terasjabar.id
Senin, 13 April 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Senin, 13 April 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Budaya Instan, Mental Rapuh, dan Dromologi Emosi

Herman by Herman
20 Nov 2025 13:45
in Berita Utama, Opini
Reading Time: 4 mins read
A A
0
Budaya Instan, Mental Rapuh, dan Dromologi Emosi

(Refleksi Kita di Era Digital)

Oleh: Subchan Daragana
Pemerhati Sosial & Magister Komunikasi, Universitas Bakrie

ADVERTISEMENT

Kita hidup dalam sebuah dunia yang bergerak lebih cepat daripada kemampuan manusia untuk memaknainya. Kecepatan bukan lagi sekadar fasilitas, ia telah berubah menjadi budaya, bahkan ideologi. Pesan datang dalam hitungan detik, respons ditagih tanpa jeda, dan kehidupan seakan berlomba untuk menjadi yang paling cepat tampil dan paling cepat terlihat. Namun, dalam deru kecepatan itu, ada sesuatu yang pelan-pelan hilang, kedalaman batin. Kita menjadi manusia yang berlari tanpa arah, merasa tanpa jeda, bereaksi tanpa refleksi.

Paul Virilio, filsuf Prancis, menyebut fenomena ini sebagai dromologi, ilmu tentang kecepatan yang menjadi logika baru dunia modern. Ia menulis bahwa ketika kecepatan menjadi pusat kehidupan, manusia kehilangan kemampuannya untuk merenung. Kita menekan tombol “unggah” lebih cepat daripada kita menimbang konsekuensinya. Kita membagikan emosi lebih cepat daripada memahaminya. Dan kita menilai sesuatu lebih cepat daripada memverifikasi kebenarannya. Di sini, kecepatan bukan lagi media, tetapi nilai itu sendiri. “Yang cepat dianggap benar, yang lambat dianggap gagal.”

Di waktu yang sama, sosiolog Zygmunt Bauman menggambarkan masyarakat kini sebagai masyarakat likuid masyarakat yang cair, mudah berubah, dan sulit memiliki bentuk tetap. Hubungan, komitmen, bahkan nilai moral menjadi fluktuatif. Ketika emosi, opini, dan kepercayaan berubah secepat jempol menggulir layar, kita perlahan kehilangan keteguhan yang dulu menjadi pondasi pribadi manusia. Ketenangan digantikan oleh kegaduhan. Kedalaman digantikan oleh citra. Kehatihatian digantikan oleh keinginan tampil.

RELATED POSTS

Pemerintah Harus Benahi Pasar Digital Agar Lebih Adil Bagi UMKM

“Paradoks Akhir Ramadhan” Tradisi Yang Mengeser Esensi

Kementerian Ekraf Jajaki Kolaborasi Bersama Asosiasi dan Badan Ekosistem Digital

“SAAT AYAH PULANG KEPADA MAKNA “

WA’AFU “( AMPUNAN YANG MENGHAPUS JEJAK)

Hartmut Rosa menambahkan lapisan penting melalui konsep akselerasi sosial. Ia menyatakan bahwa manusia modern mengalami percepatan di tiga dimensi, teknologi, interaksi sosial, dan ritme kehidupan. Kita bisa berkomunikasi lebih cepat, bergerak lebih cepat, bekerja lebih cepat, tetapi kemampuan jiwa untuk memahami perubahan itu tidak ikut dipercepat.

Akhirnya muncul kesenjangan antara kecepatan dunia dan kemampuan batin untuk menampungnya. Hasilnya bukanlah kemajuan, melainkan kelelahan eksistensial. Kita merasa sibuk, tapi kosong. Berjejaring, tapi sepi. Tahu banyak hal, tapi tidak punya ruang untuk memikirkan apa artinya bagi hidup.

