Advertisement

Wapres Ma'ruf Amin Ajak Masyarakat Kembangkan Ekonomi dan Keuangan Syariah

Wapres Ma'ruf Amin Ajak Masyarakat Kembangkan Ekonomi dan Keuangan Syariah
(kabar24 - Bisnis.com : Google)
Editor: Epenz Hot News —Minggu, 28 Februari 2021 08:18 WIB

Terasjabar.id - Pemerintah berupaya mewujudkan Indonesia menjadi produsen produk halal dan pusat kegiatan ekonomi dan keuangan syariah. Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menilai, diperlukan peran organisasi masyarakat di dalam mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah secara aktif.

"Harus mengambil peran aktif dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, yang mencakup pengembangan industri halal, bisnis syariah, keuangan syariah, penguatan tata kelola dana sosial yang Islami, baik zakat, infak, sedekah, maupun wakaf," kata Ma'ruf saat menghadiri Peringatan Hari Lahir Nahdlatul Ulama (NU) ke-98 melalui konferensi video di Kediaman Wapres, Sabtu (27/2) malam.

Dia melanjutkan, NU perlu memiki strategi untuk memberdayakan para pengusaha kecil dengan menumbuhkan semangat kebangkitan kepada masyarakat.

"Langkah yang perlu dilakukan juga adalah menumbuhkan para pengusaha baru melalui inkubasi dari kalangan nahdliyin, sesuai dengan semangat nahdlatu al tujjar (kebangkitan para pengusaha) yang telah digaungkan oleh para ulama pada tahun 1918," kata Wapres.

Selain dalam bidang ekonomi syariah, Mar'ruf menjelaskan bahwa NU sebagai organisasi masyarakat juga perlu meningkatkan pengetahuan pada bidang tekonologi dan informasi.

FOLLOW JUGA :

"NU perlu melakukan upaya-upaya yang lebih maksimal agar tidak tertinggal, terutama dalam bidang ekonomi dan teknologi informasi untuk mewujudkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat," jelasnya.

Di sisi lain, Ma'ruf menerangkan menurut data Lingkaran Survei Indonesia (LSI) bulan Februari 2019, saat ini NU memiliki jumlah massa yang mencapai 49,5 persen atau sekitar 108 juta orang dari jumlah penduduk Islam di Indoensia yang berjumlah sekitar 229 juta orang. Hal ini menjadi kekuatan NU dalam membantu memulihkan kondisi perekonomian Indonesia.

"Ini kekuatan besar apabila dapat dikonsolidasikan menjadi kekuatan ekonomi masyarakat dan negara. NU tidak sekadar memainkan peran penting dalam memulihkan dan membangun kembali perekonomian masyarakat, tetapi juga terus berperan penting dan dapat menjadi role model Gerakan Islam dalam skala global," paparnya.

Ma'ruf berharap agar NU dapat menjadi organisasi yang semakin kuat dan matang, serta dapat berkontribusi dalam membangun negeri dengan terus bekerja sama dengan pemerintah.

"Semoga Nahdlatul Ulama semakin kokoh dan matang untuk meneguhkan komitmen kebangsaan melalui penyebaran ajaran ahlussunnah wal jamaah dan menjadi mitra pemerintah dalam menjaga persatuan serta membangun negeri," harapnya.

Disadur dari Merdeka.com 

Wapres Ma'ruf Amin Pandemi Covid-19 Keuangan Syariah


Loading...