Advertisement

Bayi Baru Lahir Sebenarnya Tak Perlu Pakai Sarung Tangan, Kenapa Ya?

Bayi Baru Lahir Sebenarnya Tak Perlu Pakai Sarung Tangan, Kenapa Ya?
Ilustrasi bayi. ©2014 Merdeka.com/Shutterstock/tisskananat
Editor: S.N.A Teras Health —Rabu, 8 Januari 2020 19:19 WIB

Terasjabar.id - Bayi yang baru lahir memiliki kondisi yang masih rentan dan ringkih. Oleh karena itu, banyak orang tua khawatir dengan kondisi mereka terutama terkait cuaca di sekitar.

Hal ini tentunya membuat takut para ibu. Untuk itu, banyak yang mengenakan sarung tangan dan sarung kaki pada bayi yang baru lahir. Tak hanya itu, kuku bayi biasanya dalam kondisi panjang dan tajam.

Seringkali bayi mengucek mata dan memegang-megang pipinya sendiri, sampai membuat luka. Demi menghindarinya, pemakaian sarung tangan dan kaki pun jadi solusi. Rupanya, hal itu tak sepenuhnya tepat.

Menurut dr. Tiwi, seorang dokter spesialis anak, penggunaan sarung tangan pada bayi sebenarnya tak terlalu perlu. Jika memang ingin dipakai, cukup di awal kehidupannya saja.

"Kalau bayi sudah beradaptasi dg lingkungan, lepas saja lebih baik. Bayi sering membuat gerakan yg mengarahkan tangannya ke mulutnya pada saat ingin minum. Dalam kandungan seringkali kita lihat melalui USG, tangannya dekat mulutnya. Posisi tangan dekat mulutnya juga menenangkannya," ungkap dr Tiwi.

Merangsang Perkembangan Otak Bayi

Sentuhan langsung ke kulit, sebenarnya sangat bermanfaat bagi bayi. Tak heran kalau dr. Tiwi menyarankan untuk tak lagi mengenakan sarung tangan saat bayi memasuki usia 2 atau 3 minggu.

"Kalau sudah usia 1,5-2 bulan sarung tangan lepas saja yaa atau mau dilepas sejak minggu ke 2-3 juga gak apa2. Usia 1,5-2 bulan penglihatan bayi semakin jelas melihat. Nah kalau disarungin terus tangan bayi jadi melihat jari nya seperti sarung tinju ya?. Di otaknya juga ada bagian yang bila tangannya tersentuh akan merangsang bagian otak yg mensyarafi tangan itu," tulisnya.

Disarankan untuk tidak selalu menutup tangan anak menggunakan sarung tangan agar mereka bisa bereksplorasi dengan indera peraba di tangan dan jemarinya. Walau begitu, ketika udara dingin dan buah hati tertidur, memakaikan sarung tangan boleh untuk dilakukan.

Sarung Tangan bayi bayi


Related Post



Loading...