TERASJABAR.ID – Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyampaikan duka cita mendalam atas kecelakaan kereta yang melibatkan KRL dan kereta jarak jauh di kawasan Stasiun Bekasi Timur.
“Atas nama pribadi maupun atas nama DPR RI, saya sampaikan dukacita mendalam untuk para korban dalam kecelakaan kereta api yang terjadi semalam di wilayah Bekasi,” kata Puan Maharani, sebagaimana ditulis Parlementaria pada Rabu, 29 April 2026.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan aspek keselamatan di jalur perkeretaapian nasional.
Dalam keterangannya, Puan menyampaikan belasungkawa kepada para korban meninggal maupun luka-luka akibat insiden yang terjadi pada Senin malam.
Peristiwa bermula ketika sebuah taksi listrik terhenti di perlintasan sebidang di wilayah Bulak Kapal dan kemudian tertabrak KRL.
Akibat kejadian tersebut, rangkaian KRL berhenti di jalur. Tak lama kemudian, KA Argo Bromo Anggrek yang melaju dari arah belakang menabrak KRL tersebut.
Benturan keras menyebabkan lokomotif KA Argo Bromo Anggrek masuk hingga ke gerbong khusus wanita di bagian belakang KRL. Insiden tragis ini menewaskan 14 orang dan melukai 84 lainnya.
Puan menilai, kejadian ini menunjukkan perlunya perhatian serius terhadap keselamatan transportasi kereta, khususnya di perlintasan sebidang yang masih banyak ditemukan dan rawan kecelakaan.
Ia meminta pemerintah, operator kereta, dan seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat sistem keamanan dan standar operasional.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa KRL merupakan infrastruktur vital bagi mobilitas masyarakat, terutama di kawasan perkotaan seperti Jabodetabek.
Oleh karena itu, setiap insiden besar harus menjadi momentum evaluasi menyeluruh guna memastikan kepercayaan publik tetap terjaga.-***













