TERASJABAR.ID – Kecelakaan tunggal terjadi di Kec. Kersamanah, Kab. Garut, setelah sebuah truk tronton mengalami rem blong dan menghantam rumah warga yang berada di pinggir jalan raya, Jumat (12/6/2026). Benturan keras membuat bagian depan rumah ambruk dan tembok serta genting berjatuhan hingga melukai penghuni.
Insiden terjadi saat truk tronton melintas di jalur Kersamanah. Berdasarkan informasi di lokasi kejadian, truk diduga mengalami rem blong sehingga sopir tidak mampu mengendalikan kendaraan. Truk kemudian oleng ke arah kiri jalan dan langsung menghantam bangunan rumah warga dengan kecepatan tinggi.
Dampak benturan membuat bagian depan rumah rusak cukup parah. Tembok pembatas roboh, pintu dan jendela pecah, serta atap genting berjatuhan ke dalam ruangan. Penghuni rumah yang berada di dalam tidak sempat menghindar dan terluka akibat tertimpa reruntuhan bangunan.
Selain rumah warga, bangunan warung makan di sekitar lokasi juga terdampak akibat kerasnya hantaman kendaraan berat tersebut. Meja, kursi, dan perlengkapan warung berserakan akibat terjangan bodi truk yang tidak terkendali.
Petugas kepolisian bersama warga setempat langsung melakukan evakuasi dan mengamankan lokasi kejadian guna menghindari kemacetan serta mencegah risiko kecelakaan lanjutan. Garis pengaman dipasang di sekitar area bangunan yang rusak agar warga tidak mendekat ke lokasi rawan runtuhan.
Dalam insiden ini tidak ada korban jiwa. Namun beberapa warga dilaporkan luka ringan dan langsung mendapatkan penanganan medis di Puskesmas terdekat. Luka paling banyak dialami akibat terkena pecahan genting dan material bangunan yang berjatuhan saat truk menghantam rumah.
Kerugian material diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah akibat kerusakan rumah, fasilitas warung, dan bagian truk yang ringsek. Pemilik rumah terpaksa mengungsi sementara ke rumah kerabat karena bagian depan bangunan tidak lagi aman untuk ditempati.
Sopir truk selamat namun mengalami syok berat. Ia mengaku tidak menyangka rem truk tiba blong saat melintas di turunan Kersamanah. Upaya mengendalikan laju kendaraan gagal total hingga akhirnya menghantam rumah warga.*


















