terasjabar.id
Sabtu, 20 Juni 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Sabtu, 20 Juni 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Sampah Kota Bandung Dinilai “Miss Manajemen”, DPRD Dorong Perubahan Sistemik

Tiah SM by Tiah SM
21 Des 2025 16:34
in Berita Utama, Wakil Rakyat
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Sampah Kota Bandung Dinilai “Miss Manajemen”, DPRD Dorong Perubahan Sistemik

Anggota DPRD Kota Bandung, Aan Andi Purnama

RELATED POSTS

Terbaru! Le Braga Coffee Bandung Buka Loker Kasir, Ini Syaratnya

Stasis Bandung Buka Loker Staff Gudang Buat Lulusan SMA SMK

Buat Lulusan SMA! Excelso Cafe Bandung Buka Loker Crew Cafe

Kabita Group Bandung Buka Loker Crew Outlet Buat Lulusan SMA SMK

Buat Lulusan SMA SMK! PT Hua Yii Bandung Buka Loker Operator Produksi, Minat?

TERASJABAR.ID – Persoalan sampah di Kota Bandung kembali menjadi sorotan. Anggota DPRD Kota Bandung, Aan Andi Purnama, menilai selama ini pengelolaan sampah di ibu kota Jawa Barat  masih berjalan dengan pola lama yang tidak berkelanjutan dan cenderung salah kelola.
Aan menyebut, Pemerintah Kota Bandung hingga kini masih mengandalkan sistem konvensional kumpul–angkut–buang dalam penanganan sampah.
 Skema tersebut, menurutnya, bukan hanya menguras anggaran, tetapi juga menciptakan ketergantungan berlebihan terhadap Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
“Selama ini Kota Bandung mengalami miss manajemen dalam pengelolaan sampah. Sistem yang digunakan masih konvensional, sehingga membuat kota ini sangat bergantung pada TPA seperti Pasir Impun, Cicabe, Leuwigajah, hingga Sarimukti yang kini sudah over kapasitas,” ujar Aan, Minggu (21/12/2025).
Kondisi tersebut semakin terasa dampaknya ketika kebijakan pengurangan ritasi pengangkutan sampah ke TPA Sarimukti diterapkan. Alih-alih menjadi solusi, kebijakan itu justru memicu penumpukan sampah di berbagai titik kota.
“Begitu ritasi ke Sarimukti dikurangi, langsung terlihat penumpukan sampah di mana-mana. Ini menunjukkan sistem kita belum siap dan tidak punya cadangan solusi,” katanya.
Aan juga menyoroti keterlambatan Pemkot Bandung dalam menerapkan pengolahan sampah berbasis teknologi ramah lingkungan. Padahal, strategi pemilahan di sumber dan pengolahan di setiap TPS dinilainya sudah menjadi keharusan.
Ia mengungkapkan, kemampuan pengolahan sampah di TPS saat ini hanya sekitar 300 ton per hari, sementara timbulan sampah harian Kota Bandung mencapai sekitar 1.600 ton per hari.
“Ketimpangan ini sangat besar. Selama tidak ada lompatan kebijakan dan teknologi, persoalan sampah akan terus berulang,” tegasnya.
Terkait penggunaan incinerator, Aan menilai teknologi tersebut seharusnya hanya digunakan dalam kondisi darurat, bukan dijadikan solusi utama karena berpotensi menimbulkan dampak lingkungan.
“Incinerator itu sifatnya sementara, hanya untuk kondisi darurat sampah. Jangan dijadikan solusi permanen karena tetap memiliki risiko lingkungan,” ujarnya.
Sebagai jalan keluar, Aan mendorong Pemkot Bandung untuk segera membangun sistem pengolahan sampah skala kota dengan teknologi ramah lingkungan, seperti Refuse Derived Fuel (RDF) dan biodigester. Menurutnya, pengangkutan sampah ke TPA seharusnya hanya dilakukan untuk residu akhir hasil pengolahan.
Selain itu, ia meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung membangun Stasiun Peralihan Antara (SPA) sebagai infrastruktur penting untuk mengelola residu sampah dari seluruh TPS sebelum dibawa ke TPA.
Tak kalah penting, Aan menekankan pelibatan masyarakat sejak tahap awal pengolahan. “Pemilahan sampah di sumber harus dilakukan secara rutin dan masif di semua wilayah. Tanpa keterlibatan masyarakat, sistem sebaik apa pun tidak akan berjalan optimal,” pungkasnya.
Dengan perubahan pendekatan yang lebih menyeluruh dan berkelanjutan, Aan berharap persoalan sampah di Kota Bandung tidak lagi menjadi krisis yang berulang, melainkan dapat dikelola sebagai bagian dari solusi lingkungan jangka panjang.
Tags: BandungMiss Manajemensampah
ShareTweetSend

