TERASJABAR.ID – Setelah diberitakan dan videonya viral di media sosial, Sekda Jabar, Herman Suryatman turun tangan untuk menangani persoalan ratusan ton gunungan sampah di Pasar Baleendah, Kabupaten Bandung.
Seperti video yang diterima, Jumat (1/5/2026), terlihat Herman yang berbaju putih dan berikat kepala putih berada di lokasi gunungan sampah yang bau menyengat, menyita badan jalan dan mengeluarkan air lindi sedang dikeruk alat berat serta diangkut truk tronton.
“Kumaha ieu, aya spanduk larangan buang sampah, eh di hareupna numpuk sampah. Ini pekerjaan rumah (PR) untuk semua,” kata Herman dalam video tersebut.
Menurut Herman, penanganan sampah, terutama di Pasar Baleendah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, namun semua harus terlibat.
“Mari kita kelola sampah sejak dari rumah, warung dan hulu. Kalau sudah begini, seperti gunungan sampah di Pasar Baleendah bagaimana?,” ungkap Herman.
Gunungan sampah di Pasar Baleendah, kata Herman, sudah berkoordinasi dengan Bupati Bandung untuk menanganinya dan dibuang ke TPAS Sarimukti.
“Dua atau tiga hari sampah di Pasar Baleendah harus sudah bersih. Selain menurunkan truk tronton dari DLH Kabupaten, provinsi Jabar juga menerjunkan truk tronton untuk membantu mengangkut dan membuang sampah ke TPAS Sarimukti,” ujar Herman.
Sementara itu, Rana Supriatna, Kepala UPTD Kebersihan Wilayah 3, DLH Kabupaten Bandung membenarkan Sekda Jabar dua hari, kemarin dan hari ini datang Ä·e Pasar Baleendah terkait gunungan sampah.
“Dua hari, kemarin dan hari ini setelah kedatangan Sekda Herman, sudah 17 truk tronton sampah diangkut dan dibuang ke TPAS Sarimukti. Satu truk tronton terisi 20 ton sampah dan 17 truk tronton tersebut X 20 ton sampah, total sampah yang telah dibuang ke TPAS Sarimukti 340 ton,”ungkap.
Saat Sekda Jabar dua hari berturut tutur datang ke Pasar Baleendah untuk menangani gunungan sampah, kata Rana, didampingi dinas terkait di Pemkab Bandung. Salah satunya, Kadis LH Kabupaten Bandung, Ruli Hadiana.
“Insya Allah, besok tumpukan dan gunungan sampah di Pasar Baleendah sudah tak ada lagi. Diperkirakan ada sekitar 160 ton sampah lagi atau 8 truk tronton yang harus mengangkut (membersihkan) sampah dari Pasar Baleendah tersebut,” pungkas Rana.
Diberitakan, ternyata persoalan tumpukan dan gunungan sampah bukan saja terlihat di wilayah timur, tetapi di Cileunyi, di Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung pun tumpukan dan gunungan sampah terlibat di beberapa titik.
Terparah, gunungan sampah terlihat di Pasar Bareendah. Selain sampah menggunung dan berceceran ke badan jalan, sampah sudah mengeluarkan bau menyengat dan dipenuhi lalat.
“Ampun, Baleendah, reu sa endah namina. Cobi we runtah di Pasar Baleendah meni ngagunung kitu. Teu acan di titik nu sanesnya”kata Saefuloh (44) warga Baleendah yang mengantar istrinya berbelanja ke pasar tersebut, Rabu (29/4/2026).
Terkait gunungan sampah di Pasar Baleendah ini, videonya viral di media sosial. Salah satunya di posting di akun Instagram (IG) Volixbandung.
Dalam narasinya, TPS Pasar Baleendah lagi masuk fase sampah hingga 100 meter dan air lindi menggenang. Becek ke mana-mana, bau menyengat, bahkan lewat depan tumpukan sampah, ban motor ikut “kecium” aroma sampah.
Bukan cuma ganggu pemandangan, kondisi ini juga bikin resah karena mengangggu kesehatan warga.
“Penumpukan sampah terjadi sejak pascalebaran lalu, ini tak tertandingi maksimal akibat terbatasnya kuota pengangkutan,”tulisnya.
Parahnya, katanya, sampah datang bukan cuma dari pasar, tapi banyak dari warga sekitar dan pembuangan liar.
“Sekarang pengelola sudah mengambil langkah langkah darurat dengan menghentikan sementara dengan pengawasan 24 jam. Tapi jika penanganan lambat, persoalan sampah akan makin meluas,” tulisnya.
Sementara itu, Kepala UPTD Kebersihan, wilayah 3 DLH Kabupaten Bandung, Rana Supriatna membenarkan gunungan sampah di Pasar Baleendah tersebut.
“Penarikan sampah di Pasar Baleendah belum sempat lagi diangkut sebab kuota ritase ke TPAS Sarimukti habis,” kata Rana, Rabu (29/4/2026).
Namun, kata Rana, gunungan sampah di Pasar Baleendah sudah dibersihkan dan 5 truk tronton sampah telah mengangkut. “Sekarang sampah di Pasar Baleendah penuh lagi. Minggu depan rencana akan diopsihhkan lagi,” ujar.
















