Heboh Wisata ke Borobudur Haram, Seniman NU Magelang Buka Suara

Heboh Wisata ke Borobudur Haram, Seniman NU Magelang Buka Suara
Candi Borobudur (Foto: Getty Images/Ulet Ifansasti)
Editor: Destri Teras Viral —Selasa, 14 September 2021 15:03 WIB

Terasjabar.id -

Heboh Ustaz Sofyan Chalid menyebut wisata ke Candi Borobudur haram. Ketua Lembaga Seniman Budayawan Muslimin Indonesia (Lesbumi) Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Magelang, Jateng, Abbet Nugroho, buka suara.

"Saya sangat tidak setuju atas pernyataan ustaz (Sofyan Chalid) tersebut. Pernyataan ustaz tersebut sangat tidak mencerminkan ajaran Islam yang rahmatan lil alamin bahwa sesungguhnya Islam diturunkan sebagai rahmat bagi seluruh alam," kata Abbet dalam pesannya kepada detikcom, Selasa (14/9/2021).

Abbet yang tinggal di sekitar Candi Borobudur mengatakan, di dalam Islam dikenalkan konsep persaudaraan/ukhuwah yaitu ukhuwah Islamiyah atau persaudaraan sesama umat. Kemudian, ukhuwah wathaniyah atau persaudaraan sesama bangsa serta ukhuwah basyariyah atau persaudaraan sesama umat manusia.

"Dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara yang harus kita kedepankan adalah ukhuwah wathaniyah dan ukhuwah basyariyah. Apalagi kita hidup di negeri yang ditakdirkan memiliki banyak perbedaan, baik ras, suku, agama dan budaya. Seyogianya kita bisa saling menghargai satu sama lain karena kita hidup berdampingan," kata Abbet yang juga pemilik Kampoeng Dolanan Nusantara, Borobudur.

Menurut Abbet, umat Islam yang hidup di kawasan World Heritage Candi Borobudur akan tetap menjaga keberadaan Candi Borobudur. Keberadaan Candi Borobudur bagi warga masyarakat yang tinggal di sekitarnya merupakan berkah harus disyukuri.

"Kami sebagai umat Islam yang hidup di kawasan World Heritage Candi Borobudur akan tetap menjaga keberadaan Candi Borobudur tersebut. Selain sebagai warisan budaya, kami ingin membuktikan bahwa agama Islam adalah agama yang penuh kasih sayang, menghargai keyakinan orang lain dan menjunjung tinggi toleransi," ujarnya.

"Bagi masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah Borobudur, Candi Borobudur merupakan berkah yang harus disyukuri sebagai wasilah/jalan rezeki bagi masyarakat luas. Terbukti Candi Borobudur bisa menghidupi masyarakat sekitarnya dengan berdagang ataupun jasa wisata lainnya," ujar Abbet.

Pihaknya pun meminta kepolisian turun tangan karena pernyataan wisata ke Candi Borobudur tersebut berpotensi menimbulkan keresahan dan perpecahan.

"Karena berpotensi menimbulkan keresahan dan perpecahan," imbuhnya.(sumber:news.detik.com)

Wisata Borobudur Wisata ke Borobudur Haram Mamgelang Lesbumi


Loading...