Advertisement

Kabar Baik, Sebanyak 8 Dari 12 Kecamatan di Kabupaten Kulonprogo DIY tercatat Sebagau Zona Hijau Virus Corona

Kabar Baik, Sebanyak 8 Dari 12 Kecamatan di Kabupaten Kulonprogo DIY tercatat Sebagau Zona Hijau Virus Corona
Ilustrasi (Kompas.com : Google)
Editor: Epenz Hot News —Senin, 3 Agustus 2020 10:20 WIB

Terasjabar.id - Sebanyak delapan dari 12 kecamatan di Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), tercatat sebagai zona hijau penyebaran Covid-19. Keputusan itu berdasarkan tiga indikator dan 15 variabel peta risiko penyebaran Covid-19.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kulonprogo, Baning Rahatujati mengatakan delapan kecamatan yang masuk zona hijau yakni Samigaluh, Kalibawang, Girimulyo, Kokap, Nanggulan, Sentolo, Galur dan Wates. Kemudian, empat kecamatan lain yang masuk zona oranye yaitu Temon, Panjatan, Lendah dan Pengasih.

"Secara umum, peta risiko penyebaran penyakit menular, Kabupaten Kulon Progo masuk zona oranye. Meski setelah dipetakan kembali ada dua zona yang ada di Kulonprogo, yakni zona oranye dan zona hijau," kata Baning, Senin (3/8/2020).

Dia mengatakan pengelompokan dan penilaian zona penyebaran Covid-19 ini berdasarkan tiga indikator yang ditetapkan gugus tugas pusat, yakni epidemiologi, surveilans kesehatan masyarakat dan pelayanan kesehatan. Di dalam tiga kategori itu ada 15 variabel yang menjadi landasan untuk skoring dan penilaian untuk tiap wilayah.

Hasil dari skoring itu menentukan empat kriteria. Pertama wilayah dengan risiko tinggi atau zona merah jika hasil skoringnya antara 0-1,8. Kedua wilayah dengan risiko sedang atau zona oranye dengan hasil skoring 1,81-2,4. Kemudian zona risiko rendah dengan warna kuning itu 2,41 sampai 3. Kemudian terkahir zona hijau.

"Suatu wilayah bisa masuk zona hijau bila dalam empat minggu berturut-turut tidak tercatat adanya tambahan kasus dan tingkat kesembuhan pasien positif di wilayah ini mencapai 100 persen. Peta risiko penyebaran Covid-19 di Kulonprogo diperbarui setiap dua minggu sekali, sehingga hasilnya dapat digunakanan dalam pencegahan dan penanganan Covid-19," katanya.

Baning mengatakan kondisi peta penyebaran Covid-19 bersifat sementara, dan selalu dievaluasi setiap dua minggu sekali. Sehingga ada kemungkinan kapanewon yang semula zona kuning bisa naik ke zona merah atau malah turun ke zona hijau. Begitupun sebaliknya dengan kapanewon yang saat ini di zona hijau, ada kemungkinan naik ke zona kuning atau bahkan merah.

"Kemungkinan perubahan itu bisa berlangsung dalam waktu singkat maupun lama. Seperti baru-baru ini di Kapanewon Wates yang notabene masuk zona hijau tapi kembali ada tambahan kasus baru," kata Baning.

Untuk itu, dia mengingatkan warga Kulonprogo baik yang tinggal di zona hijau maupun oranye untuk senantiasa mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Berdasarkan data dinas kesehatan total kasus Covid-19 di Kulonprogo sebanyak 34 kasus, dengan rincian 11 orang masih dirawat di rumah sakit rujukan, dan 23 orang dinyatakan sembuh.

"Kami mengimbau dan mengingatkan masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan karena seperti diketahui kasus Covid-19 di Kulon Progo masih terus muncul," ucapnya.

Disadur dari iNews.id

Pandemi Virus Corona Kabupaten Kulonprogo DIY Zona Hijau


Related Post



Loading...