TERASJABAR.ID – Pemerintah Kota Bandung memastikan penambahan jumlah penerima bantuan pangan dari pemerintah pusat merupakan hasil pembaruan dan perbaikan data penerima manfaat.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan bahwa pembaruan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) berdampak pada meningkatnya jumlah warga yang berhak menerima bantuan.
Selain jumlah penerima yang bertambah, nilai bantuan juga mengalami peningkatan signifikan, dari sebelumnya sekitar 80.000 penerima menjadi 140.000 penerima.
“Ini merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat yang didukung oleh perbaikan data, sehingga penyaluran bantuan menjadi lebih tepat sasaran,” ujarnya.
Menanggapi adanya keluhan masyarakat terkait kualitas beras yang diterima, Farhan menegaskan bahwa secara umum bantuan yang disalurkan dalam kondisi baik dan telah melalui proses pengecekan sebelum didistribusikan.
Meski demikian, Pemerintah Kota Bandung tetap membuka ruang terhadap setiap laporan dari masyarakat. Setiap aduan yang masuk akan segera ditindaklanjuti melalui pengecekan langsung ke lokasi.
“Setiap laporan, pasti kami tindak lanjuti. Jika memang ditemukan hal yang perlu diperbaiki, tentu akan segera kami perbaiki,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya komunikasi yang terbuka antara masyarakat dan pemerintah, agar setiap permasalahan dapat ditangani secara cepat dan tepat.

















