TERASJABAR.IG – Dinas Perhubungan Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas Dukung Kitab Napak Tilas Padjajaran.
Dalam Rangka Milangkala Tatar Sunda.
Dinas perhubungan Kabupaten Garut dalam menyambut Kirab Napak Tilas Padjajaran, melaksanakan rekayasa lalu lintas untuk mendukung kegiatan ini sebagai antisipasi kemacetan saat pelaksanaan kirab.
Kepala Dinas Perhubungan Satriabudi menyampaikan kepada wartawan bahwa pihaknya dalam rekayasa lalu lintas sesuai arahan dari polres.
Selain mengikuti arahan Satriabudi juga menyampaikan dukungan terkait dengan perlengkapan jalan baik rambu ataupun yang lainnya.
” Rekayaaa lalu lintas kita mengikuti sesuai arahan dari pihak Polres nanti apa yang dipetakan terkait dengan rekayasa lalu lintas, kesepakatan kita akan dukung terkaitan dengan perlengkapan jalannya, dalam bentuk sppj, RPJ, dan petunjuk arah jalan lainnya.” Ucapnya. Selasa (5/5/2026)
” Apa yang kita punya akan kita dukung untuk kesuksesan kegiatan ini.” Lanjut Satriabudi.
Penutupan jalan pun kemungkinan terjadi namun masih dalam Pembahasan kapan akan dilaksanakan penutupan,selain penutupan Satriabudi juga menjelaskan rute keberangkatan.
” Untuk penutupan jalan karena masih dalam pembahasan mungkin jam berapa berapanya mungkin ditentukan setelah rapat ini, dan rencana untuk titik nol dari KOREM 062 Tarumanagara, bergerak ke arah Bratayuda, belok ke Asia dari stopan Asia belok kiri langsung menuju Bale Niskala (Bakorwil), ” Jelasnya.
Satriabudi juga menghimbau kepada pengguna jalan untuk mengikuti rambu rambu lalunlinyas, karena akan diadakan rekayasa lalu lintas.
” Untuk amgkutan umum mungkin ada rekayasa karena kita pelaksanaan pada jam 18.30 wib, himbauan kepada penggunaan jalan pertama patuhi rambu rambu lalu lintas terkait dengan akan diberlakukan rekayasa lalu lintas, ” Ajaknya.
” Kedua sebaiknya sesuai arahan pimpinan pergunakan ke daraan publik untuk bilamana masyarakat Garut akan menonton kirab, jadi kalau memakai kendaraan publik tidak penuh di parkiran, untuk area parkir sendiri kita akan upaya di islamic center, di IBC, mungkin sebagaian di jalan Cikuray.” Tutup Satriabudi. *









