terasjabar.id
Minggu, 14 Juni 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Minggu, 14 Juni 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Daerah

Dengan Membuat Sistem Biopori, Sampah Ke TPA akan Berkurang Hanya Tinggal Residu.

Ridaningsih Anwar by Ridaningsih Anwar
4 Mei 2026 15:50
in Daerah, Berita Utama
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Dengan Membuat Sistem Biopori, Sampah Ke TPA akan Berkurang Hanya Tinggal Residu.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jujun Juansyah Nurhakim, dengan sistem Biopori Sampah ke TPA tinggal Residu.

TERASJABAR.ID – Sampah yang menjadi permasalahan dibeberapa kabupaten bahwakan Nasional. Kabupaten Garut setiap hari mengangkut sampah dalam volume cukup besar yaitu 285 ton yang diangkut dan dibuang ke Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA) yang berlokasi di Pasir Bajing, hal tersebut yang disampaikan oleh kepala Dinas Lingkungan Hidup Jujun Juansyah Nurhakim. Senin (04/05/2026)

ADVERTISEMENT

Jujun juga menyampaikan bahwa permasalahan sampah tidak hanya berakhir di TPA saja melainkan dari rumah pun harus sudah dilakukan melalui pemilihan sampah organik dan anorganik.

“Ya sebenarnya ini bukan hanya di TPA, ya seharusnya di rumah-rumah itu harus ada penyelesaian minimal sampah organik, karena rata-rata itu 60% sampah organik,” ujar Jujun.

Menurut keterangan Jujun masyarakat juga bisa membantu mengurangi volume sampah dengan cara sampah organik dipisahkan dengan membuat biopori, sehingga dengan adanya biopori maka sampah yang berakhir di TPA akan berkurang.

Ia menyampaikan, membuat biopori itu sangat mudah, cukup membuat lubang dengan kedalaman 1 meter, diameter lubangnya 10 cm, dibuatkan dengan jarak antar lubang setengah meter, dan buat saja enam titik.

“Biopori yang pertama misalnya penuh dalam waktu 2 minggu, loncat kedua ketiga, sampai akhirnya pada saat yang ke-6 bisa balik ke-1, itu kan jadi tanah kalau itu kan seperti itu,” katanya.

Lanjut Jujun, yang kedua bisa dilakukan pemilahan sampah mana yang memiliki nilai ekonomi atau bisa dijual, seperti kardus, plastik, botol-botol.

“Terus yang keduanya juga bisa dilakukan pemilahan, mana yang mempunyai nilai ekonomi gitu, seperti kardus, plastik, botol, cup plastik, minimal kan kayak gitu lah. Nah itu bisa dilakukan pemilahan gitu ya insyaallah gitu ya. Artinya yang ke-TPA juga berkurang,” lanjutnya.

RELATED POSTS

Pemkab Bandung Gelar Rakor Lintas Sektoral: Bahas Banjir, Sampah, dan Antisipasi Kekeringan

Pembangunan TPPAS Legok Nangka Dipercepat, Gubernur KDM Ungkap Hal Ini

Ketika Pasar Sehat Cileunyi Kembali “Sakit”, Ratusan Ton Sampah Dibiarkan Menggunung

Bandung Darurat Sampah !!!Masalah Lingkungan atau Krisis Komunikasi?

Pemkab Bekasi Instruksikan Setiap RW Wajib Miliki Bank Sampah

Saat ini sampah yang masuk ke TPA masih kondisi tercampur antara organik dan anorganik,Jujun mengatakan. Sebaiknya dipilah dulu agar sampah yang sampai ke TPA hanya tinggal residu saja.

“Iya cuma residunya aja yang akan masuk ke TPA, masalahnya kan sekarang mereka bercampur yang masuk ke TPA,” katanya.

Menurutnya, edukasi terkait biopori ke masyarakat belum dilakukan secara masif, namun sering disampaikan ketika melakukan sosialisasi, dan jika dilakukan pemilahan sampah anorganik serta biopori dilakukan maka sekitar 20 persen residu yang masuk ke TPA.

“Jadi bukan bicara sampah selesai di TPA, jadi justru bersumber dirumah, kalau ini sudah ada biopori anggap berarti tinggal 40 persen, karena 60 persen nya kan udah, terus 20 persen yang dipilah, berarti residunya nya hanya 20 persen yang masuk ke TPA,” katanya.**

Tags: Dinas Lingkungan HidupJujun Juansyah Nurhakimsampah
ShareTweetSend

Related Posts

Pemkab Bandung Gelar Rakor Lintas Sektoral: Bahas Banjir, Sampah, dan Antisipasi Kekeringan
Berita Utama

Pemkab Bandung Gelar Rakor Lintas Sektoral: Bahas Banjir, Sampah, dan Antisipasi Kekeringan

