terasjabar.id
Minggu, 14 Juni 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Minggu, 14 Juni 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

JK, Kerusuhan Poso, dan Dramatisasi di Era Algoritma

Herman by Herman
26 Apr 2026 19:57
in Berita Utama, News
Reading Time: 4 mins read
A A
0
JK, Kerusuhan Poso, dan Dramatisasi di Era Algoritma

Filsuf Jerman Jürgen Habermas yang baru meninggalkan kita mengatakan bahwa ruang publik idealnya adalah arena di mana warga negara berdebat secara rasional demi kepentingan bersama. Sementara hari ini, bila memakai ukuran Profesor Emeritus dari Goethe University Frankfurt itu, ruang dibajak oleh filter bubble dan echo chamber. Dalam praktiknya, kita hanya mendengar apa yang ingin kita dengar.

Akibatnya, diskursus tidak lagi membangun pemahaman, tapi memperkuat polarisasi.

ADVERTISEMENT

Kasus pelintiran cerita tentang kerusuhan Poso di atas menunjukkan bagaimana satu kalimat yang dipelintir bisa memantik ulang luka lama. Yang dirugikan bukan hanya JK, tapi perdamaian yang sudah susah payah dibangun di Sulawesi Tengah.

Menjadi “budak algoritma” berarti kita rela kehilangan otonomi berpikir. Kita bereaksi, bukan merefleksi. Kita meneruskan, bukan memeriksa. Kita menghakimi, bukan memahami. Ini krisis epistemik yang serius bagi kebangsaan.

Peran Pers Semakin Krusial

Di titik inilah pers harus mengambil posisi. Pers tidak boleh menjadi bagian dari masalah. Pers harus kembali menjadi penjernih ruang publik. Fungsi kurasi, verifikasi, dan klarifikasi adalah vaksin terhadap pandemi disinformasi.

RELATED POSTS

Teguh Santosa: Indonesia Tidak Bisa Berharap pada Kebaikan Negara Lain

Teguh Santosa: Ideologi Pembangunan Prabowo Dipengaruhi Dinamika Politik Global

Hari Kebebasan Pers Dunia: Menjadi Suluh dan Lokomotif Bangsa

PENTING! Media Siber Jadi Ruang Belajar Kedua bagi Anak Bangsa

Menlu Sugiono Dinilai Wajib Baca Buku “Reunifikasi Korea: Game Theory” Karya Teguh Santosa

Profesor Emeritus Wharton School, University of Pennsylvania, Edward S. Herman dan Profesor Emeritus MIT Noam Chomsky dalam “Manufacturing Consent: The Political Economy of the Mass Media” (1988, 2002) pernah mengkritik media yang tunduk pada kuasa.

Hari ini tantangan yang dihadapi media semakin bertambah: algoritma menjasi bentuk kuasa baru. Tunduk pada algoritma berarti tunduk pada logika pasar amarah.

JMSI sejak awal menegaskan bahwa media siber anggota wajib berpegang pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Media Siber. Tidak ada toleransi bagi media yang sengaja memotong konteks demi dramatisasi. Itu bukan jurnalisme. Itu propaganda.

Memulihkan ruang publik butuh keberanian. Keberanian untuk tidak ikut viral, ketika viral itu dibangun di atas kebohongan. Keberanian untuk kalah cepat, asal menang benar.

Filsuf kelahiran Hannah Arendt pernah berpesan dalam “Truth and Politics” (1967): “Kebenaran faktual, jika hilang, maka hilang pula ruang bersama kita”.

Jika pers menyerah, dan ikut menjadi budak algoritma, maka tidak ada lagi benteng terakhir bagi akal sehat bangsa. []

Page 3 of 3
Prev123
Tags: JkJMSITeguh Santosa
ShareTweetSend

Related Posts

Teguh Santosa: Indonesia Tidak Bisa Berharap pada Kebaikan Negara Lain
Berita Utama