Related Posts

Terbaru! Le Braga Coffee Bandung Buka Loker Kasir, Ini Syaratnya
Ragam

Terbaru! Le Braga Coffee Bandung Buka Loker Kasir, Ini Syaratnya

19 Jun 2026 15:13
Stasis Bandung Buka Loker Staff Gudang Buat Lulusan SMA SMK
Ragam

Stasis Bandung Buka Loker Staff Gudang Buat Lulusan SMA SMK

19 Jun 2026 14:44
Buat Lulusan SMA! Excelso Cafe Bandung Buka Loker Crew Cafe
Ragam

Buat Lulusan SMA! Excelso Cafe Bandung Buka Loker Crew Cafe

19 Jun 2026 14:26
Loker Kabita Group Bandung
Ragam

Kabita Group Bandung Buka Loker Crew Outlet Buat Lulusan SMA SMK

18 Jun 2026 16:44
Buat Lulusan SMA SMK! PT Hua Yii Bandung Buka Loker Operator Produksi, Minat?
Ragam

Buat Lulusan SMA SMK! PT Hua Yii Bandung Buka Loker Operator Produksi, Minat?

18 Jun 2026 15:51
Waroeng Steak and Shake Bandung Buka Loker Crew Outlet Buat Lulusan SMA SMK
Ragam

Waroeng Steak and Shake Bandung Buka Loker Crew Outlet Buat Lulusan SMA SMK

17 Jun 2026 16:30
Next Post
Terpantau Jelang Nataru Si Jablay Merangkak Naik

Terpantau Jelang Nataru Si Jablay Merangkak Naik

Gerombolan Pemuda Kocar Kacir, Dua unit Motor Berhasil di Amankan Polisi

Gerombolan Pemuda Kocar Kacir, Dua unit Motor Berhasil di Amankan Polisi

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gaji 4 Juta! Satex Group Bandung Adakan Loker Admin Gudang Buat Lulusan SMA SMK

Gaji 4 Juta! Satex Group Bandung Adakan Loker Admin Gudang Buat Lulusan SMA SMK

15 Jun 2026 16:51
TERBARU! Yogya Bandung Buka Loker SC Bakery Buat Lulusan SMA SMK, Tertarik?

Ada 3 Posisi! Yogya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

29 Apr 2026 16:57
Buat Lulusan SMA SMK! PT Hua Yii Bandung Buka Loker Operator Produksi, Minat?

Buat Lulusan SMA SMK! PT Hua Yii Bandung Buka Loker Operator Produksi, Minat?

18 Jun 2026 15:51
Waroeng Steak and Shake Bandung Buka Loker Crew Outlet Buat Lulusan SMA SMK

Waroeng Steak and Shake Bandung Buka Loker Crew Outlet Buat Lulusan SMA SMK

17 Jun 2026 16:30
Tradisi Marak Ikan Warnai Milangkala ke 340 Desa Susukan

Tradisi Marak Ikan Warnai Milangkala ke 340 Desa Susukan

0
Wakil Walikota Tasikmalaya Malu Besar Sarana Olah Raga Masih Memalukan

Wakil Walikota Tasikmalaya Malu Besar Sarana Olah Raga Masih Memalukan

0
Pria Selingkuh Korban Pengeroyokan Meninggal Dunia di RSUD’45

Pria Selingkuh Korban Pengeroyokan Meninggal Dunia di RSUD’45

0
Kenapa Perut Buncit Berbahaya? Ini Risiko yang Perlu Diwaspadai

Kenapa Perut Buncit Berbahaya? Ini Risiko yang Perlu Diwaspadai

0
Tradisi Marak Ikan Warnai Milangkala ke 340 Desa Susukan

Tradisi Marak Ikan Warnai Milangkala ke 340 Desa Susukan

20 Jun 2026 19:26
Wakil Walikota Tasikmalaya Malu Besar Sarana Olah Raga Masih Memalukan

Wakil Walikota Tasikmalaya Malu Besar Sarana Olah Raga Masih Memalukan

20 Jun 2026 19:20
Kenapa Perut Buncit Berbahaya? Ini Risiko yang Perlu Diwaspadai

Kenapa Perut Buncit Berbahaya? Ini Risiko yang Perlu Diwaspadai

20 Jun 2026 19:02
Pria Selingkuh Korban Pengeroyokan Meninggal Dunia di RSUD’45

Pria Selingkuh Korban Pengeroyokan Meninggal Dunia di RSUD’45

20 Jun 2026 18:45

Teras Arsip

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.