Advertisement

Jalanan di Ring 1 Kota Bandung Kembali Ditutup, Menutup Semua Pintu Masuk di Jalur Lingkar Selatan

Jalanan di Ring 1 Kota Bandung Kembali Ditutup, Menutup Semua Pintu Masuk di Jalur Lingkar Selatan
(ery chandra/tribun jabar : Goog;e)
Editor: Epenz Hot News —Rabu, 15 Juli 2020 08:11 WIB

Terasjabar.id - Akses menuju Kota Bandung kembali dibatasi menyusul meningkatnya kembali jumlah warga yang terpapar corona di Bandung pascaberakhirnya pembatasan sosial berskala besar (PSBB), akhir Juni lalu.

Tindakan ini diambil karena aktivitas warga di pusat-pusat keramaian belakangan kembali meningkat seiring masuknya fase adaptasi kebiasaan baru.

Di pusat-pusat keramaian seperti kawasan Ir H Juanda, Jalan Asia Afrika hingga Jalan Braga, umumnya warga yang berkerumun adalah warga luar Kota Bandung.

"Itu sebabnya pemerintah akhirnya mengambil langkah menutup kembali jalan di ring 1 mulai pukul 21.00 hingga pagi," ujar Kasatlantas Polrestabes Bandung, Kompol Bayu Catur Prabowo, saat ditemui di Mapolrestabes Bandung, Selasa (14/7/2020).

Selain itu, kata Kasatlantas, pemerintah juga menutup semua pintu masuk ke Kota Bandung di jalur Lingkar Selatan.

Penutupan dilakukan karena dari sanalah sebagian besar warga dari luar Kota Bandung masuk.

"Seluruh pintu masuk dari Lingkar Selatan ditutup, brik dari arah gerbang tol Buahbatu, Mohammad Toha, Kopo, maupun Pasirkoja. Penutupannya pukul 21.00 sampai pukul 01.00 dini hari karena jam 01.00 ke atas itu sudah jarang (kendaraan yang masuk). Tapi untuk ring 1 di Jalan Asia Afrika, Ir H Juanda, ditutupnya sampai pagi," katanya.

Penutupan jalan sejak pukul 21.00 dengan pertimbangan bahwa aktivitas perekonomian juga sudah mulai tutup pada jam-jam tersebut.

"Kalau di atas jam 21.00, kan, mayoritas sudah banyak yang pulang," kata Bayu.

Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Agung Purnomo, mengatakan rencana teknis penutupan akses menuju Kota Bandung ini masih belum diputuskan.

Menurutnya, kebijakan penutupan akses di perbatasan ada di tangan Gubernur, berdasarkan laporan hasil evaluasi penerapan PSBB dan AKB di masing-masing kabupaten/kota di Bandung Raya.

Rencananya, rapat pembahasan soal penutupan akses wilayah perbatasan ini baru akan digelar, Kamis atau Jumat, minggu ini.

"Namun, sebagai upaya antisipatif, sejak minggu lalu kami sudah melakukan penutupan sejumlah ruas jalan di ring satu seperti Jalan Braga, Asia Afrika, Merdeka, dan ruas jalan lainnya dengan menggunakan water barrier, mulai pukul 21.00-06.00. Itu kami lakukan karena terjadinya peningkatan jumlah kasus Covid-19 disebabkan oleh perilaku tidak disiplin masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah," kata Agung melalui telepon, kemarin.

Selain menutup sejumlah ruas jalan yang berada di ring 1, Pemkot Bandung juga mengetatkan pemantauan di sejumlah titik di pusat kota.

Namun, Ketua Harian Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna, mengatakan pemantauan ini berbeda dengan chek point yang sempat diwacanakan sebelumnya.

"Kali ini, kita hanya ingin mengeliminasi yang namanya kerumunan orang," ujar Ema, saat ditemui di Balai Kota Bandung, kemarin.

Nantinya, kata Ema, akan ada petugas gabungan yang melakukan patroli keliling Kota Bandung untuk membubarkan masyarakat yang berkumpul.

"Petugas gabungan nantinya terdiri dari polisi, TNI, Dishub, Satpol PP," ujarnya.

Ema mengatakan, semua dalam kondisi pandemi seperti ini semua pihak harus waspada.

"Pendemi ini belum selesai, bahkan muncul lagi kasus, itu artinya virus itu masih ada di sekitar kita," ujarnya. (mega nugraha/cipta permana/nazmi abdurahman)


Disadur dari TRibunjabar.id

Pandemi Virus Corona PSBB AKB Kota Bandung


Related Post



Loading...