9 Jun 2026 16:04
Pembangunan TPPAS Legok Nangka Dipercepat, Gubernur KDM Ungkap Hal Ini
News

Pembangunan TPPAS Legok Nangka Dipercepat, Gubernur KDM Ungkap Hal Ini

8 Jun 2026 09:06
Ketika Pasar Sehat Cileunyi Kembali “Sakit”, Ratusan Ton Sampah Dibiarkan Menggunung
Bandung Raya

Ketika Pasar Sehat Cileunyi Kembali “Sakit”, Ratusan Ton Sampah Dibiarkan Menggunung

3 Jun 2026 16:39
Bandung Darurat Sampah !!!Masalah Lingkungan atau Krisis Komunikasi?
Opini

Bandung Darurat Sampah !!!Masalah Lingkungan atau Krisis Komunikasi?

2 Jun 2026 15:28
Pemkab Bekasi Instruksikan Setiap RW Wajib Miliki Bank Sampah
Daerah

Pemkab Bekasi Instruksikan Setiap RW Wajib Miliki Bank Sampah

26 Mei 2026 10:08
Pesta Persib Juara, Dua Meninggal, Sampah 50 Ton, 35 Taman Rusak dan Minuman Keras Marak.
Berita Utama

Pesta Persib Juara, Dua Meninggal, Sampah 50 Ton, 35 Taman Rusak dan Minuman Keras Marak.

25 Mei 2026 15:42
Next Post
Tambah Rombel, Pemkot Gelontorkan Rp125 Miliar Untuk Bangun Ruang Kelas

Tambah Rombel, Pemkot Gelontorkan Rp125 Miliar Untuk Bangun Ruang Kelas

PMI Kota Bandung Luncurkan Laboratorium Canggih Pertama di Indonesia, PMI DKI Menyusul

PMI Kota Bandung Luncurkan Laboratorium Canggih Pertama di Indonesia, PMI DKI Menyusul

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Buat Lulusan SMA SMK! PT Knitto Tekstil Bandung Buka Loker Operator Gudang

Buat Lulusan SMA SMK! PT Knitto Tekstil Bandung Buka Loker Operator Gudang

7 Jun 2026 16:24
Gaji 5,5 Juta! PT Lotus Lingga Pratama Bandung Buka Loker Staff Produksi

Gaji 5,5 Juta! PT Lotus Lingga Pratama Bandung Buka Loker Staff Produksi

5 Jun 2026 16:11
Gaji 3,5 Juta! PT Putra Mutiara Jaya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

Gaji 3,5 Juta! PT Putra Mutiara Jaya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

11 Jun 2026 16:39
Terbaru! BUMN KAI Services Buka Loker di Bandung, Ini Syaratnya

Terbaru! BUMN KAI Services Buka Loker di Bandung, Ini Syaratnya

6 Jun 2026 16:18
Perkuat Keamanan Pangan Segar, Bapanas Tingkatkan Kompetensi Pengawas Daerah

Perkuat Keamanan Pangan Segar, Bapanas Tingkatkan Kompetensi Pengawas Daerah

0
Bupati Garut Buka Liga Jabar Istimewa U-12, 32 Tim Priangan Timur Guncang SOR RAA Adiwijaya

Bupati Garut Buka Liga Jabar Istimewa U-12, 32 Tim Priangan Timur Guncang SOR RAA Adiwijaya

0
Polres Kuningan Optimalkan Layanan Call Center 110

Polres Kuningan Optimalkan Layanan Call Center 110

0
Ratusan Personil Selamatkan Wisata Waduk Darma Dari Serangan Eceng Gondok

Ratusan Personil Selamatkan Wisata Waduk Darma Dari Serangan Eceng Gondok

0
Bunda Wajib Tahu, Ini Tips Kulkas Hemat Listrik Supaya Tagihan Lebih Irit!

Bunda Wajib Tahu, Ini Tips Kulkas Hemat Listrik Supaya Tagihan Lebih Irit!

13 Jun 2026 22:00
Perkuat Keamanan Pangan Segar, Bapanas Tingkatkan Kompetensi Pengawas Daerah

Perkuat Keamanan Pangan Segar, Bapanas Tingkatkan Kompetensi Pengawas Daerah

13 Jun 2026 21:10
Tips Menambah Nafsu Makan Anak dengan Efektif, Bunda Wajib Tahu!

Tips Menambah Nafsu Makan Anak dengan Efektif, Bunda Wajib Tahu!

13 Jun 2026 21:00
Bupati Garut Buka Liga Jabar Istimewa U-12, 32 Tim Priangan Timur Guncang SOR RAA Adiwijaya

Bupati Garut Buka Liga Jabar Istimewa U-12, 32 Tim Priangan Timur Guncang SOR RAA Adiwijaya

13 Jun 2026 20:26

Teras Arsip

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.