Advertisement

Meninjau Bibit Kebun Pisang Varietas Unggul di Desa Srimulyo Kabupaten Malang, Gubernur Beri Nama 'Pisang Mulia'

Meninjau Bibit Kebun Pisang Varietas Unggul di Desa Srimulyo Kabupaten Malang, Gubernur Beri Nama 'Pisang Mulia'
(Sindonews.com : Google)
Editor: Epenz Hot News —Rabu, 17 Maret 2021 09:48 WIB

Terasjabar.id - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa meninjau bibit kebun pisang varietas unggul di Desa Srimulyo, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Selasa (16/3/2021).

Didampingi Wakil Bupati Malang Didik Gatot, beberapa Kepala OPD, dan belasan anggota Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Pisang Malang Raya (Pismara), orang nomor satu di Jatim itu melihat secara dekat kebun pisang milik warga setempat. Khofifah juga melakukan proses tanam tunas pisang, yang masih menggunakan teknik Tumpang Sari karena keterbatasan lahan.
Pada kesempatan itu, Ketua Umum PP Muslimat NU itupun memberikan tetenger nama pisang seberat puluhan kilogram untuk satu tandannya dengan nama 'Pisang Mulia'. Nama tersebut disematkan, sesuai dengan tempat asal pisang tersebut tumbuh subur di kawasan Desa Srimulyo.

FOLLOW JUGA : 

Di hadapan Khofifah, para kelompok tani menyampaikan, keinginan mereka agar terfasilitasi pemerintah, utamanya pengembangan area penjualan. "Meski sudah 11 tahun mengembangkan budidaya Pisang Mulia, pemasaran baru mencakup wilayah Surabaya dan Pulau Bali," kata Lilik Sugianto, salah petani Pisang Mulia Srimulyo.

Lilik menyampaikan, proses panen pisang yang memiliki warna, tekstur dan rasa layaknya Pisang Cavendish dan penampilan seperti Pisang Ambon ini hanya dilakukan satu tahun sekali di masa tanam pertama.

Selanjutnya, jika sudah berbuah kembali, panen dapat dilakukan setiap empat bulan sekali. "Tidak ada perawatan khusus untuk membuat pisang ini berbuah lebat dan besar, jika dibandingkan ukuran pisang pada umumnya," ujar Lilik.

Menanggapi keinginan para petani, Khofifah menyampaikan soal kendala proses registrasi, baik tanah maupun bibit yang dialami para petani pisang setempat langsung diinstruksikan kepada Kepala Dinas Pertanian Jatim yang mendampingi kunjungan untuk membantu menyelesaikan persoalan tersebut.

"Ini dilakukan agar produk pisang bisa ekspor. Proses inilah yang akan bisa memberikan nilai tambah agar pasar semakin luas dan harga semakin bagus," katanya.

Disadur dari Sindonews.com 

Gubernur Jatim Pandemi Covid-19 Desa Srimulyo Kabupaten Malang


Loading...