“Kita tidak bisa hidup sendiri. Kita butuh pasokan bahan baku, akses pemasaran, hingga jaringan distribusi yang lebih modern. Karena itu kemitraan harus saling membutuhkan, saling menguatkan, dan saling menguntungkan,” katanya.
Dalam workshop tersebut, peserta mendapatkan pembekalan dari sejumlah narasumber, di antaranya perwakilan Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Jawa Barat yang mengulas peluang masuk ke ritel modern, perbankan dari PT BTN Kantor Cabang Bandung yang memaparkan akses pembiayaan, serta pelaku usaha yang berbagi pengalaman membangun kemitraan bisnis.
Selain memperluas jaringan usaha, kegiatan ini juga diharapkan membuka akses pembiayaan yang lebih inklusif bagi UMKM, sehingga pelaku usaha tidak hanya bertahan, tetapi mampu berkembang dan terhubung dengan pasar yang lebih luas.
Melalui skema kemitraan yang lebih terarah, UMKM di Jawa Barat diharapkan dapat meningkatkan kapasitas usaha sekaligus mengambil peran lebih besar dalam rantai pasok industri nasional.***
Sumber: Pemprov Jabar

















