TERASJABAR.ID – Kakek H. Edo Hermansyah (77), korban kebakaran warung sembako di Desa Cihirup, Kecamatan Ciawigebang, Kuningan, akhirnya meninggal dunia setelah dirawat intensif di RS Mitra Husada Ciawigebang, Kamis (11/6/2026) pukul 05.00 WIB. Hal itu disampaikan Kepala UPT Damkar Satpol PP Kuningan Andri Arga Kusumah, Sabtu (13/6/2026).
Menurut keterangan pihak keluarga korban, Almarhum mengalami luka bakar serius pada bagian kedua tangan, paha, kaki juga punggung dipulangkan ke rumah duka, dan akan dimakamkan di TPU Desa Cihirup
Sementara, Asep Bayu, Relawan Desa Cihirup, saat dikonfirmasi menjelaskan, pasca kejadian kebakaran, Jumat (5/6/2026) pagi, korban mendapat perawatan di RS Mitra Husada Ciawigebang. Hingga Minggu sore (07/06/2026), saat dokter menyatakan sehat dan tinggal pemulihan di rumah, hari itu korban dibawa pulang.
Anak korban pada Rabu (10/6/2026) memberi tahu bahwa, H. Edo mengalami sesak napas. Lalu sekitar pukul 19.00 WIB memanggil bidan desa, yang kemudian menganjurkan untuk segera membawa korban ke rumah sakit.
Pada pukul 21.00 WIB, keluarga korban meminta bantuan untuk segera membawa H. Edo pakai Ambulance ke IGD RS Mitra Husada Ciawigebang. Kondisi terakhir almarhum, mengalami sesak napas, terlihat gelisah terus-menerus, lalu tidak sadarkan diri, terang Bayu.
Peristiwa kebakaran hebat yang melanda Toko Sembako milik H. Edo dan istrinya Juniah (67), di RT. 02/03, Dusun Wage, Desa Cihirup, Kecamatan Ciawigebang Kabupaten Kuningan itu sendiri terjadi, pada Jumat (5/6/2026), sekitar pukul 04.50 WIB.
Tragedi itu, menurut Juniah, berawal saat selepas salat Subuh, H. Edo hendak menuangkan bensin dari jerigen ke botol, tetapi karena lampu di dalam toko kurang terang, H. Edo bermaksud menambah penerangan dengan menyalakan lilin. Diluar dugaan dalam hitungan detik api menyambar bensin, kemudian terjadilah kebakaran hebat. Sementara itu, H, Edo yang terjebak dalam toko mengalami luka bakar serius langsung dilarikan ke RS. Mitra Husada, Ciawigebang, untuk mendapatkan penanganan medis. Namun akhirnya korban meninggal dunia setelah dirawat intensif di RS MH selama sepekan. Korban dibawa kerumah duka dan dimakamkan di TPU Desa setempat.(*)

















