TERASJABAR.ID – Rumah Rasid (60) di Dusun Suka Asih, RT 07 RW 03 Desa Cihanjaro Kecamatan Karangkancana, Kuningan, hangus jadi abu akibat diamuk si jago merah siang hari bolong, Selasa (16/06/2026) pukul 13.00 WIB.
Menurut keterangan saksi Maman (48) warga desa setempat, asal mula api di ketahui sekitar pukul 13.00 WIB. Spontan saya teriak minta tolong ke tetangga terdekat saat melihat ada kobaran api di atap rumah Rosid, tutur dia.
Tak lama kemudian warga berdatangan dan melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya dipimpin langsung Kepala Desa Cihanjaro.
Mengingat api sulit dipadamkan saksi Ela melaporkan kejadian tersebut ke UPT Damkar Kuningan pukul 13.55 WIB.
Jarak tempuh dari Mako sangat jauh sekitar 28 kilometer. Namun Tim Damkar Gercep dengan 6 anggota piket dan 1 unit Randis R4 menuju lokasi. Berangkat dari Kuningan pukul 14.00 WIB tiba di lokasi pukul 14.45 WIB. Perjalanannya sangat jauh, hingga ditempuh dalam waktu 45 menit, ujar Kepala UPT Damkar Andri Arga Kusumah.
Anggota Damkar langsung melakukan pemadaman dibantu Babinsa Cihanjaro, Kepala desa/aparat Desa dan warga setempat untuk memastikan sudah tidak ada lagi titik api. Aksi pendinginan berlangsung selama ± 30 menit
Hasil cek lokasi dan keterangan saksi, diketahui kebakaran itu diduga akibat arus pendek (korsleting listrik).
Kerugian materi berupa Bangunan 9 x 6 Meter, barang barang perabotan rumah tangga, Lemari, Kursi, Kasur dan lainnya. Total kerugian ± Rp 54.500.000. Sejauh ini dilaporkan tidak ada korban jiwa.
Kepala Kantor UPT Damkar Kuningan Andri Arga Kusumah, menjelaskan, dari 32 kecamatan diantaranya 25 Kecamatan lokasi/jaraknya sangat jauh dari “Mako” seperti Cibingbin, Ciwaru, Karangkancana, Pasawahan, Cilebak, Subang, Selajambe dan lainnya. Sehingga kami tidak bisa melayani warga secara optimal, ucapnya.
Kedepan harus ada Posko Damkar di beberapa titik, untuk memberi pelayanan cepat manakala terjadi kebakaran, ujar Andri.(*)
















