggung, atau area yang sering bergesekan.
Jika kadar gula darah tinggi berlangsung lama, sirkulasi darah dapat terganggu dan daya tahan tubuh melemah.
Akibatnya, kulit lebih rentan terkena infeksi jamur atau bakteri, serta luka menjadi lebih sulit sembuh.
Beberapa penyebab gatal pada diabetes antara lain kulit kering, infeksi jamur atau bakteri, gangguan sirkulasi darah, neuropati diabetik, reaksi alergi terhadap obat atau produk perawatan, gangguan fungsi ginjal, hingga ulkus diabetikum.
Kondisi-kondisi tersebut dapat memicu rasa gatal ringan hingga berat, bahkan berisiko menimbulkan komplikasi kulit.
Untuk mengatasi gatal akibat diabetes, penting menjaga kadar gula darah tetap stabil melalui pola makan sehat, olahraga teratur, dan konsumsi obat sesuai anjuran dokter.
Selain itu, gunakan pelembap secara rutin, hindari mandi air panas terlalu lama, jangan menggaruk kulit, serta jaga kebersihan tubuh dan lingkungan.
Jika gatal tak kunjung membaik atau disertai luka yang sulit sembuh, segera konsultasikan ke dokter agar mendapat penanganan yang tepat.-***

















