TERASJABAR.ID – Seorang pejabat tinggi Iran dijadwalkan mengunjungi Pakistan, memicu harapan akan dimulainya kembali perundingan damai dengan Amerika Serikat.
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, akan bertolak ke Islamabad dalam rangkaian kunjungan yang juga mencakup Oman dan Rusia.
Araghchi menyatakan bahwa tujuan utamanya adalah memperkuat koordinasi dengan mitra regional serta membahas perkembangan situasi terkini.
Ia menegaskan bahwa negara-negara tetangga menjadi prioritas utama dalam kebijakan luar negeri Iran.
Sementara itu, kantor berita resmi IRNA melaporkan bahwa agenda pembicaraan turut mencakup kondisi terbaru konflik yang disebut sebagai “perang yang dipaksakan oleh Amerika Serikat.”
Kunjungan ini menjadi sinyal awal bahwa Iran kemungkinan akan mengirim delegasi ke Pakistan guna melanjutkan negosiasi untuk mengakhiri konflik.
Sebelumnya, Donald Trump meluncurkan operasi militer bersama Israel pada 28 Februari untuk mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir.
Iran merespons dengan mengganggu jalur pelayaran di Selat Hormuz, memicu gejolak energi global.
Amerika Serikat juga memperketat tekanan dengan memblokade pelabuhan Iran sambil menunggu proposal damai.
Wakil Presiden JD Vance disebut akan memimpin negosiasi, sementara Pakistan mendapat apresiasi dari Rusia atas perannya sebagai mediator.-***











