terasjabar.id
Sabtu, 16 Mei 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Sabtu, 16 Mei 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

SKAK MAT PAK MENTERI KEHUTANAN

Herman by Herman
31 Des 2025 05:37
in Berita Utama, Ragam
Reading Time: 3 mins read
A A
0
SKAK MAT PAK MENTERI KEHUTANAN

{Sebuah Surat Terbuka)

Oleh: Sapto Prajogo

  • Ketua Ikatan Ahli Lingkungan Hidup Indonesia Cabang Bandung Raya (IALHI)
  • Ketua Umum DPW Jawa Barat Apresiasi Lingkungan dan Hutan Indonesia (ALUN)
  • Wakil Ketua Forum Koordinasi Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Jawa Barat (FKPDAS JABAR)

Kepada yang saya hormati Bapak Menteri Kehutanan Republik Indonesia. Mohon ijin, saya ingin menyampaikan beberapa hal penting yang di saat sekarang telah menjadi bahan gunjingan yang sangat menggelisahkan kalangan pegiat lingkungan Jawa Barat, khususnya Bandung Raya. Ini terkait kebijakan Bapak tentang hulu Citarum.

Perlu saya sampaikan, bahwa Sungai Citarum memiliki peran yang strategis bagi Jawa Barat. Perlu diketahui juga, bahwa Sungai Citarum Adalah Sungai paling tercemar di Dunia, sehingga mengakibatkan kerugian yang besar terhadap kesehatan, ekonomi, sosial, ekosistem, serta sumber daya lingkungan.

Kondisi tersebut tentu tidak dapat diabaikan begitu saja. Di tingkat nasional, Bapak Presiden juga telah mencanangkan kondisi darurat, hal tersebut diwujudkan dengan terbitnya Perpres Nomor 15 Tahun 2018, tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum. Dengan adanya Perpres ini, maka semua pihak wajib untuk mengedepankan upaya pemulihan atas dampak pencemaran dan kerusakan DAS Citarum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

ADVERTISEMENT

Bapak Menteri yang saya hormati. Kondisi topografi pada area hulu DAS Citarum didominasi oleh pegunungan dengan kelerengan lahan cukup curam. Kondisi topografi seperti ini seharusnya memiliki tutupan lahan berupa hutan lindung. Namun sejak tahun 1994 telah terjadi perubahan ekstrem tata guna lahan, berupa konversi hutan menjadi tanah terbuka. Perubahan tata guna lahan dari semula berupa hutan lindung menjadi kawasan pemukiman dan kawasan budi daya ini cenderung sangat sulit untuk diselesaikan.

RELATED POSTS

Kaleidoskop 2025: Bongkar Pasang Menteri dan Beban Kabinet Merah Putih

Menteri Maman Sebut Industrialisasi Olahraga sebagai Pemacu Pengembangan UMKM

Praktik Lapang Kehutanan IPB University di Kawasan Gunung Ciremai

Kabar Mundurnya Airlangga Hartarto dan Sri Mulyani dari Kementerian Setelah Lebaran 2025 Ternyata Hoaks, Dibantah Langsung oleh Airlangga

Konversi hutan menjadi lahan terbuka tersebut telah memiliki dampak spasial yang menyebabkan peningkatan laju limpahan sedimen tahunan yang melebihi 100 ton/km2. Perlu saya sampaikan, bahwa sejak saat itu pula, kami para pegiat lingkungan tak lelah berpikir dan berjuang untuk mengembalikan ke kondisi semula, yaitu kembali menjadi hutan lindung.

Bapak Menteri yang kami hormati, betapa kami sangat kaget saat mendengar Bapak telah menerbitkan Surat Keputusan Nomor 10629 Tahun 2025. Kami pegiat lingkungan sungguh prihatin atas Surat Keputusan tersebut, betapa tidak, Bapak telah menyerahkan pengelolaan kawasan hutan seluas sekitar 931 hektare di wilayah hulu citarum kepada kelompok tani yang menamakan diri sebagai Lembaga Pengelola Hutan Desa Al Fatih.

