Advertisement

Ini Pernyataan Resmi Pledis Entertainment Terkait Tuduhan Bullying dan Pelecehan Seksual pada Mingyu SEVENTEEN

Ini Pernyataan Resmi Pledis Entertainment Terkait Tuduhan Bullying dan Pelecehan Seksual pada Mingyu SEVENTEEN
(Grid.ID : Google)
Editor: Epenz K-Pop —Senin, 1 Maret 2021 09:54 WIB

Terasjaabar.id - Agensi yang menaungi boyband Korea SEVENTEEN , Pledis Entertainment, merilis pernyataan resmi terkait tuduhan bullying sekolah yang dilakukan oleh salah satu artisnya, Mingyu . Menyusul postingan tuduhan pertama pada 22 Februari lalu yang dibantah oleh Pledis, sebuah unggahan lain dibagikan secara online tanggal 26 Februari kemarin.

Dalam postingan tersebut, si pembuat menulis tentang seorang siswa autis yang menjadi korban dugaan bullying Mingyu. Sementara orang lain memposting di Instagram tentang Mingyu dan temannya yang melecehkan dia secara seksual di akademi.

"Kami mengumumkan pernyataan kami pada klaim yang diposting online terkait hari-hari sekolah anggota SEVENTEEN, Mingyu. Pertama, kami mohon maaf karena tidak dapat membagikan pernyataan kami lebih cepat," tulis Pledis Entertainment, seperti dilansir dari laman Soompi, Senin (1/3).


"Setelah klaim baru-baru ini dibuat, kami telah memeriksa artis tersebut dan mengambil prosedur tambahan untuk memverifikasi fakta. Dalam prosesnya, kami mengonfirmasi bahwa ada perbedaan antara apa yang diposting dan yang telah kami periksa dengan artis," lanjutnya.

Agensi tersebut memutuskan bahwa yang terpenting adalah memeriksa fakta sebenarnya dari rumor yang beredar dan saat ini sedang melakukan langkah-langkah untuk memverifikasi setiap dugaan. Pledis menggunakan berbagai cara untuk menghubungi orang yang terlibat untuk memverifikasi fakta yang sebenarnya dan saat ini juga berhubungan dengan mereka.

"Kami telah memeriksa mantan teman sekelas artis dan kenalan lain tentang keadaan saat itu. Untuk pertama kali menjelaskan apa yang telah dikonfirmasi sejauh ini, dikatakan bahwa artis tersebut mem-bully seorang siswa penyandang disabilitas, tetapi ini sepenuhnya salah," tandas Pledis.
"Artis tersebut jelas mengingat orang yang dirujuk sebagai korban. Jadi kami bisa menghubungi ibunya setelah bertanya-tanya. Dia telah mengonfirmasi kepada kami bahwa orang yang disebut sebagai korban sebenarnya berhubungan baik dengan artis tersebut. Sang ibu ingat nama-nama siswa yang mem-bully anaknya di sekolah. Jadi dia dapat mengonfirmasi fakta ini dengan kami segera," tambahnya.

Orang yang disebut sebagai korban saat ini hidup nyaman di tengah masyarakat. Dia merasa terbebani dengan kejadian masa lalu yang diketahui diungkap tanpa persetujuan dan dengan cara yang tak diinginkan. Meski demikian, baik Mingyu maupun korban telah mengungkap fakta yang sesungguhnya kepada Pledis. Pledis juga secara aktif mencari bukti rumor lain.


"Namun, sulit untuk mengidentifikasi orang-orang yang mengunggah postingan secara online. Dan di beberapa postingan, penulis telah menyatakan keengganannya untuk dihubungi, menjadikan situasi tidak hanya sulit, tapi juga membutuhkan kebijaksanaan," papar Pledis Entertainment.

"Kami menghormati posisi penulis yang tidak menginginkan konfrontasi langsung. Pada saat yang sama, jika itu yang penulis inginkan, kami terbuka untuk bertemu dengan penulis serta mengonfirmasi fakta kapan saja dan dengan cara yang mereka sukai. Kami akan mengambil tindakan yang sesuai setelah itu," sambungnya.

FOLLOW JUGA : 



Pledis Entertainment tidak keberatan dengan anggapan bahwa masalah kekerasan di sekolah harus dilihat dari sudut pandang korban. Namun, selain dari sudut pandang korban, agensi itu berpendapat bahwa fakta-fakta yang ada harus diverifikasi secara jelas sebelum mengambil tindakan yang diperlukan.

Hal-hal yang dianggap bermasalah adalah kejadian-kejadian yang terjadi di masa lalu ketika Mingyu masih SD dan SMP, sehingga Pledis percaya bahwa fakta-fakta yang ada perlu diverifikasi dan sedekat mungkin dengan apa yang sebenarnya terjadi untuk membuat sebuah penilaian.

"Artis itu sendiri membagikan permintaan maafnya karena menyebabkan ketidaknyamanan bagi penggemar usai masalah ini diangkat. Dia telah menghentikan sementara kegiatan yang dijadwalkan dan mempercayakan perusahaan untuk mengambil tindakan yang diperlukan untuk mengonfirmasi fakta," papar Pledis.

"Kami juga menundukkan kepala untuk meminta maaf karena menyebabkan ketidaknyamanan dengan sesuatu yang berhubungan dengan artis kami. Pengumuman ini bukanlah akhir dari masalah. Kami akan terus mengonfirmasi fakta dan mengambil tindakan yang sesuai. Namun, kami meminta pengertian Anda karena ini bukan proses yang sederhana dan akan memakan waktu," imbuhnya.

Menurut agensi tersebut, sangat penting untuk bertemu dengan mereka yang telah menyatakan diri sebagai korban, memverifikasi fakta, dan membantu menyembuhkan luka mental mereka. Selain itu, Pledis Entertainment tidak dapat mengambil keputusan cepat tentang sesuatu yang akan berdampak pada kehidupan artis mereka tanpa memastikan fakta.

"Tentu saja, setelah kami menyelesaikan pemeriksaan fakta dan menemukan bahwa ada kesalahan yang jelas, kami berjanji untuk mengambil tindakan yang jelas. Kami sekali lagi menyampaikan permintaan maaf karena telah menyebabkan ketidaknyamanan dengan masalah yang terkait dengan artis kami," tandasnya.

Disadur dari Sindonews.com

SEVENTEEN Pledis Entertainment Mingyu Tuduhan Bullying


Loading...