terasjabar.id
Kamis, 23 April 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Kamis, 23 April 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

Belanja Pegawai Bandung Nyaris Batas Maksimal, DPRD Tekankan Efisiensi dan Genjot PAD dari Pariwisata

Tiah SM by Tiah SM
5 Apr 2026 08:49
in Berita Utama, Wakil Rakyat
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Belanja Pegawai Bandung Nyaris Batas Maksimal, DPRD Tekankan Efisiensi dan Genjot PAD dari Pariwisata

Ketua DPRD Kota Bandung, H. Asep Mulyadi, SH

TERASJABAR.ID – Komposisi belanja pegawai di Kota Bandung kini mendekati ambang batas yang ditetapkan pemerintah pusat. Dengan porsi mencapai 29 persen dari total anggaran, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan fiskal melalui efisiensi dan peningkatan produktivitas aparatur.

Ketua DPRD Kota Bandung, H. Asep Mulyadi, SH, menegaskan bahwa angka tersebut masih berada dalam koridor aman, mengingat pemerintah pusat membatasi belanja pegawai maksimal 30 persen.

Meski demikian, ia mengingatkan agar Pemerintah Kota Bandung tidak terlena dan tetap berhati-hati dalam mengelola struktur anggaran.
“Secara aturan masih aman, tapi ruangnya sudah sangat sempit. Karena itu, efisiensi harus terus dilakukan dan yang paling penting adalah peningkatan produktivitas kinerja pegawai,” ujar Asep.

Menurutnya, produktivitas menjadi kunci agar belanja pegawai yang besar tetap sebanding dengan kualitas layanan publik yang diberikan kepada masyarakat.

Ia menilai, anggaran yang terserap untuk pegawai harus benar-benar memberikan dampak nyata, baik dalam bentuk pelayanan yang lebih cepat, tepat, maupun inovatif.

Namun di sisi lain, DPRD juga menghadapi realitas bahwa sejumlah sektor masih kekurangan tenaga kerja. Salah satu yang paling krusial adalah sektor pendidikan, di mana kebutuhan guru masih belum terpenuhi secara ideal. Kekurangan serupa juga terjadi di beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya yang berimbas pada beban kerja pegawai yang ada.

RELATED POSTS

Implementasi Program Dinilai Belum Optimal, DPRD Soroti Kinerja hingga Penertiban PKL di Bandung

Pengawasan Jam Malam Pelajar Melemah, DPRD Kota Bandung Desak Evaluasi Menyeluruh

DPRD Kota Bandung Dorong Penguatan Keamanan Data Usai Isu Kebocoran

Reklame Ilegal Masih Marak, DPRD Soroti Lemahnya Penertiban di Kota Bandung

DPRD Soroti Proyek BRT Bandung, Uung Minta Kualitas “Bintang Lima” dan Antisipasi Dampak Sosial

“Kami menerima laporan bahwa masih banyak sekolah yang kekurangan guru. Di beberapa instansi juga sama. Ini jadi tantangan, karena di satu sisi ada pembatasan belanja pegawai, tapi di sisi lain kebutuhan di lapangan nyata,” ungkapnya.

Untuk itu, Asep mendorong adanya langkah strategis dan terukur dari pemerintah kota. Ia menilai, pemenuhan kebutuhan pegawai tetap bisa dilakukan melalui skema selektif, seperti redistribusi pegawai, peningkatan kompetensi, hingga pemanfaatan teknologi untuk menutup kekurangan tenaga kerja.

ADVERTISEMENT

“Harus ada solusi kreatif. Tidak bisa hanya menambah pegawai, tapi juga bagaimana memaksimalkan yang ada. Digitalisasi layanan misalnya, bisa jadi salah satu jawaban,” tambahnya.

Lebih jauh, DPRD menekankan bahwa penguatan kapasitas fiskal daerah tidak hanya bergantung pada pengendalian belanja, tetapi juga pada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Dalam hal ini, sektor pariwisata dinilai sebagai salah satu motor utama yang belum tergarap secara optimal.

Asep menyebut, Kota Bandung memiliki daya tarik wisata yang kuat, mulai dari kuliner, fesyen, hingga destinasi alam dan heritage. Tingginya arus kunjungan wisatawan, baik dari dalam maupun luar kota, seharusnya mampu menjadi sumber pemasukan signifikan bagi daerah.

“Potensi wisata Bandung itu luar biasa. Setiap akhir pekan saja kita lihat sendiri, kota ini dipadati wisatawan. Ini peluang besar untuk meningkatkan PAD,” katanya.

Ia menjelaskan, kehadiran wisatawan akan menciptakan efek berantai (multiplier effect) bagi perekonomian daerah. Sektor perhotelan, restoran, transportasi, hingga pelaku UMKM akan ikut terdorong, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap pendapatan daerah melalui pajak dan retribusi.

Meski demikian, Asep mengingatkan agar strategi peningkatan PAD tidak dilakukan dengan cara membebani masyarakat, khususnya warga lokal. Sebaliknya, pemerintah diminta fokus pada optimalisasi potensi ekonomi dari aktivitas wisata dan konsumsi para pendatang.

“Konsepnya bukan menambah beban masyarakat, tapi memanfaatkan pergerakan ekonomi yang sudah ada. Wisatawan datang, mereka belanja, menginap, makan—di situlah sumber PAD yang harus dimaksimalkan,” jelasnya.