Teguh Santosa: Indonesia Tidak Bisa Berharap pada Kebaikan Negara Lain

16 Mei 2026 22:37
Teguh Santosa: Ideologi Pembangunan Prabowo Dipengaruhi Dinamika Politik Global
Berita Utama

Teguh Santosa: Ideologi Pembangunan Prabowo Dipengaruhi Dinamika Politik Global

5 Mei 2026 07:58
Hari Kebebasan Pers Dunia: Menjadi Suluh dan Lokomotif Bangsa
Opini

Hari Kebebasan Pers Dunia: Menjadi Suluh dan Lokomotif Bangsa

3 Mei 2026 11:20
PENTING! Media Siber Jadi Ruang Belajar Kedua bagi Anak Bangsa
Berita Utama

PENTING! Media Siber Jadi Ruang Belajar Kedua bagi Anak Bangsa

3 Mei 2026 05:51
Menlu Sugiono Dinilai Wajib Baca Buku “Reunifikasi Korea: Game Theory” Karya Teguh Santosa
Berita Utama

Menlu Sugiono Dinilai Wajib Baca Buku “Reunifikasi Korea: Game Theory” Karya Teguh Santosa

6 Mar 2026 19:19
Ekonomi Biru Mandek di Daerah, JMSI Dorong Media Lokal Jadi Pengungkit
Berita Utama

Ekonomi Biru Mandek di Daerah, JMSI Dorong Media Lokal Jadi Pengungkit

16 Jan 2026 06:48
Next Post
Real Madrid Bantah Kepulangan Awal Nico Paz dari Como

Real Madrid Amankan Kepulangan Nico Paz, Transfer €9 Juta Segera Rampung

Tiga Bintang Real Madrid Mulai Gerah, Xabi Alonso di Ujung Tanduk

Konflik Vinícius Júnior dan Xabi Alonso Warnai Masa Sulit di Real Madrid

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Buat Lulusan SMA SMK! PT Knitto Tekstil Bandung Buka Loker Operator Gudang

Buat Lulusan SMA SMK! PT Knitto Tekstil Bandung Buka Loker Operator Gudang

7 Jun 2026 16:24
Gaji 5,5 Juta! PT Lotus Lingga Pratama Bandung Buka Loker Staff Produksi

Gaji 5,5 Juta! PT Lotus Lingga Pratama Bandung Buka Loker Staff Produksi

5 Jun 2026 16:11
Gaji 3,5 Juta! PT Putra Mutiara Jaya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

Gaji 3,5 Juta! PT Putra Mutiara Jaya Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

11 Jun 2026 16:39
Terbaru! BUMN KAI Services Buka Loker di Bandung, Ini Syaratnya

Terbaru! BUMN KAI Services Buka Loker di Bandung, Ini Syaratnya

6 Jun 2026 16:18
Jerman vs Curacao: Der Panzer Bidik Start Sempurna di Piala Dunia 2026

Jerman vs Curacao: Der Panzer Bidik Start Sempurna di Piala Dunia 2026

0
Kakek Edo Korban Kebakaran Terjebak di Ruko Bensin Akhirnya Meninggal Dunia

Kakek Edo Korban Kebakaran Terjebak di Ruko Bensin Akhirnya Meninggal Dunia

0
Swiss Gagal Menang, Qatar Selamatkan Satu Poin di Menit Akhir

Swiss Gagal Menang, Qatar Selamatkan Satu Poin di Menit Akhir

0
Kepala BGN Naniek S Deyang Lagi Duduk di Atas Bara Api

Kepala BGN Naniek S Deyang Lagi Duduk di Atas Bara Api

0
Jerman vs Curacao: Der Panzer Bidik Start Sempurna di Piala Dunia 2026

Jerman vs Curacao: Der Panzer Bidik Start Sempurna di Piala Dunia 2026

14 Jun 2026 06:32
Kakek Edo Korban Kebakaran Terjebak di Ruko Bensin Akhirnya Meninggal Dunia

Kakek Edo Korban Kebakaran Terjebak di Ruko Bensin Akhirnya Meninggal Dunia

14 Jun 2026 06:31
Swiss Gagal Menang, Qatar Selamatkan Satu Poin di Menit Akhir

Swiss Gagal Menang, Qatar Selamatkan Satu Poin di Menit Akhir

14 Jun 2026 06:17
Kepala BGN Naniek S Deyang Lagi Duduk di Atas Bara Api

Kepala BGN Naniek S Deyang Lagi Duduk di Atas Bara Api

14 Jun 2026 02:43

Teras Arsip

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.