Page 1 of 2
12Next
Tags: KehutananMenteri
ShareTweetSend

Related Posts

Kaleidoskop 2025: Bongkar Pasang Menteri dan Beban Kabinet Merah Putih
Ragam

Kaleidoskop 2025: Bongkar Pasang Menteri dan Beban Kabinet Merah Putih

27 Des 2025 17:32
Menteri Maman Sebut Industrialisasi Olahraga sebagai Pemacu Pengembangan UMKM
Ekonomi

Menteri Maman Sebut Industrialisasi Olahraga sebagai Pemacu Pengembangan UMKM

9 Des 2025 23:41
Praktik Lapang Kehutanan IPB University di Kawasan Gunung Ciremai
Daerah

Praktik Lapang Kehutanan IPB University di Kawasan Gunung Ciremai

16 Jul 2025 11:16
Kabar Mundurnya Airlangga Hartarto dan Sri Mulyani dari Kementerian Setelah Lebaran 2025 Ternyata Hoaks, Dibantah Langsung oleh Airlangga
News

Kabar Mundurnya Airlangga Hartarto dan Sri Mulyani dari Kementerian Setelah Lebaran 2025 Ternyata Hoaks, Dibantah Langsung oleh Airlangga

19 Mar 2025 04:30
Next Post
Kaleidoskop 2025: Rp90 Miliar Melayang  Bersama Jetpri Mewah, Etika Pemilu Tertinggal

Kaleidoskop 2025: Rp90 Miliar Melayang Bersama Jetpri Mewah, Etika Pemilu Tertinggal

METAFORA TUBUH RAPUH FISIK-POLITIS SANG(EX) PENGUASA*

METAFORA TUBUH RAPUH FISIK-POLITIS SANG(EX) PENGUASA*

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Info Loker BUMN: KAI Properti Buka Lowongan buat Lulusan SMA SMK

Info Loker BUMN: KAI Properti Buka Lowongan buat Lulusan SMA SMK

13 Mei 2026 17:32
Buat Lulusan SMA SMK! Indomaret Bandung Buka Loker Teranyar

Buat Lulusan SMA SMK! Indomaret Bandung Buka Loker Teranyar

13 Mei 2026 17:18
Gaji 4,5 Juta! PT Emas Murni Abadi Bandung Buka Loker Staff Gudang

Gaji 4,5 Juta! PT Emas Murni Abadi Bandung Buka Loker Staff Gudang

14 Mei 2026 16:33
TERBARU NIH! Cimory Bandung Buka Loker Helper Gudang Buat Lulusan SMA

TERBARU NIH! Cimory Bandung Buka Loker Helper Gudang Buat Lulusan SMA

7 Mei 2026 17:27
Info Loker BUMN: KAI Properti Buka Lowongan buat Lulusan SMA SMK

Info Loker BUMN: KAI Properti Buka Lowongan buat Lulusan SMA SMK

2
Penjelasan Mengenai Penggunaan Istilah ‘Rekayasa’ dalam Nomenklatur Program Studi

Penjelasan Mengenai Penggunaan Istilah ‘Rekayasa’ dalam Nomenklatur Program Studi

0
Dawn Phenomenon dan Risiko Lonjakan Gula Darah di Pagi Hari

Dawn Phenomenon dan Risiko Lonjakan Gula Darah di Pagi Hari

0
Ini Catatan Kunjungan Trump ke China: Simbolisme Tinggi, Hasil Zonk

Ini Catatan Kunjungan Trump ke China: Simbolisme Tinggi, Hasil Zonk

0
AWAS! Ini Bahaya Mie Instan Jika Dimakan Terlalu Sering

AWAS! Ini Bahaya Mie Instan Jika Dimakan Terlalu Sering

15 Mei 2026 23:30
Penjelasan Mengenai Penggunaan Istilah ‘Rekayasa’ dalam Nomenklatur Program Studi

Penjelasan Mengenai Penggunaan Istilah ‘Rekayasa’ dalam Nomenklatur Program Studi

15 Mei 2026 23:28
Dawn Phenomenon dan Risiko Lonjakan Gula Darah di Pagi Hari

Dawn Phenomenon dan Risiko Lonjakan Gula Darah di Pagi Hari

15 Mei 2026 23:01
Jarang Diketahui! Ini Manfaat Buah Naga Putih Buat Kesehatan

Jarang Diketahui! Ini Manfaat Buah Naga Putih Buat Kesehatan

15 Mei 2026 23:00

Teras Arsip

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.