Ia juga mendorong adanya inovasi dalam pengelolaan sektor pariwisata, mulai dari penataan destinasi, peningkatan kualitas layanan, hingga penguatan promosi berbasis digital. Dengan strategi yang tepat, Bandung diyakini mampu meningkatkan daya saing sekaligus memperkuat kemandirian fiskal daerah.

Di tengah keterbatasan ruang anggaran, DPRD berharap Pemerintah Kota Bandung dapat menjaga keseimbangan antara belanja dan pendapatan. Efisiensi, produktivitas, dan inovasi dinilai menjadi kunci agar pembangunan tetap berjalan optimal tanpa melanggar ketentuan yang ada.

“Intinya bagaimana anggaran yang terbatas ini bisa tetap memberikan hasil maksimal bagi masyarakat. Itu yang harus menjadi fokus bersama,” pungkas Asep.

Tags: DPRD Kota BandungEfisiensi dan GenjotPAD dari Pariwisata
ShareTweetSend

Related Posts

Pansus 13 DPRD Bandung Matangkan Raperda Ketertiban Umum, Bahas 12 Aspek Tertib Kota
Berita Utama

Implementasi Program Dinilai Belum Optimal, DPRD Soroti Kinerja hingga Penertiban PKL di Bandung

19 Apr 2026 06:05
Pengawasan Jam Malam Pelajar Melemah, DPRD Kota Bandung Desak Evaluasi Menyeluruh
Berita Utama

Pengawasan Jam Malam Pelajar Melemah, DPRD Kota Bandung Desak Evaluasi Menyeluruh

13 Apr 2026 08:42
Raperda GDPK, Siap Jadi Panduan Menuju Indonesia Emas 2045
Berita Utama

DPRD Kota Bandung Dorong Penguatan Keamanan Data Usai Isu Kebocoran

12 Apr 2026 09:03
Reklame Ilegal Masih Marak, DPRD Soroti Lemahnya Penertiban di Kota Bandung
Berita Utama

Reklame Ilegal Masih Marak, DPRD Soroti Lemahnya Penertiban di Kota Bandung

10 Apr 2026 09:30
DPRD Soroti Proyek BRT Bandung, Uung Minta Kualitas “Bintang Lima” dan Antisipasi Dampak Sosial
Berita Utama

DPRD Soroti Proyek BRT Bandung, Uung Minta Kualitas “Bintang Lima” dan Antisipasi Dampak Sosial

8 Apr 2026 07:32
DPRD Kota Bandung Bahas Raperda Grand Design Pembangunan Kependudukan hingga 2045
Berita Utama

DPRD Kota Bandung Bahas Raperda Grand Design Pembangunan Kependudukan hingga 2045

16 Mar 2026 08:26
Next Post
Workshop Seni Budaya  “Merajut Simpul Rasa di Lereng Gunung Ciremai”

Workshop Seni Budaya “Merajut Simpul Rasa di Lereng Gunung Ciremai”

Nordic Walking, Pilihan Tepat untuk Semua Usia

Nordic Walking, Pilihan Tepat untuk Semua Usia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
5 POSISI! Richeese Factory Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

5 POSISI! Richeese Factory Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

13 Apr 2026 16:10
DATANG LANGSUNG! HokBen Miko Mall Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

DATANG LANGSUNG! HokBen Miko Mall Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

19 Apr 2026 16:46
Ada 3 Posisi! Yogya Group Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

Ada 3 Posisi! Yogya Group Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

19 Apr 2026 16:25
BUAT TAMATAN SMA SMK! KAI Services Buka Loker Resepsionis

BUAT TAMATAN SMA SMK! KAI Services Buka Loker Resepsionis

22 Apr 2026 17:37
Siti Marfuah :”Masih Banyak Potensi Pajak Belum Tergarap di Kota Bandung”

Siti Marfuah :”Masih Banyak Potensi Pajak Belum Tergarap di Kota Bandung”

0
H. Untung : Tak Mungkin Tak Ada Anggaran Sama Sekali buat KONI Kab. Bandung Berlaga di Porprov

H. Untung : Tak Mungkin Tak Ada Anggaran Sama Sekali buat KONI Kab. Bandung Berlaga di Porprov

0
Gary Neville Kritik Chelsea, Sebut Cucurella dan Fernandez “Jebak” Rosenior

Gary Neville Kritik Chelsea, Sebut Cucurella dan Fernandez “Jebak” Rosenior

0
Menaker Tekankan Perusahaan Sesuaikan Tugas Magang dengan Latar Pendidikan Peserta

Menaker Tekankan Perusahaan Sesuaikan Tugas Magang dengan Latar Pendidikan Peserta

0
Siti Marfuah :”Masih Banyak Potensi Pajak Belum Tergarap di Kota Bandung”

Siti Marfuah :”Masih Banyak Potensi Pajak Belum Tergarap di Kota Bandung”

23 Apr 2026 06:47
Gary Neville Kritik Chelsea, Sebut Cucurella dan Fernandez “Jebak” Rosenior

Gary Neville Kritik Chelsea, Sebut Cucurella dan Fernandez “Jebak” Rosenior

23 Apr 2026 04:25
Menaker Tekankan Perusahaan Sesuaikan Tugas Magang dengan Latar Pendidikan Peserta

Menaker Tekankan Perusahaan Sesuaikan Tugas Magang dengan Latar Pendidikan Peserta

23 Apr 2026 04:14
Donald Trump Tak Persoalkan Penyitaan Kapal oleh Iran di Selat Hormuz

Donald Trump Tak Persoalkan Penyitaan Kapal oleh Iran di Selat Hormuz

23 Apr 2026 04:03
  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.