Bocah Korban Pesugihan Ortu Sudah Sembuh, Ingin Dibawakan Makan Ibunya

Bocah Korban Pesugihan Ortu Sudah Sembuh, Ingin Dibawakan Makan Ibunya
Foto: Bocah dicungkil matanya demi pesugihan saat dirawat di RS. (dok Istimewa)
Editor: Destri Hot News —Rabu, 15 September 2021 15:21 WIB

Terasjabar.id -

Bocah inisial AP (6 tahun) di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) yang dicongkel matanya demi pesugihan orang tua sudah sembuh. AP seakan lupa dengan peristiwa kelam yang dialaminya, bahkan ingin diantarkan makan oleh ibunya sendiri yang kini menjadi tersangka.

"Jadi dia sudah merasa seperti tidak terjadi apa-apa. Artinya traumanya sudah sembuh," ucap Kabid Perlindungan Perempuan dan Anak Dinas PPA Gowa, Sutra saat dimintai konfirmasi detikcom, Rabu (15/9/0/2021).

Sutra mengatakan, AP sudah keluar dari rumah sakit sejak Senin (13/9). Hal tersebut karena mata AP yang sebelumnya sobek sudah mulai membaik.

"Alhamdulillah sudah bagus, matanya sudah mulai membaik, cuma memang masih butuh proses penyembuhan," ucapnya.

Setelah dari rumah sakit, korban terlebih dahulu dibawa ke rumah aman milik Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Gowa. Selama dua hari di rumah aman, kondisi trauma korban disebut sudah sembuh.

"Kan kemarin selama di rumah sakit dengan dokter jiwa, sekarang psikolog mengatakan memang psikisnya sudah bagus, karena dia sudah ceria sudah lupa kalau dia punya masalah," ucap Sutra.

Sutra mengatakan, korban juga sudah mulai mencari ibunya meski psikolog tidak pernah menyinggung nama pelaku. Namun korban justru mulai ingat hingga memberi perhatian saat tahu ibunya sedang di rumah sakit jiwa.

"Bukan kita yang menyebut ibunya, kita tidak pernah sebut orang-orang yang terlibat di kasus ini, jadi dia sendiri yang sebut nama ibunya," ucap Sutra.

"Bahkan dari situ dia diberitahu ibunya di rumah sakit dan anak ini minta ibunya untuk dibawakan makanan," sambung Sutra.

Menurut Sutra, korban juga sudah mulai bersosialisasi dengan orang lain. Tidak seperti pada awal kasus cungkil mata ini terjadi, korban hanya mau mendekat ke paman korban.

"Dia orangnya cepat akrab, mudah bersosialisasi, setiap orang baru ditemui sudah tidak merasa tidak takut," kata dia.

Oleh karena itu, lanjut Sutra, pihak Dinas PPA Gowa berencana mengembalikan korban AP kepada pihak keluarga, dalam hal ini paman korban.

"Sepertinya besok kita sudah serahkan sama pihak keluarga di Tinggimoncong," katanya.(sumber:news.detik.com)

Pesugihan Orang Tua Mencongkel Mata Anak Polres Gowa


Loading...