Page 1 of 3
123Next
Tags: DigitalSubchan Daragana
ShareTweetSend

Related Posts

Pemerintah Harus Benahi Pasar Digital Agar Lebih Adil Bagi UMKM
Ekonomi

Pemerintah Harus Benahi Pasar Digital Agar Lebih Adil Bagi UMKM

8 Apr 2026 23:25
“Paradoks Akhir Ramadhan” Tradisi Yang Mengeser Esensi
Berita Utama

“Paradoks Akhir Ramadhan” Tradisi Yang Mengeser Esensi

15 Mar 2026 21:02
Kementerian Ekraf Jajaki Kolaborasi Bersama Asosiasi dan Badan Ekosistem Digital
Ekonomi

Kementerian Ekraf Jajaki Kolaborasi Bersama Asosiasi dan Badan Ekosistem Digital

13 Mar 2026 17:38
“SAAT AYAH PULANG KEPADA MAKNA “
Berita Utama

“SAAT AYAH PULANG KEPADA MAKNA “

13 Mar 2026 04:38
WA’AFU “( AMPUNAN YANG MENGHAPUS JEJAK)
Berita Utama

WA’AFU “( AMPUNAN YANG MENGHAPUS JEJAK)

11 Mar 2026 08:56
Menkomdigi Ajak Media Jaga Kualitas Informasi di Tengah Percepatan Digital
News

Menkomdigi Ajak Media Jaga Kualitas Informasi di Tengah Percepatan Digital

7 Feb 2026 16:55
Next Post
Puluhan Jurig Menghiasi Kota Bandung, Jadi Tontonan Wisatawan

Puluhan Jurig Menghiasi Kota Bandung, Jadi Tontonan Wisatawan

Warga Dayeuhkolot Korban TPPO Disiksa di Kamboja, Dedi: Cape, Berharap Anak Saya Segera Pulang

Warga Dayeuhkolot Korban TPPO Disiksa di Kamboja, Dedi: Cape, Berharap Anak Saya Segera Pulang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
TERBARU BANGET! Borma Dago Bandung Buka Loker 3 Posisi Buat Lulusan SMA dan SMK

TERBARU BANGET! Borma Dago Bandung Buka Loker 3 Posisi Buat Lulusan SMA dan SMK

10 Apr 2026 16:00
5 Posisi! PT Kaldu Sari Nabati Buka Loker Gede-Gedean, Tertarik?

5 Posisi! PT Kaldu Sari Nabati Buka Loker Gede-Gedean, Tertarik?

7 Apr 2026 18:20
Terbaru! Prama Borma Group Bandung Buka Loker Staff Fresh Food, Tertarik?

Terbaru! Prama Borma Group Bandung Buka Loker Staff Fresh Food, Tertarik?

9 Apr 2026 16:43
Datang Langsung Juga Bisa! Alfamart Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

Datang Langsung Juga Bisa! Alfamart Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

9 Apr 2026 16:32
Bupati Garut Serahkan 4.400 Polis Asuransi Mikro untuk Petani

Bupati Garut Serahkan 4.400 Polis Asuransi Mikro untuk Petani

0
Innalillahi, Desa Sukamanah Rancaekek Kini “Tenggelam” Diterjang Banjir

Innalillahi, Desa Sukamanah Rancaekek Kini “Tenggelam” Diterjang Banjir

0
Hendak Jala Ikan, Ahmad Tenggelam Terbawa Arus Pantai Cikalong, Ditemukan Tewas Mengenaskan

Hendak Jala Ikan, Ahmad Tenggelam Terbawa Arus Pantai Cikalong, Ditemukan Tewas Mengenaskan

0
Pengawasan Jam Malam Pelajar Melemah, DPRD Kota Bandung Desak Evaluasi Menyeluruh

Pengawasan Jam Malam Pelajar Melemah, DPRD Kota Bandung Desak Evaluasi Menyeluruh

0
Bupati Garut Serahkan 4.400 Polis Asuransi Mikro untuk Petani

Bupati Garut Serahkan 4.400 Polis Asuransi Mikro untuk Petani

13 Apr 2026 12:10
Innalillahi, Desa Sukamanah Rancaekek Kini “Tenggelam” Diterjang Banjir

Innalillahi, Desa Sukamanah Rancaekek Kini “Tenggelam” Diterjang Banjir

13 Apr 2026 12:01
Hendak Jala Ikan, Ahmad Tenggelam Terbawa Arus Pantai Cikalong, Ditemukan Tewas Mengenaskan

Hendak Jala Ikan, Ahmad Tenggelam Terbawa Arus Pantai Cikalong, Ditemukan Tewas Mengenaskan

13 Apr 2026 11:53
Pengawasan Jam Malam Pelajar Melemah, DPRD Kota Bandung Desak Evaluasi Menyeluruh

Pengawasan Jam Malam Pelajar Melemah, DPRD Kota Bandung Desak Evaluasi Menyeluruh

13 Apr 2026 08:42
  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.