Kronologi Eli yang Diduga Mencuri Motor dan Tewas Dihakimi Massa, Bermula dari Teriakan Warga

Kronologi Eli yang Diduga Mencuri Motor dan Tewas Dihakimi Massa, Bermula dari Teriakan Warga
(KOMPAS.COM/AJI YK PUTRA)
Editor: Evayuniarty Kuliner —Minggu, 12 September 2021 11:36 WIB

Terasjabar.id-

Eli Sujarwo (31) warga Dusun Lubuk Keranji Kecamatan Banyuasin III, Sumatera Selatan tewas setelah dihajar massa oleh warga satu kampungnya sendiri lantaran diduga telah melakukan aksi pencurian sepeda motor milik tetangganya.

Akibat kejadian tersebut, keluarga Eli yang tak terima atas aksi main hakim itu langsung melapor ke Polres Banyuasin, hingga empat orang warga pun diamankan.

Kasat Reskrim Polres Banyuasin AKP Ikang Ade Putra mengatakan, peristiwa itu bermula saat seorang warga inisial EW kehilangan sepeda motor miliknya yang teparkir di depan rumahnya sendiri pada Kamis (9/9/2021) sekitar pukul 19.00WIB.

Setelah itu, EW pun memberitahukan kejadian itu kepada keluarga besarnya dan warga setempat untuk mencari sepeda motornya yang hilang.Hingga Jumat (10/9/2021) pukul 07.00 WIB ia pun tak menemukan sepeda motor yang telah dicuri tersebut.

Namun, pukul 12.00 WIB dihari yang sama, seorang warga berinisial DNA memberikan kabar kepada EW bahwa motor itu berada di dalam kebun karet di Desa Lubuk Keranji Kecamatan Banyuasin III. Ia pun langsung bergegas menuju ke lokasi tersebut bersama keluarga dan warga sekitar.

"Ada delapan orang yang masuk ke kebun karet tersebut setelah itu mereka berpencar untuk mencari motor EW yang hilang," kata Ikang, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Minggu (12/9/2021).

Ketika berada di dalam kebun, warga akhirnya menemukan sepeda motor yang hilang itu. Namun, warga tetap penasaran untuk mencari pelakunya. "Mereka akhirnya bersembunyi untuk memancing pelaku pencurian itu datang," ujar Kasat.

Beberapa saat kemudian, datanglah korban Eli mendekati sepeda motor tersebut. Warga berinsial DD pun langsung meneriakinya.

Mendengar teriakan tersebut, Eli rupanya mengeluarkan sebilah senjata tajam ke arah DD. Melihat kejadian itu, EK yang berada di dekat DD langsung menembakkan senapang angin sebanyak satu kali ke arah korban.

"Kemudian satu warga lagi inisial ES datang lagi dan mengambil senapan angin yang dipegang EK dan menembaknya sebanyak dua kali. Korban ini langsung kabur dan diteriaki maling oleh warga," jelasnya.

Sesampainya di tengah dusun Lubuk Keranji, Eli telah dihadang oleh massa. ES yang emosi pun menghampiri korban dan memukulnya menggunakan senapan angin hingga akhirnya Eli kehilangan nyawa.

"Setelah kejadian itu kami langsung ke lokasi dan mengamankan empat orang untuk dimintai keterangan. Barang bukti senapan angin juga sudah kita amankan," ungkapnya. Adapun kepolisian kini menahan warga berinisial EK, ES, DD, dan DNA atas kejadian tersebut.(sumber:regional.kompas.com)


Sumatera Selatan Polres Banyuasin Eli Sujarwo AKP Ikang Ade Putra


Loading...