TERASJABAR.ID – Jalanan Tasikmalaya mendadak jadi lautan manusia. Ribuan warga tumpah ruah di sepanjang rute Kirab Sunda, Senin 4/5/2026. Semua mata tertuju pada satu sosok, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang tampil gagah menunggangi kuda putih, mengenakan pangsi putih lengkap dengan iket Sunda.
Dalam prosesi Kirab Budaya Mahkota Binokasih mengambil start dari Universitas Cipasung menuju Kantor Bupati Tasikmalaya. Diiringi kuda kencana berhias janur dan umbul-umbul, rombongan Gubernur bergerak pelan menyapa warga.
Tabuhan kendang, lengkingan tarompet, dan tarian lengser menyatu menghidupkan suasana. Inilah wajah Sunda yang anggun, berwibawa, dan membumi.
Sepanjang jalan, warga berdesakan ingin mengabadikan momen langka. “Pak Gubernur, sini Pak” teriak emak-emak sambil mengangkat ponsel. Anak-anak melambaikan tangan Para sesepuh tersenyum haru melihat pemimpinnya nyunda lahir batin. Dedi Mulyadi membalas dengan lambaian tangan.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan permintaan maaf tak bisa hadir langsung ke Kampung Naga. “Jalannya hanya satu, sempit. Saya khawatir justru mengganggu lalu lintas. Apalagi setiap kegiatan selalu dihadiri puluhan ribu masyarakat,” ujarnya saat menyapa warga Tasikmalaya, Senin 4/5/2026.
Meski berhalangan, Dedi tetap menitipkan pesan kuat untuk Kabupaten Tasikmalaya. Ia berharap ke depan Tasikmalaya makin maju. “Mudah-mudahan jalannya makin lancar, mulus, dan terurus. Rakyatnya sejahtera, gunungnya hijau, airnya mengalir untuk petani dan pedagang makmur. Leuweungna hejo, rakyatna hejo. ucapnya disambut tepuk tangan warga.
Tak lupa, Dedi menegaskan amanah paling utama dari tanah Priangan, Kita harus menjaga Galunggung. “Dari Galunggung harus tetap. Menjaga Galunggung jangan diruksak. Itu titipan karuhun untuk anak cucu kita,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Tasikmalaya Dr. Cecep Nurul Yakin menyampaikan terima kasih mendalam atas kehadiran Gubernur Jawa Barat di Tasikmalaya. “Hatur nuhun Pak Gubernur. Beliau sudah datang langsung menengok Kabupaten Tasikmalaya, bahkan membantu perbaikan Jalan Taraju yang selama ini dikeluhkan warga,” kata Cecep.
Bupati menyebut bantuan perbaikan jalan itu sangat berarti bagi mobilitas masyarakat dan distribusi hasil bumi. “Ini bukti Pak Gubernur tidak hanya bicara, tapi hadir dan bekerja untuk rakyat,” tambahnya.
Di akhir sambutan, Cecep memanjatkan doa untuk orang nomor satu di Jabar itu. “Mudah-mudahan Pak Gubernur diberikan kesehatan, panjang umur, berkah rezeki. Kami juga mendoakan cepat dapat jodoh,” ucapnya yang langsung disambut tawa dan tepuk tangan warga.
Kehadiran Dedi Mulyadi ke Tasikmalaya jadi penanda kuatnya sinergi provinsi dan kabupaten. Pesan jaga Galunggung dan komitmen benahi infrastruktur diharapkan jadi langkah awal Tasikmalaya yang lebih hijau, lancar, dan makmur, “Paparnya.**
















